kesan pertama pada pelangganMenciptakan kesan terbaik di awal perjumpaan, menjadi salah satu tugas utama pelaku pasar untuk mendatangkan banyak pelanggan. Ketika pertemuan pertama memberikan kesan yang positif pada calon pelanggan, maka tidak menutup kemungkinan bila pertemuan berikutnya bakal berlangsung dengan lancar dan mendatangkan transaksi cukup besar setiap bulan.

Namun begitu juga sebaliknya, apabila kesan pertama yang ditinggalkan mengecewakan, maka bisa dipastikan bila konsumen Anda bakal berpaling ke produsen lain dan kerjasama yang ditawarkan bisa terancam gagal karena kesan pertama yang diciptakan kurang mengena di hati para konsumen.

Karenanya, untuk menghindari resiko tersebut. Berikut kami informasikan beberapa tips pemasaran yang bisa Anda jalankan untuk menciptakan kesan pertama pada pelanggan.

  • Pancarkan energi positif ketika bertemu dengan calon konsumen. Yang dimaksudkan dengan energi positif disini adalah memperlihatkan antusiasme serta kesiapan dari dalam diri Anda ketika bertemu dengan calon konsumen. Setiap konsumen tentunya akan senang apabila Anda menyampaikan informasi dengan penuh antusias, memiliki bahasa tubuh yang bersahabat, selalu bersikap ramah, serta tidak terlihat muram di depan para konsumen. Kesan seperti inilah yang perlu Anda ciptakan untuk memancing respon positif dari para konsumen.
  • Penampilan menjadi faktor pendukung yang tak bisa diabaikan. Meskipun ada pepatah yang mengatakan “Don’t judge a book by its cover” atau jangan menilai kemampuan seseorang dari penampilannya, namun sebagai seorang pelaku pasar penting bagi kita untuk menjaga penampilan agar konsumen merasa senang dan nyaman berkomunikasi dengan kita. Pastikan bahwa Anda telah berpakaian dengan rapi, bersih, dan wangi, karena penampilan kita menjadi salah satu alat efektif untuk menghimpun kepercayaan konsumen.pelanggan
  • Percaya diri ketika meyakinkan calon konsumen. Sebagai seorang pelaku pasar, jangan sampai Anda terlihat gugup, takut, kebingungan, dan salah tingkah ketika menghadapi calon konsumen. Hal ini perlu Anda perhatikan, karena seberapa tinggi kepercayaan diri yang Anda miliki akan mempengaruhi posisi tawar Anda di depan konsumen. Biasanya pelaku pasar yang masih sering gugup ketika menghadapi konsumen dianggap kurang berkompeten, sehingga banyak konsumen yang mengabaikan penawaran Anda.
  • Sesuaikan sikap dan perilaku Anda dengan budaya masyarakat setempat. Setiap konsumen tentunya memiliki adat istiadat, norma, atau budaya yang berbeda-beda. Karena itu sebelum melakukan penawaran, tidak ada salahnya bila Anda melakukan pendekatan dengan menyesuaikan budaya masyarakat yang ada di sekitarnya. Misalnya saja Anda menemui konsumen yang beragama muslim, maka tidak ada salahnya bila Anda mengucapkan salam (assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh) ketika melakukan pertemuan.
  • Jadilah pendengar yang baik bagi konsumen Anda. Meskipun tugas seorang penjual memberikan info selengkap-lengkapnya kepada calon konsumen, tetapi jangan pernah menguasai pembicaraan sehingga mengabaikan pendapat konsumen Anda. Sebagai calon pembeli, tentunya mereka juga ingin didengar dan mendapatkan solusi efektif dari permasalahan yang mereka hadapi. Karena itu sebelum mencarikan solusi bagi konsumen Anda, berusahalah menjadi pendengar yang baik dan biarkan konsumen Anda menceritakan permasalahan yang sedang mereka hadapi

Nah, semoga informasi tentang strategi pemasaran ciptakan kesan pertama pada pelanggan ini bisa memberikan tambahan wawasan bagi pembaca dan membantu para pelaku usaha untuk meningkatkan omzet penjualan setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar :
1. http://pingler.com/blog/wp-content/uploads/2011/11/First-Impressions-300x300.jpg
2. http://sales-selling.com/wp-content/uploads/2012/02/The-Business-of-Loyalty-Bringing-Your-Customers-Back.jpg