Menkop UKM Ingin Pengusaha Muda Indonesia Fokus Untuk Naik Kelas!

/ / Berita UKM /
Menkop UKM ingin pengusaha muda Indonesia fokus naik kelas

Menteri Koperasi dan UKM mulai serius menekankan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengusaha muda Indonesia agar naik kelas.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menekankan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengusaha muda Indonesia agar naik kelas. Pasalnya, saat ini minat anak muda untuk berwirausaha di Indonesia sangat Tinggi.

“Oleh karena itu, ketika sudah mampu naik kelas, harus terus meningkatkan kualitas diri sebagai pengusaha dan produk yang dihasilkannya,” kata Puspayoga usai prosesi Kick Off Astra Start Up Challenge dan menyerahkan sertifikat UMKM Naik Kelas kepada perwakilan 381 UMKM binaan Astra di sela-sela acara Inspirasi 60 Tahun Astra di Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (22/7).

Di acara yang dihadiri Deputi Bidang Pengembangan SDM Prakoso BS itu Puspayoga dalam siaran pers yang dikutip dari GATRA.com, Menkop UKM mengingatkan para pengusaha muda Indonesia agar terus meningkatkan fokus usaha, kerja keras, dan selalu jujur dalam berkarya.

“Artinya, ketika sudah benar-benar menjadi pengusaha dengan memiliki karyawan, maka seorang wirausaha muda harus sudah memiliki manajemen usaha yang jelas dan akuntable,” ujarnya.

Puspayoga, “Begitu juga dengan branding dan kontrol, harus jelas dan profesional. Yang tak kalah penting adalah meningkatkan kualitas dari produk dan kemasannya,” katanya.

Di samping itu, lanjut Puspayoga, juga berharap agar pembinaan terhadap wirausaha muda terus dijalankan. “Tujuannya, agar mereka mampu menganalisa pasar, dengan menciptakan produk yang memang dibutuhkan pasar. Jangan lupa pula faktor kemasan produk. Hingga akhirnya, produk yang dihasilkan mampu berdaya saing di pasaran, baik pasar lokal maupun global,” katanya.

Puspayoga mengungkapkan bahwa meningkatnya rasio kewirausahaan Indonesia dari satu komaan menjadi 3,01%, berkat gerakan kewirausahaan yang digelorakan semua elemen, termasuk Astra.

“Saya meyakini, dengan sinergi seluruh elemen dan stakeholder, rasio kewirausahaan akan terus meningkat setiap tahunnya, dan mampu mengejar rasio kewirausahaan negara-negara maju. Saya juga terus mendorong daerah untuk aktif menggelar pelatihan-pelatihan kewirausahaan di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurut Puspayoga, bila rasio kewirausahaan meningkat, maka pertumbuhan ekonomi nasional akan ikut meningkat, pengangguran dan kemiskinan menurun, serta terjadinya pemerataan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Chief of Corporate Human Capital Development PT Astra International Tbk Aloysius Budi mengatakan, tahun ini pihaknya sudah melakukan pembinaan terhadap 10.000 lebih UMKM di seluruh Indonesia.

Bahkan, tercatat sekitar 97.000 anak muda sebagai penerima manfaat dari program Astra Start-Up Challenge untuk turut mendorong kemajuan wirausaha muda di Indonesia mampu berkembang.

“Tahun ini, kita memberikan apresiasi kepada 381 UMKM binaan Yayasan Dana Bakti Astra atau YDBA, yang mampu meningkatkan level usahanya alias naik kelas,” katanya.

Aloysius menjelaskan, bahwa Astra memiliki empat pilar dalam berkontribusi dan memberi manfaat bagi masyarakat, yakni Astra Sehat, Astra Cerdas, Astra Hijau, dan Astra Kreatif.

“Astra Kreatif itu intinya turut melakukan pemberdayaan KUMKM di seluruh Indonesia. Yang pasti, Astra akan terus berbagi inspirasi dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia,” ujarnya.

SUMBER