Berbisnis di Pasar Sore Ramadhan Kauman

/ / Liputan UKM, Video UKM /

Gapura Kampung KaumanBulan Ramadhan memang bulan yang penuh berkah. Setiap bulan Ramadhan tiba, tidak sedikit pasar dadakan yang digelar. Salah satu diantaranya pasar yang tertua yaitu, Pasar Sore Ramadhan Kauman di Yogyakarta.
Pasar yang digelar setiap bulan Ramadhan itu, berada sejak tahun 1973 di sebuah gang sempit di Kauman, Gondomanan. Pasar yang menjual aneka penganan berbuka puasa itu dimulai pukul 13.00 WIB hingga adzan maghrib berkumandang.Aneka menu menggoda selera sangat mudah ditemukan di sebuah gang yang panjangnya satu kilometer itu. Di sana menjual bermacam-macam makanan, mulai jajan pasar dan kue-kue khas daerah. Seperti kicak, adalah makanan khas Ramadhan warga Kauman, adapula Kipo makanan khas Kotagede. Tersedia juga macam-macam sayur dan lauk pauknya. Selain itu ada pula aneka minuman, mulai dari es jus yang sudah dalam kemasan botol, aneka es buah, kolak, es kelapa muda dll.

Pasar Sore Ramadhan KaumanPasar itu juga dijadikan sebagai salah satu tempat ngabuburit favorit warga Jogja, jadi tak heran jika pasar sore Ramadhan Kauman selalu padat pengunjung, termasuk para turis asing. Inilah peluang bisnis Anda, untuk memulai berbisnis di pasar sore Ramadhan Kauman. Anda bisa meminta ijin berjualan kepada pengurus atau panitia pasar Ramadhan Kauman. Sewa tempatnyapun terjangkau, dengan Rp 100.000,. Anda dapat berjualan selama bulan Ramadhan di pasar Ramadhan Kauman. Dan setiap harinya Anda cukup berinfaq seikhlasnya.

Kesempatan untuk berbisnis saat Ramadhan terbuka lebar bagi Anda, apalagi dengan adanya pasar Ramadhan ini, beberapa penjual yang biasanya berjualan di tempat lain pun sangat merasakan kenaikan pendapatannya semenjak berjualan di pasar Ramadhan. Rata-rata omsetnya dapat naik antara 40% hingga 50%. Bisnis yang sangat menguntungkan.

pukis Seperti Untung yang sering menjajakan pukisnya di Wonogiri itu, kini ia datang jauh-jauh untuk menjajakan pukisnya di pasar sempit itu. Dan hasilnyapun tidak mengecewakan, setiap hari omsetnya mencapai 300ribu hingga 400ribu. Berbeda dengan ibu Rodiyah yang berjualan aneka macam penganan berbuka ini, sudah cukup lama berjualan di pasar Ramadhan Kauman, di rasa saat ini penjualan sedikit menurun karena bahan baku yang sudah mulai naik menjelang Ramadhan, sehingga pembeli pun menurun. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan niatnya untuk tetap berjualan. Karena ia akan menambah jenis dagangannya untuk lebih menarik konsumen.

Sumber gambar:tim bisnisUKM