Berita UKM

Keren, Walikota Ini terbitkan Surat Edaran Dukung Produk UMKM

keren-walikota-ini-terbitkan-surat-edaran-dukung-produk-umkm

Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai penggunaan produk UMKM khususnya makanan lokal dalam acara rapat dan kegiatan kedinasan. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan perekonomian pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM).

Soklat Banget, Murah Banget

Soklat Banget, Murah Banget

Paket mulai dari 3,8 Juta mendapatkan semua perlengkapan lengkap.

“Ini gagasan yang sangat bagus oleh Ibu Airin soal penggunaan produk makanan asal Tangsel. Saya lihat cukup banyak makanan asli Tangsel yang enak dan tidak kalah saing dengan makanan kemasan pada umumnya,” ungkap Pelaksana tugas (plt) Dinas Perindustrian dan Perdagangan kota Tangsel, Malik Kuswari.

Lebih lanjut Malik mengatakan, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie soal tindak lanjut surat edaran itu. Bahkan Benyamin merespon dengan serius serta meminta kepada Malik agar program itu dapat berjalan untuk seterusnya. “Kita akan tindak lanjuti kemarin sudah rapat dengan Pak Wakil dan Beliau sangat mendukung program ini,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku UKM, Nancy Wulannengsih (35) meminta supaya SKPD menggunakan produk lokal dalam acara rapat-rapat kegiatan kedinasan. Dengan surat edaran Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany menandakan kepeduliannya terhadap peningkatan ekonomi rakyat. “Kami yang berkecimpung di UKM tentu melihat surat edaran ibu walikota sangat mengharapkan semua SKPD menjalankannya. Yaitu saat rapat-rapat menggunakan produk makanan baik kue, minuman dan makanannya dari UKM atau IKM Tangsel,” katanya.

Kendati demikian, sambung Nancy, meski sudah ada surat edaran Walikota Tangsel belum semua SKPD mengimplementasikan. Hal ini terbukti kerap kali beberapa dinas melakukan rapat di luar kota dan di tempat-tempat hotel. Padahal apabila melakukan kegiatan di Tangsel dan bukan di hotel, ini sangat membantu peningkatan produktivitas dan pendapatan para ibu rumah tangga yang tergabung di UKM. “Belajar dari tahun kemarin masih ada dinas yang melakukan kegiatan di luar daerah dan hotel-hotel. Jika di hotel otomatis tidak boleh bawa makanan dari luar,” tandasnya.

SUMBER