Ide Bisnis Kuliner Food Truck, Hasilkan Keuntungan Dari Restoran Berjalan

Food Truck, Hasilkan Keuntungan Dari Restoran BerjalanFenomena restoran berjalan alias food truck belakangan ini memang sedang ramai diperbincangkan. Trend menjajakan aneka macam kuliner di atas mobil ini mulai digandrungi masyarakat sejak tahun 2013 silam, terutama di kawasan kota-kota besar di Indonesia.

Mengikuti perkembangan trend kota-kota besar di dunia, ternyata peluang bisnis food truck di Indonesia tak kalah menjanjikan. Pasalnya, hampir setiap harinya di sudut keramaian kota, sudah berjejer barisan mobil yang membuka lapak food truck berbagai menu makanan dan minuman.

Dengan menggunakan mobil keliling, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menyewa tempat. Maka tak heran jika saat ini banyak pelaku bisnis kuliner yang memilih strategi ini, untuk menjalankan bisnisnya.

Target Pasar

Bisa dikatakan bisnis kuliner seperti food truck ini digemari semua orang, karena semua orang membutuhkan makan. Anda juga dapat menentukan konsumen Anda sesuai dengan keberadaan mobil keliling Anda. Misalnya saja di lingkungan kampus, sekolah – sekolah, pusat keramaian seperti pasar dan tempat hiburan. Sehingga Anda dapat menjangkau konsumen dari berbagai kalangan masyarakat.

Info bisnis

Kebanyakan pelaku bisnis food truck tidak hanya menyulap mobilnya sebagai lapak usaha namun juga sebagai dapur untuk mengolah menu yang disajikan. Umumnya food truck menjajakan makanan cepat saji, camilan, dan aneka jenis bisnis minuman.

Dengan memisalkan bisnis yang Anda jalankan adalah kuliner, apa yang perlu Anda perlu lakukan sebelum menjalankannya adalah memodifikasi mobil yang akan Anda pakai untuk berbisnis kuliner. Kemudian Anda perlu menyiapkan semua peralatan yang berhubungan dengan makanan dan minuman, mulai dari sendok sampai meja dan kursi yang mudah dilipat atau mudah dimasukkan ke dalam mobil Anda. Usahakan pilih peralatan yang praktis dibawa, sehingga mobil Anda cukup untuk menampung segala keperluan yang dibutuhkan usaha tersebut.

Keuntungan bisnis

Jika Anda tidak mau menyewa tempat untuk menjalankan bisnis Anda, maka bisnis dengan mobil keliling dapat dijadikan sebagai alternatif pilihan. Enaknya lagi, tempat yang Anda inginkan dapat anda tentukan sesuai keinginan. Dengan kata lain misalnya, jika jualan Anda di tempat A tidak begitu laris, maka Anda dapat memindahkan lapak food truck Anda ke tujuan ketempat B yang lebih ramai, dan sebagainya.

Kendala bisnis

Kendala dalam menjalankan bisnis ini adalah enak tidaknya jenis kuliner yang Anda jual kepada pelanggan. Selain itu jika musim penghujan datang, juga sedikit menghambat kerja. Karena bila mobil dibuka, maka air akan masuk. Dan konsumen juga tidak nyaman jika makan di luar ruangan dalam keadaan hujan.

Strategi Pemasaran

Modifikasi mobil Anda semenarik mungkin, sehingga konsumen tertarik untuk mengunjungi usaha Anda. Selain itu pasang pula baner di sekitar mobil, agar masyarakat yang tidak sengaja melewati lokasi tersebut mengetahui keberadaan usaha Anda.

Tawarkan pula menu unik dengan harga terjangkau, Anda bisa meniru konsep food truck di luar negeri yang mulai mengenalkan konsep drive thru. Sehingga kendaraan yang melewati food truck Anda, dapat memesan makanan tanpa harus menunggu lama.

Kunci sukses

Sedangkan kunci kesuksesan bisnis ini terletak pada kenyamanan, kebersihan, dan cita rasa masakan Anda. Perhatikan penampilan mobil Anda, sehingga konsumen merasa nyaman ketika makan di tempat Anda. Sediakan juga beberapa meja dan kursi lipat sebagai tempat konsumen menikmati jajanan Anda.

Kedua, jaga kebersihan makanan, peralatan dan lingkungan sekitar lokasi usaha, pilih lingkungan yang jauh dari tempat sampah maupun selokan. Untuk menjaga cita rasa masakan, pilih juru masak yang benar – benar  berkualitas, jika perlu gunakan seleksi yang ketat saat merekrut karyawan.

Analisa Ekonomi

Modal Awal
Mobil bekas dan modifikasinya               Rp 75.000.000
Peralatan masak dan makan                   Rp  5.000.000+
Total                                       Rp 80.000.000

Biaya Operasional
Gaji pegawai 2 orang x @ Rp 1.200.000       Rp  2.400.000
Biaya BBM                                   Rp  1.000.000
Bahan baku produk per bulan                 Rp  7.000.000+
Total                                       Rp 10.000.000

Omzet per bulan
Pendapatan per hari rata – rata Rp 300.000
Omset per bulan = Rp 500.000 x 30 hari   =   Rp 15.000.000

Laba per bulan
= Rp  15.000.000 - Rp  10.000.000       =    Rp  5.000.000

Masa kembali modal
( modal awal : laba bersih per bulan )   =  ± 16 bulan