bisnis kue keringDatangnya hari lebaran tinggal menghitung beberapa hari lagi. Dan seperti budaya lebaran-lebaran sebelumnya, masyarakat mulai sibuk mencari baju lebaran dan kue kering untuk memeriahkan perayaan hari raya Idul Fitri. Moment seperti ini tentunya tak hanya disambut dengan suka cita oleh umat muslim yang merayakannya, namun ternyata hari lebaran juga memberikan keuntungan yang cukup besar bagi para pelaku bisnis kue kering yang sengaja menjajakan dagangannya untuk mendatangkan tambahan penghasilan di hari kemenangan tersebut.

Video Praktisi

Kunci Sukses Memulai Bisnis Brownies Telo

Dari sekian banyak sentra kue kering yang bermunculan selama bulan ramadhan, Jatinegara merupakan salah satu pasar kue kering yang selalu ramai diserbu para pelanggan. Banyaknya aneka macam kue kering yang ditawarkan serta terjangkaunya harga jual yang diberikan pedagang, menjadikan pasar jatinegara sebagai salah satu sentra kue kering di Jakarta yang tak pernah sepi dikunjungi para pelanggan.

Jika dihari-hari biasa para pedagang kue kering di Jatinegara hanya mengalami kenaikan omzet paling besar sekitar 30%, menjelang hari lebaran penjualan aneka kue kering di pasar tersebut bisa mengalami kenaikan omzet berkisar 200-300%. Menurut para pedagang di Jatinegara, biasanya puncak kenaikan penjualan kue kering terjadi mulai pekan kedua di bulan ramadhan. Sebab, sebagian besar kue yang dibeli konsumen dijadikan sebagai oleh-oleh saat mereka mudik ke kampung halamannya.

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan kue kering jelang lebaran, pedagang kue kering di Jatinegara telah menyiapkan stok kue kering dan menambah jumlah tenaga kerja selama bulan ramadhan. Dengan persiapan tersebut, para pedagang tidak kewalahan saat calon konsumen berdatangan ke toko kuenya. Di Jatinegara, harga kue kering dibandrol dengan harga Rp 22.000,00 sampai Rp 160.000,00 per kilogramnya. Sampai saat ini, kue kering yang banyak dicari konsumen antara lain, kue nastar, kastengel dan kue lidah kucing.

Bisnis Kue Kering di Pasar Benhil

kue kering lebaranSelain Jatinegara, sentra kue kering yang ramai menjelang lebaran adalah Pasar Benhil yang rata-rata pedagangnya mengalami kenaikan omzet lebih dari 50% di bulan ramadhan. Dan pada H-7 sampai H-3 lebaran omzet penjualan akan meningkat karena banyak konsumen yang berburu kue kering atau makanan camilan untuk menjamu para tamu di Hari Raya Idul Fitri.

Untuk setiap jenis kue kering di Pasar Benhil ditawarkan dengan harga yang beragam, mulai dari Rp 20.000,00 sampai Rp 110.000,00 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sedikitnya antara Rp 4.000,00 sampai dengan Rp 10.000,00/ kg mengingat harga bahan pokok pembuatan kue kering juga mengalami lonjakan harga setelah adanya kenaikan harga BBM.

Seperti halnya baju lebaran yang setiap tahunnya mengalami perubahan mode, bisnis kue kering juga setiap tahunnya menciptakan variasi kue-kue baru yang citarasanya semakin inovatif. Diantaranya seperti kue kering lontong paris, cendol keju, dan biscuit tiga rasa yang belakangan ini mulai menyedot perhatian para konsumen. Namun, kendati aneka kue kering jenis baru mulai bermunculan, tetapi kue nastar, kue sagu, kastengel, putri salju, lidah kucing, dan sumpiah masih menjadi incaran para konsumen setiap menjelang hari raya.

Nah, semoga informasi singkat mengenai bisnis kue kering diserbu pelanggan jelang lebaran ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan bisa menjadi salah satu inspirasi bisnis yang Anda jalankan menjelang hari lebaran. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar :
1. http://cdn.klimg.com/merdeka.com/i/w/photonews/2012/07/31/73738/640x320/jelang-lebaran-warga-mulai-berburu-kue-kering-004-debby-restu-utomo.jpg
2. http://www.pabrikkue.com/wp-content/uploads/2011/07/distributor-kue-kering-kiloan.jpg