“Rambutan Goreng” Camilan Unik dari Jambi
September 8, 2009
Seperti halnya fashion, buah-buahan pun memiliki masa tren nya sendiri-sendiri. Misalnya saja rambutan. Rambutan merupakan sebagian dari komoditas buah yang mendapat prioritas untuk dikembangkan. Umumnya rambutan berbunga pada akhir musim kemarau dan membentuk buah pada musim hujan, antara bulan September atau November hingga februari.
Rambutan (Nephelii lappacei) banyak ditanam sebagai pohon buah, terkadang ditemukan sebagai tumbuhan liar,terutama di luar Jawa. Tumbuhan tropis ini memerlukan iklim lembab dengan curah hujan tahunan paling sedikit 2000 mm. Rambutan merupakan tanaman dataran rendah hingga ketinggian 300-600 dpl. Selengkapnya »
Hand Made“ Kelom Geulis“ Tasikmalaya
September 4, 2009
Tasikmalaya, sebuah kabupaten di timur Bandung, berjarak kira-kira 100 kilometer dari Ibukota Jawa Barat itu beberapa hari ini santer menjadi perbincangan khalayak ramai. Gempa berkekuatan 7,3 SR telah memporak porandakan sebagian kota tasikmalaya. Sebelum peristiwa gempa tasik terjadi, mungkin tidak banyak orang yang mengenal tasik.
Namun dalam ulasan kali ini, bukan gempa tasik yang akan dibahas. Dalam tulisan kali ini kita akan mencoba mengungkapkan potensi besar yang dimiliki Tasikmalaya. Salah satunya yaitu potensi kerajinan. Salah satu potensi kerajinan khas Tasikmalaya yang potensial adalah kelom geulis. Selengkapnya »
Mutiara Hijau Kalimantan Barat
July 18, 2009
Lidah buaya/Mutiara Hijau (Aloevera) merupakan salah satu dari 10 jenis tanaman terlaris didunia yang telah dikembangkan oleh negara-negara maju seperti Amerika, Australia dan negara di benua Eropa. Salah satu daerah sentra lidah buaya di Indonesia adalah Kalimantan Barat. Memang lidah buaya merupakan komoditas unggulan Kalimantan Barat yang unik dan telah menjadi ciri khas Provinsi ini.
Intensitas penyinaran matahari yang baik di daerah ini sangat sesuai untuk pertumbuhan Lidah Buaya. Tanaman lidah buaya yang berasal dari Kalimantan Barat merupakan varietas terunggul di Indonesia bahkan diakui keunggulannya di dunia. Tanaman Lidah Buaya Kalimantan Barat dapat mencapai berat rata-rata 1,2 kg per helai daunnya dalam umur 8 bulan sampai 1 tahun. Di Kalimantan Barat, per kilogram lidah buaya dijual dengan harga Rp 1.500-Rp 2.000. Selengkapnya »
Mengenal Getuk Goreng Oleh – Oleh Khas Sokaraja, Banyumas.
July 15, 2009
Jogjakarta boleh punya bakpia, Semarang punya lumpia, tapi Sokaraja punya getuk goreng. Sokaraja merupakan kota kecil yang terletak sekitar 7 km timur Kota Purwokerto, kabupaten Banyumas. Kota yang masyarakatnya menggunakan bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan atau ngapak ini memang dikenal sebagai pusat oleh-oleh getuk goreng. Bagi anda yang pernah melewati jalur utama selatan Jakarta-Bandung-Jogjakarta-Wonosobo pasti pernah melihat sejumlah pedagang yang menjajakan oleh-oleh getuk goreng. Salah satu kawasan yang menjadi pusat oleh – oleh ada di disepanjang Jl. Jenderal Sudirman Sokaraja.
Biasanya saat musim liburan sekolah, tahun baru, natal dan menjelang atau sesudah lebaran, kawasan ini ramai dipadati wisatawan yang ingin membeli getuk goreng sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman. Selengkapnya »
Melirik Peluang Usaha Telur Asin Aneka Rasa
July 13, 2009
Julukan kota telur asin lekat dengan kota Brebes sebagai penghasil telur asin terbesar di pulau Jawa. Telur asin memang menjadi produk unggulan. Bukan hanya sekadar usaha rumah tangga, tapi telah menjadi bagian mata pencaharian sebagian warga. Telur asin brebes memang terkenal akan kelezatannya, kuning telurnya masir, dan rasa asinnya pas. Saat dibelah, dari kuning telurnya akan meleleh minyak seperti madu. Jadi jika anda singgah ke kota brebes jangan lupa membeli telur asin Brebes yang sudah tersohor ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga atau teman. Selengkapnya »
PT Golden Bell Ciptakan Inovasi Martabak Bolu
January 8, 2009
Bisnis Oleh – oleh “Kagak Ada Matinye”
September 7, 2007
Tiada habis-habisnya cemilan dan makanan khas berbagai daerah di Nusantara jadi ‘tambang’ bisnis. Dari yang tradisional hingga hasil eksperimen baru dan masih banyak peluang yang bisa digali.
Semangat untuk mengali makanan khas tradisional ini, selain dipelopori oleh perusahaan berskala besar, eksposur media televisi terhadap hal ini ikut mendukung. Ambil contoh, pada 29-30 Juni lalu di Jakarta digelar hajatan ‘Festival Jajanan Banggo 2007′. Acara ini menghadirkan sekitar 50 pedagang dengan racikan menu makanan yang istimewa. Di sini pengujung dapat menyicip aneka makanan tradisional Nusantara, bahkan yang nyaris punah.Termasuk makanan khas Betawi seperti Gabus Pucung atau soto tangkar dan sate kuah khas H.Diding(almarhum).
Selengkapnya »









