Jogja Export Expo ke-16 Kembali Digelar

 

JOGJA EXPORT EXPO KE-16 KEMBALI DIGELAR

Pameran Produk Ekspor Daerah (PPED)/ Jogja Export Expo JEE) ke-16 kembali digelar di Hall B Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta (21-25/10). Event tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi DIY, bekerjasama dengan KADIN Provinsi DIY, dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Provinsi DIY tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Pameran Pesona Pangan Nusantara ke-6 2011, dan All Graphic Expo 2011. Mengangkat tema “The Advantage Product For The Ultimate Market”, JEE 2011 memiliki tujuan untuk menumbuhkan pasar inovatif yang siap bersaing di pasar global, sekaligus meningkatkan potensi pasar ekspor bagi pelaku usaha khususnya di wilayah DI Yogyakarta.

Jogja Export Expo ke-16

Diikuti kurang lebih 117 stand peserta yang berasal dari perwakilan Provinsi, Kabupaten/ Kota seluruh Indonesia, JEE 2011 bermaterikan aneka produk kerajinan kualitas ekspor, tour & travel, dan hot sale furniture. Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulisnya mengatakan, “JEE tahun 2011 diharapkan bisa memotivasi pada desainer dan UKM kerajinan untuk menampilkan karya cipta yang berdaya saing di pasar global, dengan memiliki value yang khas sehingga akan mampu menciptakan consumer need”.

Dengan adanya JEE 2011, para peserta pameran bisa melakukan interaksi bisnis secara langsung dengan pembeli (buyers), dan menjadi sarana “market intelligence” terhadap produk pesaing sesama peserta pameran. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tuan rumah menghadirkan kurang lebih 40 peserta yang merupakan UKM binaan dari Dinas Perindagkop Prov. DIY. Beberapa diantaranya yang sempat ditemui tim liputan bisnisUKM Senin (24/10), antara lain Farhan Craft dengan produk unggulan glass coaster, Talenta Toy’s (mainan dari kayu), Petriex Handycraft (kerajinan serat alami), Rumah Batik Kedaton (batik dan kerajinan), Maju Karya (sanggar wayang), Salsabila (boneka nusantara), dll.

Perwakilan daerah lain yang juga ikut serta menghadirkan aneka produk unggulan wilayahnya antara lain Alif Art Shop (Papua Barat), Tungkal Luwak Coffee (Jambi), Java Recycle (Klaten), UD Surya Abadi (Tulungagung), KUB Mendong Sejahtera (Temanggung), perwakilan dari dinas terkait, pihak swasta/ BUMD, dll. Dengan banyaknya peserta daerah yang ikut dalam pameran tersebut, bisa menjadi sebuah peluang emas sebagai sarana untuk mempromosikan potensi produk unggulan yang dimiliki daerah tersebut.

Pesona Pangan Nusantara ke-6

Sementara untuk Pesona Pangan Nusantara ke-6 (PPN 6) yang digelar di hall A Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta (21-25/10), diikuti 87 stand peserta yang berasal dari Dinas provinsi/ Kabupaten, BUMN, dan swasta. Pameran tersebut diselenggarakan oleh PT. Medialink Internasional yang bekerjasama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi DIY. Pesona Pangan Nusantara ke-6 tahun ini merupakan pameran yang bisa memberikan kesempatan untuk memberdayakan potensi kuliner di Yogyakarta sekaligus mempromosikan produk pangan unggulan daerah di Indonesia.kuliner

Selain diisi dengan promosi produk, dalam PPN 6 kali ini juga digelar beberapa kegiatan pendukung, diantaranya demo produk dan demo memasak, serta lomba masakan tradisional-kreasi umbi-umbian. Pengunjung pameran juga dihibur dengan gelar seni dan penampilan musik akustik yang menyemarakkan penyelenggaraan pameran. Para pengunjung seolah dimanjakan dengan berbagai kreasi kuliner khas dari berbagai daerah yang pastinya menggoda selera. Terlebih di beberapa stand, pengunjung bisa mencicipi aneka olahan yang disediakan khusus sebagai tester. Jadi, bagi Anda yang mengaku pecinta kuliner Indonesia, PPN 6 2011 bisa menjadi sebuah alternatif untuk menikmati berbagai olahan kuliner khas dari berbagai daerah.

All Graphic Expo 2011

Sedangkan di hall C Jogja Expo Center (JEC), juga digelar All Graphic Expo 2011 yang diikuti 54 stand yang terdiri dari perusahaan penyedia jasa, bisnis, dan teknologi grafika nasional. Pameran yang baru pertama kali di Yogyakarta tersebut diisi dengan pameran aneka teknologi dan mesin grafika, bisnis grafika dan percetakan, supplier grafika, dan advertising. Dengan digelarnya tiga event (JEE 2011, PPN 6, dan AGE 2011) dalam area dan waktu bersamaan tersebut, diharapkan bisa menjadi perpaduan nilai lebih masing-masing event yang akan memberikan daya tarik lebih dalam hal kualitas, ragam, dan tampilan materi pameran.
Tim liputan bisnisUKM