batik indramayu
batik indramayu

Memiliki dataran yang luas menjadikan Indramayu sebagai salah satu daerah pemasok produksi beras nasional. Walaupun bukan penghasil padi terbesar, namun masyarakat Indramayu umumnya memiliki mata pencaharian sebagai petani, karena sebagian besar wilayah Indramayu merupakan lahan pertanian, bahkan bisa ditemukan persawahan walaupun berada di pusat kota Indramayu.

Video Praktisi

Tips Menghadapi Kompetitor, Owner Poyeng Knit Shop

Dengan luas wilayah sekitar 2.000,99 km2, Letak Kabupaten Indramayu cukup strategis karena berbatasan langsung dengan laut Jawa di sebelah utara, Kabupaten Cirebon di tenggara, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang di sebelah selatan, serta Kabupaten Subang di sebelah barat. Selain padi, komoditas pertanian yang ada di Kabupaten Indramayu seperti mangga, tebu, kopi, kelapa dan jambu mete menjadi komoditas unggulan.

Selain itu, ada juga beberapa jenis hasil industri unggulan yaitu batik tulis, bordir, kerajinan kayu ukir, dan kerajinan rotan. Ada pula produk unggulan Kabupaten Indramayu yang berasal dari pemanfaatan potensi yang ada, berupa mangga, ikan dan udang.

Nah, untuk mengenal lebih jauh tentang kekayaan potensi bisnis Daerah Indramayu, berikut ini kami informasikan beberapa produk komoditas unggulan yang bisa kita temui di daerah tersebut.

Batik Tulis Paoman khas Indramayu

Batik tulis khas Indramayu memiliki corak yang berbeda dengan batik daerah lain. Perpaduan antara kepercayaan, adat istiadat, seni dan lingkungan kehidupan daerah pesisir, ditambah lagi dengan adanya pengaruh dari luar, seperti Cina, Arab dan Timur Tengah, serta Eropa ikut mempengaruhi terbentuknya motif dan karakter batik tulis pesisir.

Batik khas Indramayu memiliki motif utama yang menitikberatkan pada alam, seperti motif wadas, iwak ketong, dan parang rusak, sedangkan motif lengkung dan gari-garis yang meruncing (riritan), latar belakang putih, dan warna gelap sebagai corak utamanya. Selain itu batik tulis Paoman khas Kabupaten Indramayu memiliki keunggulan pewarna yang alami ditambah goresan tinta yang rapi sehingga diminati oleh konsumen.

Industri kerajinan batik tulis ini bisa kita temui di kelurahan Paoman, desa Pabean Udik di Kecamatan Indramayu, desa Peganjang, desa Babadan, dan desa Terusan di Kecamatan Sindang. Kualitas dari batik yang mempunyai ± 52 motif ini telah mampu menembus pasaran internasional, terutama para kolektor batik Manca Negara seperti Jepang, Malaysia, Kanada dan Amerika.

Olahan Mangga Indramayu

mangga indramayu
mangga indramayu

Mangga cengkir Indramayu memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Karena kekhasan serta keunggulannya dibandingkan dengan mangga dari daerah yang lain, hasil dari olahannya pun menghasilkan kualitas yang jauh lebih baik. Karena mangga Indramayu mengandung tepung dan tidak mengandung air , maka dodol mangga yang dihasilkan dari mangga Indramayu dapat disimpan sampai dengan satu tahun. Beberapa macam makanan bisa dihasilkan dari mangga seperti dodol mangga, manisan mangga, dan keripik mangga. Aneka macam makanan yang terbuat dari mangga ini bisa juga menjadi salah satu alternatif oleh-oleh khas Indramayu.

Kerajinan Khas Indramayu

Industri kerajinan logam di kabupaten Indramayu juga mempunyai potensi bisnis yang cukup besar. Keahlian membuat kerajinan didapatkan secara turun temurun dan produksinya hampir di setiap wilayah pedesaan di Indramayu. Produk-produk kerajinan yang dihasilkan misalnya seperti asesoris atau hiasan berupa lampu gantung antik, lampu tembok, meja, kursi, mainan dan lain-lain.

Saat ini industri kerajinan logam yang telah berkembang dan memiliki potensi untuk dikembangkan adalah di kecamatan Karangampel, Juntinyuat, dan Sliyeg, sedangkan untuk kerajinan pande besi yang membuat alat pertanian terdapat di Widasari, Haurgeulis, Anjatan, Kertasemaya, Bogas dan Kecamatan Losarang.

Seperti halnya di beberapa daerah yang ada di Indonesia, di Indramayu juga kita bisa menemui kerajinan gerabah. Kerajinan gerabah ini berkembang di sepanjang jalur pantai utara, di kecamatan Kandanghaur, yaitu kecamatan yang bergerak ± 35 Km dari pusat kota Indramayu. Selain kerajinan logam dan gerabah, di Indramayu juga bisa kita temui kerajinan topeng yang berkembang di desa Tambi, kerajinan bordir berkembang di desa Sukawera Kecamatan Widasari, dan gitar mini diproduksi dan berkembang di kecamatan Lelea.

Melihat potensi bisnis di Kabupaten Indramayu yang semakin maju, tidak menutup kemungkinan akan membawa perekonomian di daerah tersebut semakin hari semakin meningkat dan kesejahteraan masyarakat setempat juga bisa terangkat. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

sumber gambar :
1. http://danielmsy.com/wp-content/uploads/2012/06/image-73.jpg
2. http://4.bp.blogspot.com/-CJQJOkZHYVw/TldgbztsckI/AAAAAAAAAXU/9Xpt7dG3jcg/s400/24828_mangga+indramayu-adri01_resize.JPG