Video Praktisi

Menanggapi Adanya Pasar Jenuh

Buah sukun (Artocarpus communis) merupakan bahan pangan alternatif yang cukup prospektif untuk dikembangkan diberbagai daerah. Kandungan gizi buah sukun cukup baik. Selain karbohidrat, protein, dan lemak, buah sukun juga mengandung vitamin B1, B2, dan vitamin C, serta mineral (kalsium, fosfor, dan zat besi). Kandungan air dalam buah sukun cukup tinggi, yaitu sekitar 69,3 %.

Buah sukun segar bisa langsung dimanfaatkan sebagai bahan pangan dengan cara direbus, digoreng maupun dibakar. Namun selain itu, ternyata buah sukun juga enak jika diolah menjadi aneka jenis roti.  Dengan mengolah buah sukun menjadi aneka jenis roti maka dapat meningkatkan nilai ekonomisnya. Sebelum dibuat menjadi aneka roti buah sukun terlebih dahulu dibuat menjadi tepung.Daging buah yang telah dikeringkan dapat dijadikan tepung dengan kandungan pati sampai 75%, 31% gula, 5% protein, dan sekitar 2% lemak.

1. Pengolahan Buah Sukun Menjadi Tepung Sukun :

  • Pilih buah sukun yang sudah tua.
  • Kupas kulitnya dan potong – potong menjadi ukuran yang lebih kecil.
  • Lakukan pemblansiran (5-10 menit).
  • Dijemur hingga kering.
  • Sukun kering ditumbuk.
  • Diayak dan dibersihkan.
  • Dijemur sampai menjadi tepung yang bersih.

Biasanya pada musim kemarau penjemuran menghabiskan waktu 3 hari. Tujuan dari pemblansiran atau pengukusan adalah untuk menghindari warna coklat pada buah sukun yang telah dikupas.

2. Pembuatan Aneka Roti Dari Tepung Sukun

a. Roti tart tepung sukun
Bahan-bahan yang digunakan :

8 butir telur, 2 ons gula pasir, 2 ons tepung sukun, 1 sendok makan avalet, 2 ons mentega dicairkan, 1 sendok makan panili

Cara pembuatan :

  • Kocok telur dan gula  hingga mengembang.
  • Masukkan ovalet, bubuk powder, tepung sukun,dan mentega, kemudian kocok hingga rata.
  • Tuangkan ke dalam loyang yang telah diolesi mentega.
  • Bakar hingga kuning kemudian diangkat,selanjutnya bisa dihias sesuai dengan selera/seni dengan butter cream yang telah diberi warna sesuai selera.

b. Bolu Sukun
Bahan –bahan yang digunakan :

1 gelas tepung sukun,4 butir telur,1,5 ons gula, 1 bungkus panili, 1,5 ons mentega cair.

Cara Pembuatan :

  • Campur telur, gula, ovalet, panili  kemudian dikocok hingga warnanya putih.
  • Masukkan tepung sukun kedalam kocokan pertama, kemudian dikocok lagi pelan-pelan dan diberi mentega dan diaduk sampai merata. Kemudian dimasukkan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega kemudian dibakar hingga matang.
  • Setelah matang dipotong-potong lalu dibakar hingga kering.

c. Donat Sukun
Bahan-bahan yang digunakan :

1 buah sukun,150 g gula pasir,0,25 gr tepung terigu, 1 butir telur, 100 g mentega, misis dan minyak mentega secukupnya.

Cara Pembuatan :

  • Kupas buah sukun.
  • Cuci kemudian di kukus lalu dihaluskan.
  • campur sukun dengan telur, gula, tepung terigu, dan aduk sampi tidak lengket.
  • Bentuk adonan menjadi donat dan goreng sampai warna kecoklatan kemudian tiriskan.
  • Setelah dingin olesi dengan mentega kemudian taburi dengan gula halus dan misis.

3. Pengemasan.

  • Buatlah kemasan dari plastik untuk membungkus bolu dan donat sukun.
  • Untuk 3-4 donat dibungkus jadi satu dalam wadah karton.
  • Jangan lupa untuk setiap kemasan diberi cap atau logo perusahaan. Atau yang paling sederhana sekalipun tetap cantumkan nama dan alamat yang bisa dihubungi untuk pemesanan.

4. Pemasaran

  • Anda bisa mencetak brosur-brosur dalam kertas biasa saja yang bisa anda sebarkan melalui instansi, warung-warung, pertemuan arisan, kost-kostan dan lainnya. Prinsipnya adalah semakin banyak orang yang mengnal produk anda akan sangat membantu dalam pemasaran.
  • Anda bisa membuat kerjasama dengan toko roti atau katering untuk menambahkan produk anda dalam menu mereka.
  • Anda bisa kerjasama dengan warung burjo atau instansi untuk menjualkan barang anda dengan sistem konsinyasi.
  • Anda bisa gunakan teori marketing lama yang terbukti efsien yaitu viral marketing atau getok tular. Prinsipnya adalah pemasaran dari mulut ke mulut. Pastikan produk anda memuaskan pelanggan anda otomatis mereka akan menyebarluaskan produk anda dengan senang hati.

5. Administrasi dan Keuangan

  • Sekecil apapun bentuk organisasi usaha anda pastika anda mempunyai administrasi yang teratur walaupun sederhana.
  • Siapkan buku kas untuk mencatat semua aliran uang yang keluar maupun aliran masuk.
  • Buatlah nota untuk setiap transaksi untuk memudahkan anda melacak kemana aliran uang anda.
  • Catatlah setiap transaksi dan patikan anda mengecek tiap harinya, sebab jika anda tidak tiap hari mengecek anda akan kebingungan melacak aliran uang anda.
  • Jika memungkinkan sewalah seorang lulusan SMK yang mengerti tentang pembukuan, ini akan memudahkan anda dalam controling perusahaan.

Diolah dari berbagai sumber

Sumber gambar: http://cdn.bisnisukm.com/2008/12/sukun.jpg