Inspirasi Bisnis

Membuka Bisnis Online, Setelah Terinspirasi Skripsi Tugas Akhir

Owner bisnis mainan IntantoysAda banyak cara untuk mendapatkan inspirasi usaha, salah satunya saja seperti Jimmy Kurniawan (30) yang mulai terinspirasi terjun di bisnis online setelah mengerjakan skripsi tugas akhirnya yang meneliti seputar situs E-commerce.

“Kebetulan saya meniliti mengenai situs e-commerce. Hal ini kemudian yang mendorong saya untuk memasarkan produk mainan anak via online. Didorong dengan trend bisnis online yang mulai merebak di Indonesia. Saya menangkap trend ini dan menghubungkannya dengan bisnis orang tua saya yang kemudian melahirkan situs www.intantoys.com,” tutur pengusaha sukses yang akrab dipanggil Jimmy tersebut.

Baca Juga Artikel Ini :

Jualan di Toko Online Dengan Strategi Harga Murah

Mengembangkan Bisnis Mainan Edukasi Melalui Internet

Kepada tim liputan BisnisUKM.com, Jimmy mengaku bahwa bisnis toko boneka ini awalnya dirintis kedua orangtuanya ketika Ia masih kuliah di tahun 2003. Kebetulan keluarganya memiliki ruko di kawasan pusat perdagangan alat tulis dan mainan anak di daerah Nonongan, Solo, Jateng.

“Barang yang dijual pertama kali adalah mainan anak dan spare part Tamiya. Kemudian tahun 2005, mulai mencoba menjual boneka, ternyata jalan, dan mulai mengembangkan bisnis jual Hotwheels dan Tomica, tas sekolah, pada tahun 2010,” tambahnya.

Mulai Menangkap Trend Penjualan Online

Bisnis mainan anakSelepas lulus kuliah pada tahun 2009, Jimmy mulai melihat trend penjualan online mulai meningkat. Dari sinilah muncul ide untuk mulai mencoba promosi online, saat itu Jimmy memulainya dengan memasang iklan di situs jual beli Kaskus. Ketika sudah berjalan dan mendapatkan respon baik dari konsumen online, terpikir dalam benaknya untuk membuka situs toko online sendiri.

“Saya membeli buku dan browsing internet mengenai cara membuat situs website toko online. Setelah mempelajari berbagai cara dan tips trik penjualan online, saya membuat situs Intantoys.com dan hingga saat ini berdiri melayani konsumen di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Sebagai pemula di dunia maya, tentu ada berbagai macam kendala yang pernah Jimmy hadapi. Apalagi pada tahun 2009 tingkat kepercayaan masyarakat terhadap bisnis online masih sangat rendah, karena banyak kasus penipuan di situs-situs online. “Untuk mensiasatinya, saya sengaja membuat situs yang reliable. Upload ratusan bahkan ribuan produk, dan menampilkan foto-foto kegiatan di toko, metode penjualan yang jelas, ataupun liputan media lokal dan nasional saat ada event-event tertentu,” jelas Jimmy.

Selain itu, kendala ongkos kirim juga menjadi PR besar bagi pengusaha muda ini, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dimana banyak terdapat kawasan perairan, menjadikan tingginya ongkos kirim untuk pengiriman ke daerah-daerah tertentu. “Apalagi pengiriman barang eceran ke luar negeri membutuhkan ongkos kirim yang bahkan lebih mahal daripada harga barangnya sendiri,” tukasnya kepada tim liputan BisnisUKM.com.

Menembus Batas Negara Dengan Internet

Sukses di bisnis mainan anakKendati sampai saat ini bisnis mainan anak yang telah mempekerjakan empat orang karyawan tersebut masih terkendala dengan mahalnya biaya pengiriman barang, tetapi sekarang pemasaran IntanToys tidak hanya menjangkau Pulau Jawa saja. Melalui website toko online yang Ia rintis, kini Jimmy telah melayani pengiriman hampir ke seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua, bahkan beberapa kali Ia juga pernah melayani pemesanan produk dari konsumen di luar negeri seperti dari Timor Leste dan Singapura.

“Penggunaan sistem toko online membantu toko saya dalam merambah pasar yang tidak tersentuh sebelumnya karena kendala waktu dan lokasi. Dengan menggunakan toko online saya dapat memasarkan produk hingga ke seluruh pelosok Indonesia, bahkan hingga mencapai mancanegara,” ucap Jimmy sembari tersenyum.

BINGUNG CARI IDE BISNIS ?

Dapatkan Ratusan Ide Bisnis Dilengkapi Dengan Analisa Usaha.

Klik Disini

Bekerjasama dengan berbagai pabrik di Jawa, terutama dari Jawa Barat, kedepannya ada beberapa rencana pengembangan bisnis yang mungkin akan Ia lakukan. Antara lain dengan mengembangkan situs toko online untuk bisa melayani konsumen luar negeri, dengan menggunakan bahasa Inggris atau bahasa asing lain dan metode penjualan yang terstandar internasional.

“Sedangkan untuk toko fisik, yang bisa kita lakukan adalah membuka cabang di tempat-tempat lain. Kemungkinan untuk memasarkan produk lain di toko saya semacam Tamiya dan Hotwheels juga tidak tertutup. Saat ini masih saya jajaki prospeknya lewat sosial media seperti Facebook dan Twitter,” begitu terangnya.

Tak lupa di akhir sesi wawancara kami, Jimmy membeberkan kunci suksesnya dalam menjalankan bisnis toko mainan via online. “Yang terpenting pandai menangkap trend. Hal ini juga berlaku di toko fisik saya dimana trend menjadi suatu kunci untuk mempersiapkan barang atau produk yang dijual. Trend apapun yang sedang terjadi, berusaha tangkap dan sesuaikan dengan bisnis yang akan dilakukan. Sosial media menjadi salah satu cara paling akurat untuk bisa menangkap trend yang sedang booming saat ini,” pesannya menutup wawancara kami.

Tim Liputan BisnisUKM