Kadin Konsen Berdayakan Sektor UKM

/ / Manajemen UKM /

Bapak Sarman Kadin DKI

Usaha Kecil Menengah (UKM) tidak bisa lagi dipandang sebelah mata. Kontribusinya dalam pembangunan ekonomi, membuat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI memberi perhatian serius kepada sektor UKM.

Wakil Ketua Kadin DKI, Sarman Simanjorang mengatakan, pihaknya terus melakukan pembinaan dan pelatihan kepada UKM. Pembinaan diberikan mengingat sebagian besar atau 80 persen anggota Kadin DKI adalah UKM.

Baca Juga Artikel Ini :

KADIN Palembang Mengadakan Kerjasama untuk Pelatihan UKM

Hadapi MEA, Asosiasi BDS Indonesia Kalbar Siap Dampingi UMKM dan Koperasi

“Kita terus lakukan pembinaan dalam bentuk advokasi, pemberian pelatihan, pemberian informasi terkait cara mengakses permodalan, hingga teknik pemasaran produk,” ujarnya saat dihubungi BisnisUKM.com, Selasa (12/5) malam.

Tidak hanya itu, pihaknya juga memberikan pembekalan terkait penggunaan bahan baku, profesionalitas manajemen, dan pengetahuan tentang Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Dengan pengetahuan HAKI, pelaku UKM bisa mematenkan produknya secara legal.

“Apa yang dibutuhkan UKM kita fasilitasi. Kita ingin UKM menjadi kuat dan mandiri,” jelasnya.

Terkait kesulitan UKM mengakses bank lantaran kerap dianggap tidak bankable dan feseable, menurutnya hal itu merupakan masalah klasik yang terus dicarikan solusinya. Pihaknya sendiri terus melakukan pendampingan kepada UKM dalam pembuatan proposal bisnis dan bussines plan agar UKM bisa mendapatkan bantuan pemerintah seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebab, dengan proposal bisnis yang baik, upaya UKM mendapatkan modal menjadi lebih terbuka.

“Perhatian pemerintah untuk UKM juga sudah bagus. Untuk tahun ini saja pemerintah mengalokasikan dana KUR sebesar Rp 50 triliun. Dulu bunga pinjaman untuk UKM 22 persen, dan sekarang tinggal 9 persen. Bahkan, rencananya akan diturunkan lagi jadi 6 persen. Ini kita sambut secara positif,” tandasnya.

BINGUNG CARI IDE BISNIS ?

Dapatkan Ratusan Ide Bisnis Dilengkapi Dengan Analisa Usaha.

Klik Disini

Masalah permodalan memang masih menjadi kendala bagi UKM untuk berkembang. Suyono perajin pot batik di Depok mengaku, selama ini pihaknya masih terkendala modal. Namun, hingga saat ini pihaknya belum mengajukan bantuan kepada pemerintah ataupun bank.

“Katanya sih ada bantuan modal dari Pemkot Depok. Tapi, saya belum mengajukan, karena merasa belum benar-benar butuh. Saya ingin usaha saya berkembang secara mandiri,” tegasnya.

Tim Liputan

(/Dunih)

Kontributor BisnisUKM.com wilayah Depok