Basic keluarganya memang bisa dibilang handal dalam membuat berbagai jenis roti. Semenjak menginjak remaja ia memang senang sekali membuat roti. Ditambah wawasannya dari berbagai macam kursus di Jakarta hingga Singapura tentang seluk beluk roti, membuat Ibu St. Nurhani mempunyai keinginan besar untuk membuat usaha roti kering ini.

Keinginannya bertambah kuat semenjak suami pensiun dari pekerjaannya dan dirinya tidak lagi aktif mengikuti berbagai macam kegiatan seperti dharma wanita di kantor suaminya bekerja dulu.Kurangnya kesibukan menjadikannya mencari kesibukan baru yang dirasanya bisa mengisi waktu senggangnya. Dan tanpa disangka-sangka, kegiatan mengisi waktunya beruah hasil menjadi sebuah bisnis yang cukup mapan, membuat roti kering.

Konsumen

Awalnya, roti kering yang ia beri label “Pinisi” ini mulai dipasarkan pada tahun 1996 ke beberapa warung-warung dan temen-teman yang memesannya. Namun satu tahun kemudian setelah ijin depkes keluar, Pinisi memutuskan untuk masuk ke beberapa swalayan di daerah Jogja dan beberapa kota lainnya.