camilan ubi talasKebutuhan pangan dalam negeri yang setiap tahunnya mengalami peningkatan, tentunya mendorong pemerintah untuk mulai mensosialisasikan diversifikasi pangan dengan mengenalkan beberapa tanaman pangan pengganti nasi. Salah satunya saja seperti umbi talas yang belakangan ini mulai dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber pangan yang mengandung karbohidrat cukup tinggi, rendah lemak, dan kandungan seratnya cukup baik untuk memperlancar pencernaan para konsumennya.

Video Praktisi

Kunci Pemasaran Bisnis Kuliner Roti van Java

Melihat begitu banyaknya kandungan nutrisi yang terkandung dalam umbi talas, masyarakat pun mulai tergerak untuk menginovasikan tanaman komoditas pangan tersebut menjadi beragam jenis makanan ringan. Contohnya saja seperti camilan keripik talas yang sekarang ini tak hanya digemari para konsumen, namun juga bisa menjadi ladang bisnis baru yang menjanjikan keuntungan cukup besar bagi para pelakunya.

Tertarik untuk melirik peluang bisnis keripik talas? Mari kita intip bersama persiapan apa saja yang perlu diperhatikan para pelaku usaha dan tips apa saja yang perlu dijalankan agar bisa sukses menjalankan bisnis keripik talas.

Konsumen
Tekstur keripik talas yang hampir mirip dengan keripik singkong, menjadikan camilan yang satu ini cukup diminati para konsumen. Tak hanya digemari karena citarasa gurihnya, sekarang ini camilan keripik talas mulai diinovasikan para pelaku usaha dalam beragam pilihan rasa, sehingga tidak heran bila hampir setiap kalangan masyarakat mulai menyukai makanan ringan dari umbi talas ini sebagai teman asyik untuk menikmati waktu santai.