Inspirasi Bisnis

Inkubator Bisnis UMKM BI Kalbar, Ciptakan Wirausaha Baru di Kota Khatulistiwa

Hatta Siswa MahyayaInkubator Bisnis UMKM Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kalbar telah berjalan sejak 2012 silam. Selama empat tahun berjalan, peserta program Inkubator Bisnis UMKM BI Kalbar sudah memasuki angkatan ke-10. Setiap tahun hanya membuka satu kelas di semester awal dan 1 kelas di semester 2. Jumlah peserta dibatasi hanya sekitar 20-25 orang per kelas. Dan biasanya yang lulus sekitar 50 persen. Mereka akan dibina oleh pihak Inkubator BI dan mendapat pelatihan untuk alumni.

“Tapi di 2016 ini kita membuka 7 kelas untuk semester II 2016, ditambah 1 kelas di Lembaga Pemasyarakatan,” ujar Hatta Siswa Mahyaya, pelatih sekaligus fasilitator Program Inkubator Bisnis UMKM BI Perwakilan Kalbar.

Program Inkubator Bisnis UMKM BI ini terbuka bagi siapa saja yang berminat menjadi wirausaha, bahkan diutamakan bagi yang masih menganggur dan putus sekolah. Hatta menambahkan, peserta Program Inkubator Bisnis BI akan dilatih selama enam bulan dengan 7 fase latihan.

Fase 1. Motivasi

Pada fase ini, pihak Inkubator Bi akan menentukan apakah peserta dapat melanjutkan ke fase berikutnya atau tidak. Materi yang diberikan mengenai kesalahan persepsi terhadap profesi wirausaha, memahami keunggulan wirausaha, serta menghilangkan hambatan mental para calon pengusaha,.

Fase 2. Membuka Usaha

Franchise King Coklat Premium

Franchise King Coklat Premium

Harga Promo 3,8 Juta Saja Mendapatkan Booth, Blender, X-Banner, 100 Bahan Baku Gratis, dan semua perlengkapannya.

Peserta akan diajarkan cara menemukan ide dan peluang bisnis, mempersiapkan bidang usaha, membuat analisa SWOT, survey pasar dan mencatat seluruh transaksi harian.

Fase 3. Produksi dan Pengemasan

Peserta melakukan praktek produksi dengan produk yang sudah ditetapkan oleh pihak Inkubator.

Fase 4. Pasar dan Pemasaran

Peserta langsung praktek dengan menggelar dagangan mereka di hadapan konsumen secara langsung. Biasanya setiap Minggu pagi di halaman GOR Pangsuma, pontianak.

Fase 5. Penataan Administrasi Keuangan

Peserta diajari cara membenahi administrasi keuangan usaha mereka, baik secara manual maupun terkomputerasi.

Fase 6. Penataan Organisasi dan Legalitas Usaha

Menyiapkan legalitas usaha seperti membuat draft akte pendirian usaha seperti mengurus badan usaha serta pengajuan kepada notaries

Fase 7. Wisuda

Peserta yang telah melewati ke-6 fase di atas akan diwisuda dan menerima sertifikat Pelatihan Inkubator Bisnis UMKM, Akte Notaris dari Badan Usaha berbentuk CV yang telah disahkan.

BINGUNG CARI IDE BISNIS ?
Dapatkan Ratusan Ide Bisnis Dilengkapi Dengan Analisa Usaha.
Klik Disini

Pelatihan berlangsung selama lima hari selama enam bulan, yakni hari Senin, Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu. Khusus hari Minggu adalah kelas bagi tenaga pengajar. Setiap Minggu, tenaga pengajar dilatih dan ditingkatkan kualitasnya. Ke depan, pihak Inkubator BI akan meningkatkan kualitas dan kuantitas pengajar sehingga setiap hari bisa ada kelas. Tenaga pengajar haruslah seorang pelaku usaha dan telah sukses berwirausaha.

“Dalam sehari, pelatihan berlangsung dari jam delapan pagi hingga dua belas siang untuk kelas pagi, dilanjutkan pukul 13.00 wib-17.00 untuk kelas sore,” tambah Hatta.

Hatta mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan di Inkubator Bisnis UMKM BI akan dilatih tentang wirausaha secara keseluruhan, tidak setengah-setengah. Termasuk berkunjung ke usaha para alumni Inkubator BI yang sudah berhasil.

Tim Liputan BisnisUKM

(/Vivi)

Kontributor BisnisUKM.com wilayah Kalimantan Barat