Pembuatan Kecap Ikan
Kecap adalah cairan jernih berwarna coklat yang mempunyai bau dan rasa yang khas serta banyak mengandung nitrogen terlarut dan garam. Kecap sebagai produk olahan sangat jarang atau bahkan tidak dikonsumsi secara langsung tetapi umumnya dijadikan bahan penyerta atau pemberi cita rasa pada masakan tertentu. Dengan demikian kecap berfungsi penyedap masakan atau ditambahkan pada nasi.
Kecap yang beredar di masyarakat digolongkan menjadi kecap asin dan kecap manis. Kecap asin mempunyai konsistensi yang encer, berwarna jernih dan mempunyai flavor seperti garam. Cita rasa yang khas ditimbulkan terutama berkaitan dengan senyawa-senyawa hasil biodegradasi protein yang berkombinasi dengan unsur-unsur gizi lain (lemak dan karbohidrat) yang terdapat dalam bahan makanan. Kecap dapat dibuat dari ikan-ikan ekonomis atau non ekonomis, isi perut atau dari berbagai macam jenis kerang-kerangan misalnya kupang.
Cara pembuatan kecap ikan tidak selalu sama. Masing-masing mempunyai cara tersendiri tergantung selera, kebiasaan serta ketrampilan si pembuat. Oleh karena itu kualitas produk yang dihasilkan juga berbeda-beda. Selain secara fermentasi dengan penambahan garam, kecap ikan dapat dibuat dengan cara hidrolisis enzimatis. Penambahan enzim pada pembuatan kecap ikan berfungsi untuk mempercepat hidrolisis protein.
Bahan dan Alat
Bahan :
Ikan, Enzim papain
Bumbu-bumbu :
Gula merah, Wijen, Laos, Pekak, Sereh, Ketumbar, Bawang putih, Kemiri, Daun salam
Alat-alat
Kompor, pisau, panci, blender, termometer, kain saring
Cara Pembuatan
1. Daging ikan yang sudah dihancurkan sebanyak 50 g dimasukkan ke dalam wadah berisi 250 ml air
2. Enzim dicampurkan dengan konsentrasi 0,6%
3. Diinkubasi pada suhu 50˚C selama 32 jam
4. Didiamkan selama 30 menit kemudian disaring dengan kain saring sehingga didapatkan hasil hidrolisa daging ikan yang siap dimasak
5. Mencampur hasil hidrolisa daging ikan dengan bumbu yang sudah disangrai terlebih dahulu, dan memasaknya selama 15 menit. Bumbu yan gditambahkan adalah gula merah, laos, sereh, bawang putih, daun salam, ketumbar, pekak, wijen, adas, dan kemiri.
6. Setelah selesai pemasakan, kecap yang dihasilkan disaring.
13 Responses to “Pembuatan Kecap Ikan”
Leave a Reply
Ebook Bisnis
- Ebook Panduan Bisnis Kreasi Bunga Kering
- Ebook Panduan Jitu Berbisnis Aneka Rasa Dodol
- Ebook Sukses Berbisnis Duplikat Kunci
- Ebook Panduan Bisnis Klinik Naturopathi
- Ebook Bahan Bakar Nabati (Bioetanol)
- Ebook Panduan Bisnis Aneka Olahan Kentang
- Ebook Panduan Bisnis Agribisnis Kelapa Terpadu
- Ebook Panduan Jitu Berbisnis Aneka Rasa Dodol
- Ebook Potensi Bisnis Pengembangan Minyak Atsiri di Indonesia
- Ebook Panduan Sukses Berbisnis Duplikat Kunci
Video Bisnis
- Peluang Bisnis Nata De Cassava
- Video Proses Pembuatan Baglog Jamur Tiram dan Budidayanya
- Video Pengolahan Keripik Jamur Tiram
- Video Kreasi Kerajinan Koran Bekas
- Video Panduan Bisnis Aneka Olahan Minyak Atsiri
- Video Panduan Bisnis Klinik Naturopathi
- Video Tutorial Sukses Berbisnis Duplikat Kunci
- Video Tutorial Aneka Olahan Ubi
- Video Tutorial Usaha Roti Manis dan Donut Seribuan
- Video Tutorial Bisnis Aneka Olahan Keripik Buah dan Sayur
Pelatihan Bisnis
- Pelatihan Budidaya Jamur
- Pelatihan Bisnis Pembuatan Duplikat kunci
- Pelatihan Bisnis Produksi Dragon Candy
- Pelatihan Pembuatan Aneka Olahan Ubi
- Pelatihan Pembuatan Kerajinan Kuningan dan Tembaga
Paket Bisnis
- Paket Bisnis Donat Seribuan
- Peluang Usaha Makanan Donat Bakar ( DOKAR )
- Investasi Tepat dengan Ramen Japanese Noodle











February 23rd, 2009 at 12:58 am
sangat menarik dan menjanjikan untuk dijadikan sebagai jenis usaha baru bagi masyarakat yang berada di wilayah pesisir yang memiliki akses lebih mudah terhadap ikan yang berada di wilayah pantai dan laut,
perlu sosialisasi yang itens agar kreatifitas pengoptimalan pengelolaan ikan bisa di ketahui oleh banyak pihak sehingga mampu melahirkan wiraswasta baru yang akan mampu membantu pemerintah untuk menekan angka pengangguran di indonesia.
