Inspirasi Bisnis

Anis Rohmawati, Dulu TKW Dari Indonesia Kini Sukses Jadi Pengusaha

Anis Rohmawati, Dulu TKW Dari Indonesia Kini Sukses Jadi PengusahaPengalamannya selama bertahun-tahun menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) di Negeri Jiran, Malaysia, agaknya tak membuat Anis Rohmawati (42) lupa akan tanah kelahirannya. Setelah memutuskan berhenti menjadi TKW, ibu rumah tangga ini terinspirasi untuk mulai menjalankan roda usaha di kampung halamannya Desa Gogo Deso Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar.

Terlahir di Kecamatan Kanigoro yang kini dijadikan pemerintah setempat sebagai sentra agropolitan karena merupakan salah satu daerah penghasil buah yang sangat dominan, awalnya Anis cukup prihatin melihat nasib petani di daerahnya yang terpaksa menjual hasil panen buah dengan harga murah karena produksinya sangat melimpah.

Dari situ ia mulai terdorong untuk mengolah hasil bumi Kanigoro menjadi produk camilan dan makanan berkualitas dengan harapan bisa mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi di pasaran. Memanfaatkan hasil buah yang melimpah di daerahnya, Anis mencoba berbagai resep camilan berbahan dasar buah, sampai akhirnya ia menemukan ide untuk membuat keripik buah dan jenang dodol.

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Peluang usaha minuman dengan 100% keuntungan milik mitra, Dapatkan Promo Paket Nyoklat Super.

“Olahan makanan yang saya produksi saat ini meliputi aneka kripik buah seperti keripik pisang, keripik nangka, keripik ketela dan keripik pepaya serta olahan aneka dodol buah,” ujarnya.

Buka Lapangan Kerja Untuk Rekan Sesama Mantan TKW

Meski usahanya baru dirintis sekitar enam tahun berjalan, namun nyatanya terbukti mampu bertahan dan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Tak hanya keuntungan besar saja yang ia kantongi setiap bulannya, tapi dari usaha keripik buah tersebut Anis bisa memberdayakan rekan-rekan mantan TKW yang ada di sekitar daerahnya.

“Dalam sebulan keuntungan bersih rata-rata di atas Rp 50 juta. Pemasarannya sendiri meliputi kota-kota besar di Jawa Timur, serta melayani beberapa permintaan dari negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Hongkong,” tambah Anis yang kini sukses jadi pengusaha.

Dibantu sekitar 15 orang karyawan di rumah produksinya, yang separuh lebihnya merupakan mantan TKI luar negeri, seperti Hongkong, Arab Saudi, Singapura dan Malaysia, Anis yang awalnya hanya coba-coba merintis usaha kini menjelma menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia.

Dari keberhasilan yang ia raih saat ini, Anis berharap usaha keripik buah yang dijalankannya bisa berkembang lebih maju lagi agar bisa menampung lebih banyak lagi mantan TKI yang kini masih menganggur di daerahnya.