gerai stroberi
gerai stroberi

Hobi mengenakan aksesoris dan barang-barang unik sudah dijalaninya sejak Ia duduk di bangku perkuliahan. Bermula dari hobi tersebut, Helen Remyvone akhirnya tertarik terjun ke dunia bisnis aksesoris, karena dia melihat semua kalangan masyarakat suka memakai aksesoris, khususnya kalangan remaja putri.

Belasan tahun bergelut dalam dunia aksesoris, kini Helen menjadi wanita sukses di bisnis aksesoris wanita. Perjalanan usahanya dimulai dari menjual aksesoris di sebuah bazaar, sampai akhirnya sekarang Ia sukses membangun jaringan gerai aksesoris dengan mengangkat brand Stroberi sebagai nama usahanya.

Setelah lelah berjualan dari satu bazaar ke bazaar yang lain, perempuan yang lahir di Palembang, 4 November 1977 ini kemudian memutuskan membuka gerai aksesoris pertamanya di Bandung Trade Center (BTC). Gerai aksesoris yang diberi nama Stroberi ini berhasil tumbuh dengan baik, sehingga sekarang ini telah tersebar sekitar 70 gerai di seluruh Indonesia. Sebagian besar gerai Stroberi terletak di mall besar atau pusat belanja ternama di seluruh nusantara.

Awal Mula Kesuksesan Gerai Stroberi

ilustrasi aksesoris wanita
ilustrasi aksesoris wanita

Mengawali usahanya pada tahun 2003, dulunya Helen turun tangan sendiri menjaga gerai aksesoris Stoberi dengan dibantu dua orang karyawannya. Dengan ikut terjun langsung menghadapi para konsumennya, Helen bisa semakin memahami kebutuhan para konsumen. Ia melihat animo masyarakat cukup baik terhadap kehadiran Gerai Aksesoris Stoberi yang dia usung, terutama para remaja putri yang sangat antusias terhadap aneka macam produk aksesoris.

Konsep toko one stop shopping yang belum pernah ada sebelumnya, serta pilihan produk dengan pasar segmented menjadi kunci keberhasilan Helen membangun bisnis aksesoris. Melihat kesuksesan bisnisnya, banyak pengusaha ritel yang tertarik untuk menjalin kerjasama. Bahkan beberapa pengusaha mulai mengikuti langkah Helen dengan membuka toko serupa. Meskipun begitu, Helen tetap optimistis dapat mengantarkan bisnisnya menuju gerbang kesuksesan. Ia yakin, persaingan justru akan membuatnya lebih kreatif. Buktinya, sampai hari ini masih banyak pengelola mall di Indonesia yang meminta Stroberi untuk buka di pusat belanja mereka.

Dengan tetap konsisten memberikan produk-produk yang up to date, sekarang ini Gerai Stroberi terus bertambah di berbagai pelosok daerah. Bahkan untuk menjaga loyalitas konsumennya, hampir setiap hari selalu ada new arrivals di gerai aksesoris yang didominasi warna pink tersebut.

Tak hanya itu saja, Helen juga berusaha mengikuti perkembangan fesyen terkini serta rela berburu aksesoris ke beberapa negara tetangga untuk menemukan barang-barang unik yang banyak dicari para konsumen. Dibantu oleh suaminya yang bernama Oke Remyvone, sekarang ini Helen terjun sendiri dalam pembelian barang dan mengawasi pertumbuhan bisnisnya dengan penuh ketelitian.

Semoga kisah sukses Helen Remyvone membangun bisnis aksesoris bermodalkan sekedar hobi ini bisa memberikan inspirasi bagi Anda yang juga ingin merintis peluang bisnis dari passion yang Anda miliki. Mulailah dari yang kecil, mulailah dari yang mudah, mulailah dari sekarang! Salam sukses.

Sumber gambar :
1. http://pim.thamrin.co.id/wp-content/uploads/2012/07/stroberi.jpg
2. http://danausaha.net/wp-content/uploads/2013/03/CUTE-STUFF-LIKE-HELLO-KITT-300x225.jpg