Bisnis Modal Kecil Untung Besar Bisnis Toples Lebaran

toples lebaranMemasuki musim lebaran, aneka macam suguhan seperti kue kering, permen, cokelat, dan beragam jenis camilan lainnya menjadi salah satu kebutuhan yang banyak dicari para konsumen. Kondisi ini tentunya tidak hanya memberikan keuntungan besar bagi para produsen kue kering, namun juga memberikan peluang bisnis baru bagi para pengrajin toples hias khas lebaran.

Tak bisa kita pungkiri bila kehadiran pernak-pernik toples cantik ikut memeriahkan perayaan hari lebaran. Moment inilah yang bisa Anda manfaatkan dengan baik untuk mendatangkan untung besar di musim menjelang lebaran. Lalu, kira-kira kebutuhan apa saja yang perlu Anda siapkan untuk merintis usaha modal kecil untung besar bisnis toples lebaran?

Berikut ini kami informasikan target pasar yang bisa Anda bidik dalam memasarkan toples hias, cara pembuatan toples cantik khas lebaran, strategi pemasaran yang bisa Anda gunakan, serta sedikit gambaran analisa ekonomi yang bisa Anda terapkan dalam merintis usaha kreasi toples cantik khas lebaran.

Konsumen
Para wanita khususnya ibu rumah tangga menjadi target pasar yang paling potensial dalam memasarkan produk toples lebaran. Kebiasaan para ibu rumah tangga yang ingin menciptakan moment spesial di Hari Raya Idul Fitri, menjadi sebuah peluang bagi Anda untuk menggaet konsumen sebanyak-banyaknya.

Info Bisnis
Biasanya para produsen mempercantik toples-toplesnya dengan memanfaatkan kain flanel, hiasan renda, pita, manik-manik, serta cat lukis. Untuk membantu para pemula yang tertarik menekuni peluang usaha toples cantik, pada kesempatan kali ini kami informasikan pula salah satu cara pembuatan toples cantik menggunakan kain flanel.

Cara Membuat Toples Flanel

  1. Pertama-tama sediakan bahan dan peralatan yang dibutuhkan. Sebut saja seperti toples polos (plastik ataupun kaca), kain flanel dengan beragam warna, alat jahit (benang, jarung, gunting, dll), dakron (untuk pengisi kain flanel), lem, serta aksesoris tambahan seperti pita, renda, dan lain sebagainya.
  2. Lapisi bagian luar toples dengan kain flanel sesuai ukuran toples (rekatkan dengan lem tembak), kemudian jahit kain flanel bagian bawah (alas) dengan kain flanel yang menutupi badan toples (bagian samping).
  3. Lakukan kegiatan serupa (sama dengan langkah kedua) untuk menutup bagian tutup toples.
  4. Selanjutnya beri hiasan sesuai selera. Misalnya saja membuat buah stroberi dari kain flanel dan diisi dengan dakron.
  5. Tambahkan pula pita atau renda kerut untuk mempercantik tampilan toples flanel.
  6. Lengkapi dengan kemasan plastik, dan toples flanel pun siap untuk dipasarkan. Selamat mencoba.toples-flanel

Kelebihan Bisnis
Usaha ini merupakan salah satu peluang bisnis yang cukup mudah untuk dijalankan. Anda cukup membeli toples-toples polos yang banyak beredar dipasaran, kemudian menghiasnya secantik mungkin untuk meningkatkan harga jualnya. Bila biasanya toples polos hanya dihargai dengan nilai yang relatif murah, maka dengan tambahan kreativitas yang Anda miliki, produk-produk tersebut bisa dijual dipasaran dengan harga yang lebih mahal.

Selain itu, tingginya minat pasar dan murahnya modal usaha yang dibutuhkan, menjadi bukti nyata bagi kita semua bahwasannya prospek bisnis toples lebaran masih sangat menjanjikan. Karena itu, tidak ada salahnya bila Anda berkreasi memproduksi toples hias secantik mungkin untuk mendatangkan untung besar di musim lebaran.

Kekurangan Bisnis
Meskipun peluang bisnis ini cukup menjanjikan untung besar, namun bisa dikatakan peluang bisnis ini termasuk dalam kategori bisnis musiman. Sebab, lonjakan omset biasanya hanya terjadi di moment-moment tertentu, misalnya saja seperti menjelang musim lebaran, maupun libur Natal. Selanjutnya di hari-hari normal, permintaan cenderung sepi.

