Apakah Anda suka mengoleksi kacamata? Atau mungkin Anda membutuhkan kacamata warna gelap saat mengendarai mobil ataupun sepeda motor? Jika Anda melintasi Jalan Colombo Yogyakarta atau tepatnya di depan Kampus Pusat Universitas Negeri Yogyakarta, maka Anda akan menemui banyak lapak kaki lima yang menjajakan kacamata dengan berbagai variasi modelnya. Ada sekitar 20 lapak yang berada di Jalan Colombo tersebut, dan berada dalam satu payung Paguyuban PKL Abadi.

Bapak Andrian, salah satu pemilik lapak kacamata, melalui karyawannya yang bernama Surip ini, sudah mulai membuka usaha sejak tahun 2002. Dengan modal sekitar 4-5 juta rupiah, Pak Andrian mencoba untuk memasarkan kacamata-kacamata dengan berbagai model tersebut dari salah satu tempat grosir kacamata di Yogyakarta. Dipilihnya lokasi Jalan Colombo dikarenakan tempat tersebut memang diperbolehkan untuk PKL sampai saat ini, letaknya yang strategis, dan belum adanya lapak yang menjual kacamata pada saat awal memulai usahanya.

Berbagai variasi kacamata yang ada, dijual dengan kisaran harga puluhan hingga ratusan ribu rupiah. Harga yang relatif terjangkau, serta model yang bervariasi inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi Olly, mahasiswi Institut Kesenian Jakarta asal Yogyakarta yang memang hobby mengoleksi kacamata. Tempat pemasaran yang strategis di salah satu jalan padat di Yogyakarta ini, menjanjikan konsumen yang beraneka ragam, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran. Bisnis ini merupakan peluang usaha dengan modal kecil, yang  lumayan menguntungkan, buktinya para pedagang lapak kacamata ini  mengaku bisa meraih penghasilan rata-rata Rp. 300.000,00 per harinya.

sumber : Tim bisnis UKM