Pontianak terkenal dengan sebutan daerah katulistiwa yang subur, terkenal juga dengan sungai kapuas dan makanan aneka olahan lidah buaya yang lezat. Namun bila anda berkunjung ke Pontianak, jangan lupa untuk menikmati salah satu menu kuliner andalannya yang lain, yaitu pisang goreng Pontianak. Sebab, pisang goreng Pontianak telah menjadi icon wisata kuliner disana. Pisang goreng memang merupakan salah satu makanan yang sudah akrab dikalangan masyarakat Indonesia. Ada banyak jenis pisang goreng di Indonesia. Lalu apa keistimewaan pisang goreng Pontianak ini?

Video Praktisi

Strategi Pemasaran Menjalankan Usaha Konveksi

Dibanding pisang goreng lainnya, Pisang Goreng Pontianak memiliki sesuatu yang unik dikarenakan adanya kremesan yang membungkus pisang goreng tersebut, sehingga akan terasa sangat renyah saat di kunyah. Namun tepung/keremesnya tidak terlalu banyak, sehingga, bentuk asli pisang masih terlihat. Pisang goreng Pontianak adalah jajanan dengan bahan dasar berupa pisang kepok yang dilapisi dengan tepung terigu, telur, dan kapur, serta berbentuk kipas.

Proses penggorengan pisang goreng Pontianak dilakukan dua kali. Pisang yang digoreng matang dapat tahan hingga seharian, namun pisang yang digoreng setengah matang dapat tahan disimpan hingga 4 hari. Jadi cocok untuk dijadikan oleh-oleh bila Anda berkunjung ke Pontianak. Jika ingin dikonsumsi tinggal digoreng kembali. Selain rasa original pisang yang lezat, pisang goreng ini akan terasa lebih nikmat jika ditambah rasa coklat, susu, pandan, durian, blueberry, strawberry, kacang, nangka, mocca, keju dan lain-lain.

Ternyata pisang goreng Pontianak tidak hanya terkenal didaerahnya, namun telah menyebar ke kota-kota lain seperti Jakarta. Pengunjungnya bahkan rela antri berderet-deret panjangnya untuk dapat menikmati pisang goreng kres ini. Ingin mencoba membuat pisang goreng Pontianak yang kres ini, simak langkah-langkah berikut:

Ingredients:
Bahan :

  1. 1 sisir (10 buah) pisang kapok.
  2. 1½ lt minyak goreng.
    Bahan Pencelup:
  3. 125 tepung terigu protein sedang
  4. ¼ sdt garam
  5. 250 ml air
  6. 1 sdm tepung beras
  7. 1½ sdm gula tepung

Bahan Kremesan :

  1. 1 lt air
  2. 240 gr tepung beras
  3. 45 gr tepung sagu tani
  4. 1 sdm garam
  5. 20 gr gula merah, disisir halus
  6. 2 kuning telur
  7. pewarna kuning tua secukupnya (boleh tidak dipakai)

Cara Pembuatan:

  1. Potong pisang seperti kipas melebar. Sisihkan.
  2. Aduk bahan pencelup sampai rata.
  3. Aduk bahan kremesan sampai rata.
  4. Panaskan minyak goreng. Tuang satu sendok sayur adonan kremesan. Biarkan mengambang. Kecilkan api. Kumpul-kumpulkan adonan sehingga menyatu.
    Celup pisang ke bahan pencelup. Masukkan ke bagian tengah kremesan yang sudah dikumpulkan. Lipat kremesan hingga menutupi pisang.
  5. Goreng sampai matang.

Tips :

Pemilihan pisang harus tepat. Jika terlalu masak atau masih mengkal, rasa pisang akan berubah. Pisang yang masih mengkal akan memberikan hasil yang bagus karena pisangnya masih kering, rasanya agak sepat. Begitupula jika pisang terlalu masak hasil gorengannya tidak bagus, karena terlalu berair.

Berikan daun pandan pada minyak yang akan digunakan untuk menggoreng agar pisangnya memiliki aroma yang harum.
Menggoreng pisang kremes lebih baik menggunakan 2 penggorengan yang masing-masing diisi minyak panas. Penggorengan pertama digunakan untuk menuang bahan kremes hingga melipat adonan. Penggorengan kedua digunakan untuk mematangkannya.
Pada saat menuang bahan kremesan minyak harus benar-benar panas agar bahan kremesan naik dan mengambang.
Setelah bahan kremesan mengambang, kecilkan api agar bahan kremesan tidak cepat kering.