Jika anda pergi ke Solo tidak ada salahnya mampir ke warung yang berjualan salad Solo, apaan tuh? Mungkin itu yang akan jadi pertanyaan awal buat anda yang belum pernah ke Solo atau belum pernah tahu tentang salad Solo.

Video Praktisi

Tips Menghadapi Kompetitor, Owner Poyeng Knit Shop

Solo ternyata tak hanya dikenal akan serabi solo, sosis solo ataupun tengklengnya yang enak. Salah satu makanan khas kota ini yang juga cukup dikenal adalah Selat Solo atau salad Solo. Tentu saja bukan salad yang seperti biasanya kita temui di resto-resto, karena seleranya lezat dan segar, salad khas Solo ini juga rendah kolesterol.

Yang membedakannya salad Solo ini adalah terdapat daging yang mirip bistik atau semur daging plus dengan kuahnya. Kuahnya merupakan racikan antara kecap dan rempah – rempah pala dengan aroma yang menggugah selera. Selain lezat salad Jawa khas Solo ini juga rendah lemak dan kolesterol. Sedangkan pelengkap lainnya berupa daun salada, irisan wortel, acar timun, buncis, bawang merah dan gorengan kentang yang diiris tipis. Bahkan ada juga yang ditambahkan dengan telur agar makin komplet. Biasanya salad solo disajikan dengan harga yang terjangkau dengan kisaran harga antara Rp 7.000-Rp 8.000/ per porsi.

Masakan salad Solo ini sebagai masakan khas daerah, sangat cocok jika dijadikan peluang usaha masakan tradisional, meskipun tidak berada di Solo tapi paling tidak bisa memberikan peluang besar untuk rumah makan yang menyediakan masakan ini sebagai menu favorit. Sebagai salah satu cara menarik konsumen untuk datang dan merasakan masakan baru yang khas dari daerah Solo.

Cara pembuatan Salad Solo:

  • Bahan Bistik:
  1. ½ kg daging sapi
  2. 6 siung bawang merah
  3. 4 siung bawang putih
  4. 1 cm biji pala
  5. 1 sdm mentega/margarine
  6. 2 sdm kecap manis
  7. 1 buah tomat besar
  8. 100 cc air
  9. lada halus dan garam secukupnya
  10. 1 sdm gula pasir
  • Bahan Dressing/Saus:
  1. 4 butir telor rebus
  2. 4 siung bawang putih dihaluskan
  3. ¼ sdt garam
  4. ½ sdt gula
  5. 1 sdt air lemon/cuka
  6. 1 sdm mayonnaise
  • Bahan Pelengkap:
  1. timun, wortel, buncis secukupnya
  2. 7 buah kentang ukuran sedang
  3. 2 siung bawang merah
  4. 1 ikat daun selada
  5. cabe rawit dirajang
  • Cara membuat Bistik:
  1. daging di-fillet tipis ukuran kecil (3x3cm)
  2. bawang merah, bawang putih, pala dihaluskan dan dicampurkan ke daging aduk sampai rata, tambahkan lada dan garam secukupnya
  3. tambahkan mentega dan kecap manis, aduk sampai rata dan diamkan sekitar 30 menit agar bumbu meresap
  4. panaskan wajan dan tumis daging dengan api kecil, tambahkan irisan tomat dan masak sampai daging empuk sekitar 15 menit, tambahkan air dan masak sampai mendidih, boleh ditambah bumbu penyedap apabila suka.

Cara membuat Saus:

  1. rebus telur hingga matang dan kupas, pisahkan kuning dan putih telurnya
  2. potong putih telur memanjang sisihkan sebagai bahan pelengkap
  3. haluskan kuning telur campur dengan bawang putih halus, tambahkan garam, gula, air jeruk lemon/cuka secukupnya dan mayonnaise, aduk sampai menyatu, sisihkan

Cara membuat bahan pelengkap:

  1. wortel dan buncis potong ukuran jari panjang 3cm rebus/kukus sebentar, sisihkan
  2. timun dipotong ukuran jari panjang 3cm, sisihkan
  3. 5 buah kentang dipotong memanjang seperti french fries digoreng sampai matang, sisihkan
  4. 2 buah kentang dipotong memanjang lalu dirajang tipis ukuran 2x2cm seperti kripik dan digoreng sampai garing, sisihkan
  5. bawang merah & cabe rawit dirajang tipis, sisihkan

Cara penyajian:

  1. atur kentang, timun, wortel, buncis, putih telur, dan daun selada sesuai selera
  2. siram dengan daging bistik dan kuahnya
  3. tambahkan 1 sdt saus dressing, dan kripik kentang
  4. kalo mau lebih segar dan pedas tambahkan rajangan bawang merah dan cabe rawit secukupnya.

(Sumber gambar: http://travel.kompas.com/read/xml/2009/04/01/10592558/sop.matahari#)