Inspirasi Bisnis, Pengusaha Sukses

Memulai Bisnis Katering di Usia Muda

Bisnis Katering KueUsia muda kini tak lagi menghalangi seseorang untuk bisa sukses menapaki karir di dunia usaha. Salah satunya saja seperti Tria Yulika Wulansari (26) yang berhasil merintis bisnis katering dan aneka kue di Kecamatan Mijen, Demak meskipun usianya bisa dikatakan relatif masih sangat muda.

Mengawali usaha pada tahun 2005 silam, wanita yang menggunakan nama Wulansari sebagai brand produknya ini mengaku bahwa ide awal merintis bisnis katering dan aneka kue ini karena di sekitar rumahnya belum ada yang berjualan snack ataupun jajanan pasar. “Ibu kami dulu seorang ketua PKK, bila ada kegiatan atau rapat bingung mencari snack dan jajanan pasar. Pada saat itulah ibu mendirikan usaha dengan brand “WULANSARI CATERING” hingga berjalan sampai sekarang,” ungkap Wulansari.

Di usianya yang masih muda, Wulansari mengaku awalnya tak mudah untuk meneruskan bisnis katering yang telah dirintis sang ibu. “Saat ini perkembangan usaha kami seperti berjalan di tempat. Kendalanya untuk meningkatkan dan memperluas market penjualan di beberapa kota, sehingga sampai saat ini produk kami marketnya hanya di sekitar wilayah rumah saja,” tuturnya.

Franchise King Coklat Premium

Franchise King Coklat Premium

Harga Promo 3,8 Juta Saja Mendapatkan Booth, Blender, X-Banner, 100 Bahan Baku Gratis, dan semua perlengkapannya.

Meski sampai hari ini perkembangan bisnis Wulansari katering belum mencapai titik maksimal, namun dengan modal awal sekitar Rp 500.000,00 kini Wulansari telah menjadi salah satu bisnis makanan di daerah Demak yang memiliki varian produk cukup beragam. “Wulansari katering memproduksi berbagai macam jenis snack kering, kue basah, bakery, dan aneka olahan ikan.  Untuk kisaran harga produk sekitar Rp 2.000,00 sampai Rp 15.000,00,” kata pengusaha muda tersebut.

Dibantu dua orang karyawannya, Wulansari bisa memproduksi sekitar 300 bungkus roti, snack, ataupun produk olahan ikan dalam sehari. Memanfaatkan bahan baku produksi dari pasar tradisional maupun toko bahan kue yang ada di sekitar rumahnya, Wulansari mengaku saat ini omzet yang diterima setiap bulannya sekitar Rp 1 juta.

“Saat ini market penjualan kami masih di wilayah sekitar kecamatan Mijen dan omzetnya juga belum terlalu besar. Tapi saya senang bisa memberdayakan tetangga yang pengangguran untuk meningkatkan taraf hidup mereka,” ucap Wulansari.

Ketika ditanya harapan ke depan untuk perkembangan bisnis makanannya, Wulansari menuturkan bahwa ia ingin membuka cabang usaha di kota lain dan memperkenalkan produk unggulan Wulansari katering di semua kalangan masyarakat luas. “Pasti kami ingin punya cabang usaha, tapi kami tidak muluk-muluk dalam waktu dekat ini. Target kami dalam waktu dekat yaitu memperkenalan usaha maupun produk kami sehingga bisa dinikmati semua kalangan masyarakat,” harapnya.

Tak lupa juga Wulansari berpesan kepada kalangan anak muda yang ingin merintis usaha, yang terpenting adalah telaten, ulet, kerja keras, dan selalu mengembangkan kreativitas dan inovasi baik dari segi ide usaha maupun pengembangan produk.

Tim Liputan BisnisUKM.com

Kue Tar Wulansari Catering
Kue Tar Wulansari Catering
Kue Kering Wulansari Catering
Kue Kering Wulansari Catering
Bakpia Wulansari Catering
Bakpia Wulansari Catering
Camilan Produk Wulansari Catering
Camilan Produk Wulansari Catering
Tahu Bakso Wulansari Catering
Tahu Bakso Wulansari Catering
Bandeng Asap Produk Wulansari Catering
Bandeng Asap Produk Wulansari Catering

Info Usaha Bisnis Katering