Hobi Online Pengusaha Muda Ini Sukses di Dunia Maya

HOBI ONLINE PENGUSAHA MUDA INI SUKSES DI DUNIA MAYA

Berawal dari hobi online, tak ada yang mengira bila kini Andri Yuniato (26) bisa sukses merintis usaha di dunia maya. Pertama kali merintis usaha pada tahun 2012 silam, awalnya Andri memang hobi berselancar di ranah digital.

Keinginannya untuk merintis bisnis online semakin besar setelah Ia berhasil menyelesaikan program belajarnya di bangku perkuliahan.“Pertama kali saya mendirikan usaha ini, yang menjadi modal saya saat itu hanya mengetahui bagaimana caranya berjualan online,” ujar alumni STMIK El-Rahma Yogyakarta ini.

Mengingat pengalamannya dalam hal produksi bisa dibilang masih sangat minim, Andri mengawali usahanya dengan menjadi seorang reseller. Setelah satu tahun menjalankan bisnis onlinenya dengan menjadi reseller produk, Andri seringkali terkendala dengan persediaan produk yang kurang stabil.

“Saat masih menjadi reseller produk, terkadang ada beberapa pesanan yang tidak bisa kita penuhi. Dari situ saya dan teman-teman mulai belajar bareng secara otodidak untuk bisa mulai membuat produk sendiri,” ucap Andri ketika ditemui Selasa (6/5) yang lalu.

Kesulitan Dalam Merintis Bisnis Kerajinan Online

Mengusung Jogja Handycraft sebagai brand usaha yang Ia jalankan saat ini, sebagai pemula Andri mengaku bahwa di awal-awal merintis usaha banyak kendala yang menghambat perjalanan bisnisnya. “Pertama dulu kita modal nol, bahkan saya dan teman-teman sampai iuran untuk mengumpulkan modal membeli bahan. Selain itu keterbatasan tempat dan masalah SDM menjadi salah satu kendala yang kami hadapi,” tutur pengusaha muda yang satu ini.

Bila dulunya semua urusan produksi dikerjakan sendiri bersama teman-teman dekatnya, sekarang ini Andri telah menggandeng enam orang tenaga produksi, dua orang staf marketing dan tiga orang tenaga packing. “Saya sengaja memisahkan tenaga packing tidak ikut menangani masalah produksi, agar lebih fokus mengerjakan bagiannya masing-masing,” katanya.

Ketika ditanya mengenai rencana kedepannya apakah masih ingin terus di online atau ada keinginan untuk membuka showroom offline, Andri mengungkapkan bahwa dirinya masih memilih strategi pemasaran online untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas (tidak hanya di seputar Jogja).

“Karena keterbatasan ruang usaha, sampai saat ini kami masih fokus mengembangkan bisnis toko online. Pengennya bisa buka showroom untuk memudahkan konsumen yang ingin berkunjung melihat barang-barang Jogja Handycraft,” jelas Andri.

Menutup pertemuan kami di siang itu, selaku pengusaha muda yang sukses memasarkan produk kerajinan box jam dan box perhiasan hingga ke Negara Taiwan, Andri tak sungkan berbagi kiat sukses dalam merintis usaha di dunia maya. “Khususnya bagi kalangan anak muda yang ingin terjun di dunia usaha, jangan pernah takut untuk memulai usaha. Mumpung masih muda, tetap semangat, yang penting punya kemauan dan penuh inisatif untuk bisa berbagi kebahagiaan dengan orang lain,” pesan Andri menutup pertemuannya dengan tim liputan BisnisUKM.com.

Tim Liputan BisnisUKM.com