Manajemen UKM

Sisihkan Laba Usaha Untuk Pengembangan Bisnis Anda

keuangan usahaSelain mengharapkan laba usaha yang cukup besar, setiap pelaku usaha tentunya menginginkan bisnisnya bisa berkembang dengan pesat. Namun, sayangnya tidak semua pengusaha mempersiapkan perencanaan dananya dengan matang, sehingga tidak heran bila sampai hari ini banyak pelaku usaha yang masih kesulitan untuk mengembangkan unit usaha yang mereka jalankan.

Kendala seperti ini tentunya tidak hanya dialami oleh segelintir pelaku usaha. Biasanya, sebagian besar pelaku usaha mengesampingkan dana pengembangan usaha, sehingga setiap keuntungan yang mereka dapatkan hanya dihabiskan untuk mencukupi kebutuhan pribadinya. Kondisi seperti ini tentunya memberikan efek yang kurang baik bagi perkembangan bisnis Anda.

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Peluang usaha minuman dengan 100% keuntungan milik mitra, Dapatkan Promo Paket Nyoklat Super.

Karenanya, bagi Anda para pemula yang ingin terjun di dunia usaha, berikut kami informasikan beberapa tips bisnis yang bisa dijalankan untuk mulai belajar menyisihkan laba usaha untuk pengembangan unit usaha.

Pertama, hitung terlebih dulu berapa pendapatan bersih dan berapa modal yang anda keluarkan. Dengan mengetahui besarnya modal dan penghasilan yang Anda dapatkan setiap bulannya, maka Anda bisa mengetahui dengan jelas seberapa besar laba usaha yang Anda dapatkan dari peluang bisnis yang dijalankan. Setelah mengetahui besarnya laba, Anda bisa mulai mengatur keuangan usaha sesuai dengan kebutuhan yang ada.

laba-usahaKedua, mengelola laba usaha sesuai dengan kebutuhan. Setelah Anda mengetahui besarnya laba usaha yang diterima setiap bulannya, selanjutnya pilah dana tersebut sesuai dengan kebutuhan yang ada. Misalnya Anda menerima omzet per bulan sebesar Rp 5 juta dan menghabiskan modal usaha sekitar Rp 3 juta, maka keuntungan bersih yang Anda terima pada bulan tersebut sebesar Rp 2 juta. Dari keuntungan Rp 2 juta tersebut, Anda bisa mengambil Rp 1 juta untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dan sisanya lagi yang sebesar Rp 1 juta bisa Anda masukkan ke dalam tabungan usaha yang sengaja Anda buat untuk perencanaan bisnis Anda.

Ketiga, Anda bisa membuka beberapa rekening tabungan untuk memisahkan dana usaha dan dana pribadi. Agar Anda tidak kerepotan dalam memilah keuangan usaha, Anda bisa membuka beberapa rekening bank untuk membedakan dana usaha anda, tabungan pribadi Anda, dan tabungan khusus untuk pengembangan bisnis Anda. Dengan begitu, arus keuangan Anda bisa terlihat dengan jelas dan resiko bercampurnya keuangan usaha dengan dana pribadi bisa terhindari.

Semoga informasi keuangan umkm yang mengangkat judul tentang sisihkan laba usaha untuk pengembangan bisnis Anda ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca dan membantu para pemula yang masih bingung mengelola laba usaha yang diterima setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar :
1. http://3.bp.blogspot.com/-vjjrZp1nknY/UEWdEQH92JI/AAAAAAAAATo/_KFWaJNMMpI/s1600/laporan-keuangan.jpg
2. http://extrememoneysaving.com/wp-content/uploads/2012/09/money-in-jar.jpg