Tips Pemasaran : 5 Hal Ini Dilakukan Konsumen Sebelum Belanja Online

5 Hal Ini Dilakukan Konsumen Sebelum Belanja Online

Menurut hasil survey, ternyata ada kebiasaan yang sering dilakukan konsumen sebelum mereka melakukan belanja online. Simak 5 tips pemasaran online berikut! (Foto : http://kajera.com.br/)

Di zaman yang serba praktis seperti sekarang ini, kebanyakan orang lebih senang berbelanja barang secara online. Apalagi sekarang ini dunia digital sudah bisa memanjakan konsumen untuk memilih berbagai macam produk hanya dari layar gadget. Inilah yang membuat pertumbuhan bisnis toko online di Indonesia mengalami lonjakan sangat pesat, sejak beberapa tahun terakhir.

Untuk menghadapi persaingan pasar online yang semakin ketat, para pebisnis online harus pintar menyusun strategi pemasaran. Tidak hanya berpangku tangan mengandalkan internet dan berharap konsumen datang dengan sendirinya, tapi para pebisnis online juga harus bisa mengenali macam-macam karakter konsumen yang mereka hadapi dan bagaimana perilakunya sebelum mereka memutuskan pembelian.

Baca Juga Artikel Ini :

Kenali Dulu Perilaku Konsumenmu Sebelum Promosikan Produkmu

Strategi Pemasaran Ampuh Buat Konsumen Penasaran

Menurut hasil survey yang dilakukan salah satu e-commerce, Elevenia bersama dengan lembaga survei Ipsos, ternyata sebanyak 6 dari 10 orang (sekitar 65% responden) rata-rata memiliki lima kebiasaan yang sering dilakukan sebelum mereka melakukan pembelian online. “Kami berupaya mengenal perilaku konsumen dalam berbelanja,” kata General Manager Strategy & Communication Elevenia, Bayu S Tjahjono dalam keterangan tertulis, Jumat (10/2) dikutip dari Jawapos.com.

Lalu, apa saja kebiasaan yang sering dilakukan konsumen sebelum mereka memutuskan untuk berbelanja online? Simak tips pemasaran online yang dikutip dari Elevenia.

1. Setelah membuat perencanaan belanja, sekitar 77% responden biasanya melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Langkah ini diambil untuk mengetahui program promosi yang berlangsung dan memeriksa stok barang yang akan mereka beli. Setelah mengantongi informasi tersebut, biasanya konsumen tidak langsung melakukan pembelian, mereka masih membutuhkan beberapa waktu untuk menimbang ulang keputusannya sebelum akhirnya berbelanja online.

2. Memeriksa semua variasi produk yang ada, sebelum akhirnya menentukan satu pilihan.

Meski setiap harinya jumlah pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan, tapi nyatanya hanya ada sekitar 13,3 persen pengguna internet Indonesia yang melakukan pembelian barang secara online. Kebanyakan konsumen di Indonesia masih takut tertipu, karena maraknya kasus penipuan online. Agar tak mengalami nasib buruk, biasanya pembeli online memeriksa semua varian produk yang dijual di sebuah situs online sebelum akhirnya benar-benar yakin menentukan satu pilihan.

3. Buat para pebisnis online, jangan langsung marah jika konsumen kamu senang membandingkan harga dengan toko sebelah.

Istilah tawar menawar ternyata tidak hanya terjadi di pasar tradisional. Walaupun sistem pembelian sudah dilakukan dengan teknologi canggih, tapi kebiasaan konsumen Indonesia untuk membandingkan harga dengan toko sebelah dan menawar dengan harga lebih rendah masih sering dihadapi para pebisnis online.

4. Memastikan sistem pembayaran bisa dilakukan dengan sangat mudah.

Hampir sebagian besar konsumen yang berbelanja online didominasi oleh kaum hawa, untuk itu pastikan bahwa sistem pembayaran yang kamu terapkan tidak mempersulit mereka untuk melakukan pembayaran. Minimal kamu bisa menggunakan tiga nomor rekening dengan bank yang berbeda, agar mereka bisa melakukan pembayaran sesuai dengan bank yang mereka miliki.

5. Testimoni dari pembeli lain sangat mempengaruhi keputusan konsumen untuk belanja online.

Salah satu faktor pendorong yang sangat efektif untuk mempengaruhi pembelian konsumen di pasar online adalah testimoni dari konsumen lain yang sudah menggunakan produk atau jasa darimu. Review yang disampaikan oleh konsumen lain, secara tidak langsung akan mempengaruhi tingkat kepercayaan konsumen, karena mereka tidak bisa memegang produk tersebut secara langsung.