Kemasan, Pemasaran

Kemasan Kue Yang Aman Agar Tak Rusak Saat Pengirimaan

Kemasan Kue yang Aman Agar Tak Rusak Saat PengirimanTak hanya produk fashion dan gadget saja yang belakangan ini marak diperjual-belikan secara online. Melihat pertumbuhan pasar digital yang semakin hari kian meningkat pesat, berbagai macam produk lainnya pun seperti misalnya cake & bakery juga mulai dipasarkan para pelaku bisnis kue melalui dunia maya. Yang jadi pertanyaan banyak orang, bagaimana cara membuat kemasan kue agar produk tidak rusak selama proses pengiriman berlangsung?

 

Untuk menjawab kebingungan para pengusaha kuliner khususnya cake & bakery dalam proses pengemasan produk, kali ini saya akan membahas cara mengemas kue agar tidak rusak selama proses pengiriman berlangsung.

Pertama, yang perlu dipertimbangkan agar kue tidak cepat rusak yaitu mengenai tekstur dan ukuran kue yang akan dikirim. Sebaiknya pilih kue yang teksturnya agak keras dan renyah agar kue tersebut bisa bertahan lebih lama. Apabila kue yang Anda pasarkan memiliki daya tahan yang relatif singkat karena bertekstur lembut dan basah, maka sebaiknya pilih jasa ekspedisi yang menyediakan paket pengiriman barang satu hari sampai tempat tujuan. Contohnya seperti JNE Yes, Tiki Ons, dan lain sebagainya.

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Peluang usaha minuman dengan 100% keuntungan milik mitra, Dapatkan Promo Paket Nyoklat Super.

Kedua, untuk mengurangi resiko kerusakan kue usahakan agar waktu produksi dan pengiriman kue tidak berselang terlalu jauh. Contohnya saja bila kue akan dikirim pada pagi hari tanggal 01 September 2016, maka Anda bisa melakukan proses produksi pada H-1 atau pada tanggal 02 September 2016 (pada sore hari). Dengan begitu, kue yang dikirim dalam keadaan fresh dan sampai ke tangan konsumen kualitasnya masih terjaga.

Ketiga, perhatikan bahan kemasan kue yang dipilih dan metode pengemasan yang digunakan. Apabila Anda memasarkan kue kering bisa menggunakan toples kedap udara agar kue kering tak mudah melempem. Namun, bila Anda menggunakan toples plastik mika maka sebaiknya sekelilingnya direkatkan dengan isolasi/ plester bening. Selain itu Anda juga bisa mengemas kue dalam kemasan plastik bening kemudian diikat dan dimasukkan ke dalam kotak kemasan. Saat membuat kemasan kue, pastikan bahwa kue tersebut telah tertata rapi dan rapat sehingga tidak ada ruang renggang yang memungkinkan kue bergerak dan akhirnya hancur.

Keempat, untuk pengiriman barang sebaiknya lapisi kemasan produk dengan kotak atau kardus yang cukup tebal agar isi produk tidak rusak selama proses pengiriman barang. Sebelum dimasukkan ke dalam kotak atau kardus, ada baiknya bila Anda melapisi kemasan produk kue dengan Styrofoam atau menambahkan ganjalan kertas koran agar kotak kardus lebih rapat dan terlindungi ketika proses pengiriman berlangsung.

Kelima, yang terakhir dan yang paling penting adalah, bahwa kita harus memperlakukan secara istimewa dalam proses pengirimannya. Hal ini penting, agar kue ketika sampai di tangan konsumen masih tetap fresh ketika disajikan.

Semoga bermanfaat dan salam sukses!

ahmad hidayat expert bisnisukm.com

Ahmad Hidayat

Establishing Business :

PT. Matahari Langit Indonesia

  • Iga Bakar Jogja,
  • Penyetan Mak Oyoh,
  • Sate Maranggi,
  • FishLand,
  • Tyaphari Kopitiam,
  • Mie Sapi-”NoodleBar”

Aktif di dunia kuliner sejak 1996, dimulai ketika beliau mendapatkan kesempatan untuk bekerja di sebuah hotel di Florida, Amerika, dan selama 3 tahun bolak balik Florida – Indonesia. Setelah Amerika, beliau juga memiliki pengalaman sebagai Area Manager di salah satu restoran di Timur Tengah.

Sumber gambar : http://1.bp.blogspot.com/-rd-tz3_Wpic/UD9bVNZPeZI/AAAAAAAALzA/ZAIWtAfNA8Y/s1600/Screen%2Bshot%2B2012-08-30%2Bat%2B13.24.15.png