Inspirasi Bisnis

Sekilas Mengenal Potensi Kabupaten Grobogan

kacang kedelaiMembicarakan Kabupaten Grobogan, mungkin masih banyak masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui letak pasti daerah tersebut. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Blora di sebelah timur, Kabupaten Ngawi, Sragen, dan Boyolali di selatan, Kabupaten Semarang di bagian barat, serta Kabupaten Demak, Kudus, dan Pati di sebelah utara, Daerah Grobogan merupakan salah satu bagian dari Provinsi Jawa Tengah yang memiliki pusat pemerintahan (beribukota) di Purwodadi.

Meskipun daerah tersebut tidak setenar kota-kota besar lainnya, namun Kabupaten Grobogan merupakan salah satu daerah terluas kedua di Jawa Tengah dengan luas wilayah sekitar 1.975,86 km2 dan memiliki jumlah penduduk kurang lebih 1.404.770 jiwa pada tahun 2010 silam. Secara administratif, sedikitnya terdapat 19 kecamatan yang bernaung di daerah tersebut dan dibagi menjadi 273 desa dan 7 kelurahan yang pusat pemerintahannya berada di Kecamatan Purwodadi.

Luas wilayahnya yang cukup besar dan letaknya yang cukup strategis, menjadikan Kabupaten Grobogan memiliki potensi bisnis daerah yang cukup potensial. Dengan memanfaatkan lahan pertanian yang cukup produktif dan letak wilayahnya yang berada di jalur pemasaran yang sangat strategis, sekarang ini Kabupaten Grobogan mulai berkembang secara signifikan dan sektor industrinya pun mulai tumbuh subur sehingga perekonomian masyarakat setempat semakin hari terus meningkat.

Untuk mengetahui potensi bisnis apa saja yang mulai berkembang masyarakat di Daerah Grobogan, berikut ini kami informasikan beberapa produk unggulan yang memiliki daya saing serta nilai ekonomi cukup tinggi.

Tanaman Pangan
Memiliki lahan pertanian yang cukup produktif, ternyata menjadikan Kabupaten Grobogan sebagai salah satu daerah penghasil tanaman pangan yang sangat potensial. Beberapa tanaman pangan yang banyak dikembangkan masyarakat Grobogan antara lain padi (padi sawah dan padi ladang), jagung, serta kedelai. Bahkan menurut data yang kami peroleh dari daerah setempat, tingkat produksi padi pada tahun 2009 silam mencapai 635.865 ton, jagung sekitar 447.416 ton, dan menjadi pemasok kedelai terbesar bagi Jawa Tengah, yang setiap tahunnya terus mengalami peningkatan hasil panen yang cukup besar.

Budidaya Melon dan Semangkakabupaten grobogan
Selain menjadi produsen tanaman pangan, Kecamatan Penawangan dan Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah juga menghasilkan melon dan semangka yang kualitasnya cukup unggul. Para petani mengakui jika komoditas melon dan semangka di daerahnya menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Sehingga masyarakat mulai mengembangkan budidaya melon dan semangka sebagai mata pencaharian utama mereka setiap harinya.

Sapi Potong
Kabupaten Grobogan dikenal sebagai sentra sapi potong di Jawa Tengah. Jika dibandingkan dengan 35 kabupaten lainnya di provinsi tersebut, Grobogan merupakan kabupaten tertinggi dalam memproduksi sapi potong. Menurut data dari Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan, di akhir tahun 2010 yang lalu jumlah populasi sapi di daerahnya mencapai 137.843 ekor dan tersebar di setiap kecamatan.

Industri Genteng
Perkembangan industri genteng di daerah Grobogan belakangan ini semakin berkembang pesat. Beberapa daerah yang mulai memproduksi genteng antara lain Desa Karangasem, Tegalrejo, Kecamatan Wirosari dan Dusun Gedong, Desa Tegalsumur, Kecamatan Brati. Tingginya aktivitas produksi genteng press di Kabupaten Grobogan, mendorong para pelaku UKM untuk memperluas pemasarannya hingga menjangkau ke luar daerah.

Industri mebel
Kreativitas yang dimiliki masyarakat Grobogan menjadi modal awal bagi mereka untuk mengembangkan industri mebel di daerah tersebut. Sampai hari ini saja, sedikitnya terdapat sekitar 117 orang pelaku usaha mebel dengan tingkat rata-rata produksi mebel/furniture mencapai 60.385 buah. Kedepannya, beragam produk yang dihasilkan pelaku usaha mebel di Grobogan perlu dikembangkan menjadi skala industri yang lebih besar dan mampu menjangkau pasar nasional maupun pasar internasional.

Kerajinan Bambu  
Disamping industri mebel yang mulai bersinar, beberapa daerah di Kabupaten Grobogan kini menjadi pusat kerajinan bambu yang cukup dikenal masyarakat luas. Sebut saja seperti Desa Teguhan, Kecamatan Grobogan, Desa Terkesi, Jenengan, Kecamatan Klambu, dan Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, sebagian besar masyarakatnya memilih menjadi pengrajin bambu karena minat konsumennya masih sangat besar. Beberapa produk kerajinan yang dihasilkan masyarakat antara lain sangkar burung, kandang ayam, anyaman bambu, dan lain sebagainya.

Semoga informasi tentang sekilas mengenal potensi kabupaten grobogan ini bisa memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca dan memotivasi seluruh masyarakat di Indonesia untuk mulai mengoptimalkan seluruh potensi yang ada di daerahnya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.

Sumber gambar :
1. http://assets.jaringnews.com//3/2011/09/18/8c8df7ad42994d96d358c0b0a907d2cc_1.jpg
2. http://4.bp.blogspot.com/_2Ro-n0okCzk/TFvAUHoSO5I/AAAAAAAAAAw/CiHO6_sPKaQ/s1600/semangka1.jpg