Disamping besarnya permintaan yang belum stabil di hari-hari biasa, sebagian besar masyarakat mulai melirik peluang bisnis ini karena menjanjikan untung yang cukup besar. Tidak heran bila persaingan pasar pun tak bisa Anda hindarkan. Karenanya, ciptakan kreasi produk yang unik dan menarik, agar produk Anda tidak kalah bersaing dengan produk lainnya di pasaran.

Strategi Pemasaran
Untuk mengoptimalkan pemasaran produk toples hias, Anda bisa memanfaatkan strategi pemasaran online maupun offline. Meningkatnya jumlah pengguna internet setiap harinya, memberikan celah baru bagi para pelaku usaha untuk mempromosikan produk-produknya di dunia maya. Contohnya saja dengan membuat website gratisan maupun berbayar untuk membuka toko online. Melalui lapak online tersebut, Anda bisa menjangkau konsumen di berbagai belahan negara dan mengoptimalkan promosinya untuk mendatangkan omset penjualan sebanyak-banyaknya.

Selanjutnya untuk promosi offline, Anda bisa memanfaatkan pasar kaget atau pasar tiban yang banyak diselenggarakan dimusim lebaran. Dengan memanfaatkan event tersebut, Anda bisa mencari lapak dagang yang masih kosong dan menggelar dagangan Anda di tempat tersebut. Biasanya harga sewa tempat di “pasar kaget” cenderung terjangkau, tidak semahal harga sewa stand di event pameran.

Kunci Sukses
Dalam menjalankan peluang bisnis toples hias ini, yang terpenting adalah kreativitas Anda dalam menciptakan desain yang menawan. Sesuaikan desain produk Anda dengan moment penting yang akan datang, misalnya saja ketika menjelang lebaran tiba, Anda bisa menyesuaikan desain hiasan toples dengan menambahkan hiasan berupa ketupat, kubah masjid, dan lain sebagainya.

Analisa Ekonomi

Asumsi
Operasional usaha dijalankan di rumah, jadi bebas biaya sewa tempat.
Harga jual toples plastik Rp 50.000,00 per buah
Harga toples kaca Rp 62.500,00 per buah
Penjualan dilakukan dengan sistem online dan offline (titip jual)

Modal awal
Notebook dan modem                                 Rp 3.000.000,00
Bahan toples plastik polos (Rp 35.000/lusin x 10)  Rp   350.000,00
Bahan toples kaca polos (Rp 7.000/pcs x 50 buah)   Rp   350.000,00
Bahan penghias (kain flanel, renda, pita,benang)   Rp   100.000,00
Peralatan jahit (gunting, jarum, cutter, dll)      Rp    50.000,00
Kemasan plastik                                    Rp   100.000,00 +
Total                                              Rp 3.950.000,00

Notebook, modem, dan peralatan jahit mengalami penyusutan berikut :
Notebook dan modem digunakan 5 th :
1/60 bln x Rp 3.000.000,00                 =       Rp 50.000,00
Peralatan jahit digunakan selama 1 tahun :
1/12 bln x Rp 50.000,00                    =       Rp  4.200,00 +
Total penyusutan per bulan                         Rp 54.200,00

Biaya operasional per bulan
Belanja toples (Rp 700.000,00/minggu x 4 pekan)    Rp 2.800.000,00
Belanja aksesoris (Rp 100.000,00/minggu x 4 pekan) Rp   400.000,00
Kemasan plastik (Rp 100.000,00/minggu x 4 pekan)   Rp   400.000,00
Biaya listrik                                      Rp   150.000,00
Biaya pemasaran (modem internet)                   Rp   100.000,00
Biaya transportasi                                 Rp   300.000,00
Biaya penyusutan alat                              Rp    54.200,00 +
Total                                              Rp 4.204.200,00

Omset per bulan
Penjualan :
Toples plastik @ Rp 50.000,00 x 100 buah           Rp 5.000.000,00
Toples kaca @ Rp 62.500,00 x 50 buah               Rp 3.125.000,00+
Total omset per bulan                              Rp 8.125.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 8.125.000,00 - Rp 4.204.200,00      =           Rp 3.920.800,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)   =           1 bulan

Dengan memanfaatkan moment spesial lebaran sebaik-baiknya, tidak menutup kemungkinan bila Anda pun bisa mendatangkan omset besar dari bisnis lebaran. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Sumber gambar :
1. http://4.bp.blogspot.com/_Ml1kalLhBMM/S8g1cyuSW_I/AAAAAAAAASg/OQuxreXKK34/s320/Toples+hias+model+lily.jpg
2. http://kreasicantiqdien.blogspot.com/2011/03/menghias-toples.html
  •  
  •  
  •  
  •