Ramen Japanese Noodle

Video Praktisi

Tips Memulai Bisnis Bagi Pemula, Owners Gudeg Kaleng Mbak Yayah

Menurut catatan sejarah, Tokugawa Mitsukuni (Mito Komon) sering disebut sebagai orang Jepang yang pertama kali makan ramen. Masakan mi kuah ala Cina pertama kali dihidangkan untuk Tokugawa Mitsukuni. Pembuatnya adalah seorang ilmuwan Konghucu dalam pengasingan dari Dinasti Ming yang diundang untuk datang ke Domain Mito.

Ramen atau Mie khas jepang,mungkin bagi sebagian orang merupakan sesuatu yang baru. akan tetapi masyarakat luas pasti familiar sekali dengan makanan yang berbasis mie.

Karena masyarakat kita termasuk masyarakat yang ‘oriental’  maka ramen sudah pasti akan sangat bisa di terima oleh seluruh lapisan masyarakat

Ramen Japanese Noodle hadir sebagai nuansa baru bisnis makanan jepang yang menjawab permintaan pasar akan adanya sebuah layanan yang memungkinkan konsumen dapat menikmati hidangan Jepang (yang khas baik rasa maupun bahannya) dengan spesialisasi mie dengan cita rasa tinggi, dengan harga terjangkau.

Dengan sistem usaha yang telah kami bangun, memungkinkan patner/para calon patner usaha dengan mudah dapat mempelajari serta menduplikasikan sistem yang ada tanpa perlu membangun lagi, sehingga para calon patner dapat lebih mudah mengembangkan usahanya tanpa perlu memiliki pengalaman tertentu.

Dengan jumlah gerai yang semakin lebar saat ini maka Ramen Japanese Noodle menjadi peluang yang terbuka lebar bagi anda yang ingin mulai usaha dengan investasi yang relative rendah dan terjangkau. Dengan harga jual yang lebih terjangkau oleh setiap kalangan akan membuat pasar semakin tertarik untuk mencoba menu yang Ramen Japanese Noodle tawarkan.

Mengapa Investasi di Bisnis Ramen Japanese Noodle??

Ada beberapa hal yang membuat bisnis Ramen menjadi pilihan untuk berinvestasi. Diantaranya, cita rasa mie ramen yang terbukti digemari masyarakat. Dan mulai dikenalnya makanan ini oleh pecinta kuliner di berbagai kota membuat pangsa pasar terbuka luas di berbagai kota di Indonesia.

Beberapa keuntungan dari bisnis Ramen Japanese Noodle diantaranya sebagai berikut:

  • Tidak Perlu Pengalaman
  • Citarasa Ramen the japanese noodle terbukti digemari masyarakat
  • Telah membuka 2 cabang di Jogjakarta, 1 Semarang , 1 di Salatiga dan di padati pengunjung
  • Investasi minimal, pengembalian investasi cepat
  • Harga dan kualitas berani dan mampu bersaing dengan produk makanan sejenis
  • Pangsa pasar terbuka luas di berbagai kota di Indonesia
  • Mulai di kenal oleh pecinta kuliner di berbagai kota
  • Jaminan inovasi produk secara berkala
  • Penerapan metode pemasaran yang efektif

Saya yakin sekarang Anda pasti ingin mencobanya!

sumber gambar: Tim bisnisUKM