Dari Hobi Bisa Jadi Peluang Usaha

Dari hobi bisa jadi peluang usahaApa benar peluang usaha di kampung lebih sempit di bandingkan perkotaan, sehingga masyarakat harus berbondong-bondong ke kota bahkan ke luar negeri untuk mendapatkan income besar?

Padahal, Tanah air kita kaya lho, bahkan ada pepatah tongkat kayu dan batu pun bisa jadi tanaman. Penduduknya juga padat sehingga potensi pasarnya masih sangat besar.

Saat ini peluang usaha bisa muncul dari mana saja dan tidak hanya menjadi monopoli warga perkotaan saja, tetapi bisa saja muncul di daerah terpencil sekalipun. Tinggal kita mengamati, apa saja kebutuhan warga setempat yang bisa dipenuhi oleh kita, atau bisa juga dimulai dari hobi dan kegemaran.

Ada berbagai macam hobi yang bisa dijadikan sebagai modal memulai usaha, contohnya hobi memasak, membaca, menulis, merawat tanaman dan lain-lain. Hobi bisa memberikan kita hiburan dan menghindari diri dari stress. Tapi, jangan sampai hobi yang ditekuni malah menghabiskan uang. Bukankah akan lebih enak kalau kita bisa ubah hobi ini dari menghabiskan uang menjadi mendatangkan uang?

Hobi Tersalurkan, Peluang Usaha pun Didapatkan

Lalu apakah memang mungkin hobi yang kita jalani bisa mendatangkan uang? jelas bisa dong. Katanya sih usaha yang dimulai dari hobi akan bisa berkembang dengan baik. Ini bukan pendapat semata-mata lho, tetapi didukung juga dengan riset dari pengamat wirausaha dari Amerika Serikat yaitu Thomas Stanley. “Dia menyatakan dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa 86% orang yang sukses dalam usaha dan karir karena mencintai dan meminati bidang usaha yang digelutinya.”

Hobi tidak sekedar kesenangan semata tetapi bisa dikembangkan menjadi bisnis. Lalu bagaimana caranya? Ada beberapa langkah yang perlu dilakukan, yaitu :

Pertama, tekuni hobi sehingga kita bisa menjadi praktisi terbaik di bidang itu. Misalnya, bila mempunyai hobi memasak maka bercita-citalah menjadi juru masak yang handal. Caranya? Tentunya luangkan waktu yang lebih banyak untuk mengasah ketrampilan bidang memasak atau menambah pengetahuan dengan mengikuti kursus memasak. Banyaklah membaca buku seputar memasak dan lakukan praktek terus-menerus agar masakan yang kita hasilkan bisa layak jual dan disukai orang.

Kedua, carilah peluang usaha dari hobi yang kita tekuni apakah bisa berpotensi bisnis atau tidak. Percuma juga kan bila  hobi yang kita tekuni tetapi ternyata tidak mempunyai prospek bisnis. Jadi lakukan survey pasar kecil-kecilan apakah produk yang kita hasilkan cukup diminati pasar. Pada dasarnya semua hobi bisa menghasilkan uang, asalkan kita tahu dimana celahnya untuk menjaring peluang dari hobi tersebut. Bahkan hobi belanja pun bisa jadi peluang usaha. Di luar negeri, ada pusat pembelanjaan, terutama bagian fashion, yang menyediakan “pembelanja pribadi”, yaitu konsultan yang mendampingi konsumen ketika belanja. Mereka yang memberi pertimbangan baik-buruk, pantas tidak pantas untuk konsumennya yang ragu dengan model baju yang dipilihnya.

Ketiga, belajar dari mentor-mentor yang sudah sukses di bidangnya. Di manapun tempatnya pasti ada orang yang sudah sukses menjalankan usaha yang kita tekuni, maka tidak ada salahnya untuk menghubungi orang tersebut untuk belajar bagaimana menghasilkan karya yang baik. Selain itu bila kita bisa menjalin hubungan dengan mentor yang terbukti sukses, kita bisa lebih termotivasi untuk mengikuti jejaknya. Dan yang lebih penting lagi, produk yang kita hasilkan akan dinilai oleh orang yang cukup berkompeten sehingga kita bisa mengadakan evaluasi terus menerus.

Keempat, bergabunglah dalam komunitas atau asosiasi bisnis yang mewadahi hobi yang ditekuni. Misalnya hobi memasak bisa bergabung pada klub memasak yang biasanya diadakan oleh majalah tertentu. Saat ini klub-klub seperti itu juga berkembang sampai ke daerah-daerah lho. Banyak manfaat yang bisa di dapatkan bila aktif di komunitas bisnis, diantaranya bisa dapat info terbaru untuk meningkatkan kualitas produk kita, bisa juga dari info pelanggan baru, rekanan baru ataupun pemodal.

Kelima, rajinlah melakukan promosi dan penawaran produk atau jasa yang kita miliki. Caranya, dengan melakukan penawaran yang intensif hasil karya kita ke lingkungan terdekat kita. Bisa teman, tetangga, anggota klub bisnis atau bisa juga melakukan penawaran ke toko-toko terdekat.

Ingat, pada dasarnya peluang usaha bertebaran di mana-mana baik di kota maupun di desa. Bila kita memulai usaha dari hobi yang didasari kecintaan kita, maka insya Allah kesuksesan ada di depan mata.

  •  
  •  
  •  
  •