Kondisi kekayaan alam Indonesia banyak memberikan keuntungan bagi siapa pun yang mampu melihat peluang dan mau memanfaatkannya. Minat dan bakat seseorang, didukung dengan kemauan yang kuat dapat memanfaatkan peluang meski di daerah yang minim fasilitas.  Berangkat dari kondisi ekonomi keluarga yang kekurangan serta minat dan bakat di bidang seni sejak di bangku sekolah, Budi mencoba memanfaatkan kekayaan alam di daerahnya, Kecamatan Semin, Gunungkidul, yaitu batu paras putih sebagai barang yang bernilai seni tinggi. Terlebih lagi, batu paras putih di Semin termasuk kualitas nomor satu.

Konsumen
Segmen pasar cukup variatif. Showroom di Semin, mayoritas konsumen adalah showroom besar dan pemborong dengan jumlah order 100-200 buah ,dengan kualitas batu no 1, yang berasal dari kota-kota besar termasuk Semarang dan Surabaya. Sedangkan di showroom RingRoad Utara, mayoritas konsumen adalah masyarakat umum dan lebih menyukai kualitas batu no.2. Setiap produk, jumlah omset penjualan sangat variatif dan cara pembayaran 3 kali.