Pemasaran

6 Tips Promosi Agar Bisnis Warung Sembako Laris dan Anti Bangkrut!

6 tips promosi agar bisnis warung sembako laris dan anti bangkrut

Disamping peminatnya yang tak pernah surut, ternyata bisnis warung sembako juga menjanjikan keuntungan besar bila kita pandai dalam membaca peluang (Foto : bukalapak.com)

Bisa dibilang bisnis warung sembako merupakan salah satu jenis usaha yang dari dulu sampai sekarang masih saja diminati masyarakat di Indonesia.

Pasalnya, warung sembako umumnya menjual hampir semua kebutuhan pokok masyarakat dengan harga jual yang tak jauh berbeda dengan harga pasaran, apalagi letak warung sembako biasanya sangat dekat dengan pemukiman warga. Inilah yang membuat bisnis warung sembako tak pernah mati meski persaingannya kini semakin sengit.

Disamping peminatnya yang tak pernah surut, ternyata bisnis warung sembako juga menjanjikan keuntungan yang cukup besar bila kita pandai dalam membaca peluang. Dengan modal yang terbilang murah, sekarang kamu bisa mulai mencoba bisnis warung sembako di halaman rumahmu.

Sedikitnya ada 6 tips promosi yang kudu kamu perhatikan, agar bisnis warung sembako milikmu bisa tetap laris dan yang pasti tidak sampai bangkrut karena sengitnya persaingan pasar.

1. Pilih ruang usaha yang memudahkan konsumen untuk berbelanja

Sebenarnya untuk membuka warung sembako tidak membutuhkan ruangan yang besar, hanya saja pastikan bahwa ruangan tersebut mudah dijangkau oleh pembeli. Misalnya seperti memanfaatkan garasi, teras depan rumah, atau ruang kosong lainnya yang bisa langsung terlihat dari jalan.

2. Siapkan peralatan usaha untuk menarik minat calon konsumen

Selain ruang usaha yang mudah dijangkau konsumen, perhatikan juga tata letak barang dagangan yang dijual, agar terlihat rapi dan menarik minat pembeli. Beberapa peralatan tersebut seperti etalase, timbangan baik digital maupun manual, ATK, kalkulator, toples untuk menaruh sesuatu, plastik, neon box atau spanduk nama warung sembako, dan lain sebagainya. Jika memungkinkan, buatlah etalase yang tertata rapi, agar pembeli mudah melihat produk yang mungkin sedang mereka cari.

3. Utamakan kualitas dan harga produk yang dijual

Produk adalah hal utama yang dijual dalam usaha sembakomu. Produk ini tentu tidak tersedia begitu saja di toko sembako, perlu dilakukan order kepada supplier tertentu sesuai dengan produk yang dibutuhkan. Pastikan kamu mencari supplier yang memiliki harga kulakan relatif lebih murah dan juga kualitasnya berani bersaing. Dengan begitu, Anda bisa mengambil keuntungan yang lebih besar. Jika memungkinkan, kamu juga bisa meminta harga spesial jika membeli dalam jumlah banyak.

4. Meski masih kecil tapi pelayanan harus tetap maksimal

Meskipun usaha sembako ini masih terbilang skala kecil, tapi pelayanan yang diberikan kepada pelanggan tentu tetap harus maksimal. Bisa dibayangkan bagaimana jika ada pembeli yang hendak berbelanja di warung sembako milikmu, tapi penjualnya selalu memasang wajah yang cemberut dan mengesalkan, pelanggan bisa kabur. Berikan pelayanan yang terbaik dengan selalu menjadi penjual yang ramah dan murah senyum. Selalu menggunakan tutur bahasa yang baik.

5. Dorong penjualan dengan promosi dari mulut ke mulut

Warung sembako sederhana juga harus memiliki strategi pemasaran yang baik. jika memang lokasi warung sembako ini berada di dekat permukiman warga, maka strategi yang tepat adalah promosi dari mulut ke mulut. Beritahukan kepada masyarakat sekitar bahwa kamu memiliki usaha warung sembako yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok mereka.

6. Walaupun tidak melayani pembelian secara hutang, tapi berikan diskon ke pelanggan

Lakukan promosi warung sembako dengan cukup maksimal. meskipun kami tidak melayani pembelian secara hutang, sesekali jika sudah memiliki pelanggan tetap berikan diskon setiap kali mereka berbelanja dengan jumlah banyak. Dengan begitu, mereka tentu akan selalu mengandalkan warung sembakomu dibandingkan warung lainnya.

Mudah bukan? Selamat mencoba dan salam sukses!