Bisnis online merupakan salah satu peluang bisnis yang begitu menggiurkan. Banyak peluang dan tawaran bisnis melalui internet yang dapat memberikan keuntungan besar bagi para pelakunya. Besarnya keuntungan yang ditawarkan pun diminati para pencari bisnis. Selain memberikan untung yang cukup besar, bisnis online juga memiliki resiko bisnis yang cukup besar. Mudahnya menjalankan bisnis online ternyata juga memberikan peluang bagi para oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan kecurangan serta penipuan – penipuan dalam bisnis online.

Video Praktisi

Membangun Kerjasama Tim Bisnis Roti van Java

Bisnis melalui dunia maya memang sangat rawan dengan penipuan, mudahnya pemasaran dalam menjalankan bisnis online menjadi salah satu faktor munculnya penipuan dalam bisnis ini. Hanya bermodalkan jaringan internet, semua orang dapat menggunakan website, blog maupun situs jejaring social untuk menjalankan bisnis online mereka. Bagi oknum yang tidak bertanggungjawab, kemudahan itu juga sangat menguntungkan. Karena mereka memanfaatkan kemudahan registrasi data pemilik website, blog maupun situs jejaring social yang dapat dipalsukan, jadi jejak kejahatan mereka sulit untuk ditemukan sebab mereka sering menggunakan data diri yang palsu.

Berikut beberapa contoh modus penipuan yang sering ditemui para pelaku bisnis online serta cara mengatasinya :

1.      Modus penipuan yang sering menjadi resiko pelaku bisnis online yaitu, mendapatkan konsumen yang mengaku sudah mentransver dana untuk pemesanan barang tetapi ternyata uang tersebut belum masuk ke rekening bisnis Anda. Untuk menghindarinya gunakan sistem yang mewajibkan konsumen untuk mencantumkan bukti pembayaran yang telah mereka lakukan. Kemudian cek terlebih dahulu dana tersebut di rekening Anda, kirimkan barang pesanan mereka setelah memperoleh kesesuaian bukti dengan dana yang masuk ke rekening Anda.

2.      Selain itu jangan mudah terbujuk permintaan konsumen yang memesan dalam jumlah yang banyak namun hanya membayarkan uang muka terlebih dahulu, mereka minta barang segera dikirim dan akan melunasinya setelah barang sampai di tangan konsumen. Jangan sekali – kali terbujuk rayuan ini, karena banyak yang terkena tipu setelah membayar DP dan menerima barang. Mereka langsung kabur tanpa jejak, lebih baik minta konsumen untuk melunasi terlebih dahulu, beru kemudian barang dikirimkan.

3.      Waspadai pula penyewaan hosting maupun domain yang ada di internet. Untuk menjalankan bisnis online, sebaiknya Anda berhati – hati untuk memilih situs yang menyewakan hosting dan domain. Karena ada beberapa situs yang menipu, dana perpanjangan penyewaan sudah Anda transver, tapi hosting atau domain yang Anda gunakan untuk menjalankan bisnis belum diperpanjang juga. Untuk itu Anda sebaiknya lebih teliti dalam menjalin kerjasama, pastikan pilih yang sudah memiliki reputasi cukup bagus di dunia online. Teliti terlebih dahulu alamat website lengkapnya melalui google, lihat pula respon konsumen yang ada di website tersebut sebagai bahan pertimbangan Anda memilih webhosting.

Dan hal yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya Anda memiliki pengetahuan yang cukup baik mengenai bahaya penipuan melalui internet. Dengan demikian akan membantu Anda untuk menemukan cara yang tepat untuk menghindari penipuan bisnis online. Semoga artikel cara menghindari penipuan bisnis online dapat membantu Anda untuk lebih waspada terhadap penipuan dunia maya yang semakin marak terjadi. Salam sukses.

sumber gambar : http://dedyw2008.files.wordpress.com/2008/09/wagt_internet_fraud_scam.jpg dan http://www.yournews.com/copyroom/newsimages/internet%20fraud.gif