provinsi malukuMaluku Utara merupakan daerah hasil pemekaran dari Provinsi Maluku yang resmi berpisah pada tanggal 12 Oktober 1999. Terletak di bagian utara Kepulauan Maluku, daerah tersebut berada pada koordinat 30° LS dan 30° LU serta 124°-129° BT. Sedangkan secara geografis, Maluku Utara berbatasan langsung dengan Laut Halmahera di sebelah Timur, Laut Maluku di bagian barat, Samudera Pasific di sebelah utara, dan berbatasan dengan Laut Seram di sebelah selatan.

Video Praktisi

Kiat Memulai Bisnis Cokelat Ndalem Jogja

Provinsi yang beribukota di Sofifi, Kecamatan Oba Utara ini terdiri dari 395 pulau dan 64 dari pulau-pulau tersebut kini sudah berpenghuni. Dengan luas wilayah mencapai 140.255,32 km2, Maluku Utara memiliki 6 daerah kabupaten dan 2 wilayah kota. Meliputi Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Kepulauan Sula, Kota Ternate dan Kota Tidore.

Berbagai macam potensi daerah pun kini berhasil dikembangkan Maluku Utara dan menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di provinsi tersebut. Nah, untuk menggali lebih jauh mengenai potensi-potensi di wilayah Maluku Utara, berikut ini kami informasikan beberapa sektor unggulan yang terdapat di daerah tersebut.

Sektor Perkebunankakao
Potensi perkebunan di wilayah Maluku utara yang cukup berkembang adalah perkebunan kelapa, kakao (pohon cokelat), serta tanaman rempah-rempah seperti misalnya cengkeh. Dari seluruh wilayah yang ada di Provinsi Maluku Utara, kabupaten yang paling produktif menghasilkan komoditas perkebunan antara lain Kabupaten Halmahera Selatan, Halmahera Utara, dan Halmahera Barat. Bahkan hasil produksi tanaman kakao Maluku Utara kini berhasil menembus pasar ekspor dan mendatangkan devisa bagi negara serta menjadi sumber pendapatan tambahan bagi pemerintah daerah setempat.

Sektor Peternakan
Hewan ternak yang dikembangkan masyarakat Maluku Utara adalah sapi potong, dan unggas-unggasan seperti ayam buras, ras pedaging, ras petelur, serta itik. Masih banyaknya lahan kosong, kebun kelapa, dan hamparan padang ternak di Maluku Utara mendorong perkembangan sektor peternakan di daerah tersebut semakin hari menunjukan peningkatan yang cukup pesat. Tidaklah heran bila sebagian besar penduduk di daerah tersebut kini memilih untuk memelihara hewan ternak guna mencukupi kebutuhan protein keluarganya dan mengharapkan tambahan penghasilan setiap harinya.

Sektor Perikanan dan Kelautan
Luas perairan di wilayah Maluku Utara yang mencapai 76,28% membuat potensi perikanan dan kelautan di daerah tersebut berkembang sangat maksimal. Setiap tahunnya dihasilkan 211.590 ton ikan pelagis besar seperti ikan tuna, ikan cakalang, ikan tongkol, ikan kakap dan tengiri. Sedangkan potensi ikan pelagis kecil (teri, kembung, selar, dan julung) bisa mencapai 169,843,33 ton setiap tahunnya, ikan demersal seperti ikan kakap merah, lencan, ekor kuning, dan baronang sebesar 1135.005,24 ton per tahun, ikan karang sebesar 97,801,78 ton per tahun, potensi lobster sebesar 11.999,74 ton per tahun, cumi-cumi sebesar 35.072,18 ton per tahun, dan udang penied sebesar 26.545,26 ton per tahun.

Disamping potensi hasil laut yang cukup melimpah, potensi budidaya ikan di daerah Maluku Utara juga mulai menunjukan hasil yang cukup besar. Misalnya saja seperti ikan kerapu yang setiap tahunnya menghasilkan panen hingga 38.484 ton, budidaya rumput laut dengan hasil 16.387 ton per tahun, budidaya ikan nila dan ikan mas sebesar 19.682 ton per tahun, serta budidaya udang windu yang berhasil panen hingga 3.556 ton per tahunnya.

Sektor Pariwisata
Membicarakan potensi wisata di daerah Maluku Utara memang sangat beragam, mulai dari wisata budaya dan purbakala sampai potensi wisata alam yang menyuguhkan pesona laut Maluku semuanya berhasil memanjakan para wisatawan lokal maupun internasional. Kesultanan Moloku Kie Raha, serta sejarah Kadaton Sultan Ternate dan Tidore menjadi beberapa alternatif objek wisata budaya yang wajib dikunjungi para wisatawan yang datang ke Provinsi Maluku Utara. Sedangkan untuk wisata alamnya yang cukup menawan adalah taman laut Maluku yang dipenuhi berbagai macam ikan hias, wisata alam batu lubang yang tersebar di berbagai daerah, serta hutan taman nasional yang memiliki koleksi flora dan fauna cukup beragam.

Besarnya potensi bisnis daerah Maluku Utara kini menjadi aset yang sangat berharga bagi masyarakat sekitar dan pemerintah Indonesia pada umumnya. Dengan mengembangkan seluruh potensi yang ada di daerah Maluku Utara, diharapkan bisa meningkatkan perekonomian daerah lokal dan meningkatkan sumber pendapatan devisa negara. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Sumber gambar :
1. http://3.bp.blogspot.com/_FDO46hTmeu0/TVDaS0xBjyI/AAAAAAAAAKw/ZGELvrZ-LKA/s1600/mal%2B001.jpg
2. http://infokorupsi.com/datafile/id/images/korupsi/p4e42219aae4dd_6.jpg