Strategi Promosi Jelang Lebaran, Pahami Trend Perubahan Konsumen!

Strategi promosi jelang lebaran pahami trend perubahan konsumen

Memasuki minggu ketiga bulan ramadhan, penjualan online mengalami peningkatan apalagi setelah masyarakat menerima THR.

Bicara soal lebaran, ternyata tak hanya persiapan tradisi mudik saja yang kini sudah ramai diperbincangkan orang. Bagi kalangan pengusaha, hari raya Idul Fitri juga menjadi satu moment spesial untuk mengeruk keuntungan. Bagaimana caranya?

Tunjangan Hari Raya atau istilah kerennya THR yang diterima hampir seluruh masyarakat di Indonesia, menjadi satu alasan mengapa berbisnis jelang lebaran sangat menggiurkan. Sebab, di hari-hari ini konsumen mengalami perubahan perilaku. Dari yang biasanya perhitungan, kini lebih loyal dalam membelanjakan uangnya.

Nah, agar kamu tak ketinggalan moment ini, sebaiknya kamu pahami dulu trend perubahan konsumen sebelum mempersiapkan strategi promosi jelang lebaran! Yuk intip informasinya selengkapnya di bawah ini.

Pertama, Biasanya Jelang Lebaran Konsumen Lebih Royal dalam Berbelanja

Idealnya THR lebaran tidak dihabiskan untuk berbelanja, tapi fakta di lapangan hampir semua uang tunjangan yang didapatkan konsumen di Indonesia habis untuk berbelanja baju baru, tiket mudik ke kampung halaman, dan aneka makanan ringan untuk hidangan hari lebaran.

Baik dalam urusan perut atau yang lainnya, masyarakat Indonesia justru relatif lebih boros dan royal membelanjakan uangnya saat lebaran. Bahkan, jumlah pembelanjaan produk fashion jelang lebaran bisa meningkat sebanyak 100% di Indonesia. Ini semua karena tradisi baju baru di hari lebaran!

Kedua, Konsumen Kurang Peka Terhadap Kenaikan Harga di Saat Lebaran

Sekali lagi, masyarakat Indonesia ini luar biasa konsumtif jelang lebaran. Jika di bulan biasa mereka bisa jadi hitung- hitungan dan banyak mikir soal harga, maka di memasuki bulan Ramadhan terutama jelang lebaran, konsumen cenderung mengabaikan harga dan memberikan banyak toleransi.

Baca Juga Artikel Ini :

Sukses Usaha Rumahan Menjelang Lebaran

Transaksi Toko Kue Online Meningkat Jelang Lebaran

Selain karena faktor menerima THR ( Tunjangan Hari Raya ), rupanya masyarakat juga sudah menganggap  harga jelang lebaran itu normal- normal saja kalau lebih mahal. Jadi kalau sudah sreg dengan produk tertentu, konsumen tidak akan berpikir dua kali untuk membelinya. So, buat jangan ragu membuat strategi promosi jelang lebaran yang menarik seperti misalnya beli dua gratis 1, atau diskon 50% meski sebelumnya harga produk sudah kamu naikkan dua kali lipat.

Ketiga, Khusus Pebisnis Online Cermati Perubahan Waktu Berbelanja Konsumen di Bulan Ramadhan!

Di awal bulan ramadhan, biasanya umat muslim masih fokus menjalankan ibadah puasa dan tarawih. Jadi tidak perlu kaget kalau orderan sepi, karena aktivitas online masyarakat mengalami perubahan. Beberapa waktu yang potensial untuk konsumen berbelanja antara lain setelah sahur, menjelang maghrib dan setelah shalat  Tarawih selesai. 

Memasuki minggu ketiga bulan ramadhan, penjualan online mengalami peningkatan apalagi setelah masyarakat menerima THR. Jelang hari Raya Idul Fiti produk yang paling banyak diburu biasanya fashion khususnya baju muslim, kemudian kue kering, dan oleh-oleh untuk sanak saudara di kampung halaman. Untuk meningkatkan omzet penjualan hingga berlipat-lipat, sebaiknya buat strategi promosi jelang lebaran yang menarik minat calon konsumen.