March 25th, 2009 at 3:07 pm
sebagai salah satu bentuk diversifikasi produk berbasis ikan, pembuatan kecap ikan bisa menjadi alternatif pendapatan tambahan bagi nelayan
June 21st, 2009 at 8:49 pm
terimakasi telah membantu tugas kuliah saya. sukses ya…..!
semoga laris kecapnya.
July 21st, 2009 at 7:14 pm
kayaknya usaha ini sangat menjanjikan.
tolong minta info lebih lengkap tentang pengolahan di sertai gambar
serta cara memperoleh enzim papain yang disebutkan diatas.
thank`s
sukses selalu buat penulis
October 28th, 2009 at 12:05 pm
menurut saya secara pribadi ada beberapa hal yang menjadi tolok ukur dalam usaha ini:
1. Harus ada kajian ilmiah tentang budaya, ekonomi, sosial, agama.
2. Harus segera melakukan sertifikasi dan daftar kan ke badan BPOM.
3. Melakukan lomba antar usaha dari instansi terkait, misalnya Dinas Perindag.
4. Melakukan identifikasi bakteri terhadap produk hasil olahan.
5. Uji kelayakan tempat usaha dan serta peralatannya.
6. Melakukan inofasi terhadap kemasan produk hasil olahan
January 25th, 2010 at 9:20 pm
setelah membaca artikel tentang kecap saya jadi terarik untuk belajar lebih banyak, saya mohon untuk diberikan informasi lebih detail untuk proses pembuatannya..dan bagaimana unuk memdapakan enzim papain…karena bahan ini yang saya tidak mengeri…dan kalau tidak keberatan olong kirim ke email saya..terima kasih
priadi
061 77931396
March 4th, 2010 at 6:56 am
saya tertarik dengan cara pembuatan kecap ikan,…… bagaimana cara pembuatan enzim papain dan bagaimana cara mendapatkannya jika ada di jual.
March 18th, 2010 at 2:17 pm
produk kecap ikan msh sangat langka dan ini merupakan prospek y bagus buat usaha………….sekarang saya sdng melakukan uji coba kecap ikan dengan menggunakan enzim bromelin..klo boleh saya ingin studi banding ketempat anda….terima kasih
May 25th, 2010 at 1:30 pm
bgmn ciri-ciri kecap yang tidak kd klw d ikan??????
May 30th, 2010 at 1:15 am
aPAKAH BERSEDIA MEMBERIPELAJARAN MENJAHIT DIDAERAH MALUKU ATAU TEKNIK TEPAT GUNA UNTUK MEMBUAT TEMPE,KECAP DLL ,MOHON INFO LENGKAP
June 1st, 2010 at 1:43 pm
bisa ngak ya saya mendapatkan cara pembuatan yang lebih mendetail….
karena saya akan sedang KKN dan akan melakukan pelatihan usah atersebut.
terima kasih
June 21st, 2010 at 3:06 pm
bagus banget artikelnya….
makasih sebelumnya karena saya mendapatkan manfaatnya setelah membaca blog anda?
August 23rd, 2010 at 12:16 pm
[...] ikan sungai atau danau sangat cocok dibudidaya pada perairan yang tenang ataupun kolam. Toleransi ikan ini terhadap salinitas sangat tinggi, sehingga selain pada perairan tawar, nila juga sering [...]