5 Hal Ini Bikin Promosi di TikTok Kamu Berhasil! Dah Coba?

Setelah Booming, kini banyak orang yang melirik untuk mencoba strategi promosi di Tiktok sebagai channel promosi baru. Tapi seblum kita kupas tentang cara promosi di TikTok, berikut ini sekilas perjuangan TikTok untuk bisa eksis di pasar Indonesia.

5-hal-ini-bikin-promosi-di-tiktok-kamu-berhasil-dah-coba

Booming TikTok, Peluang Channel Marketing Baru

Dulu dihujat, sekarang dipuja. Mungkin itulah yang bisa menggambarkan bagaimana perjalanan aplikasi TikTok hingga saat ini. Ketika di awal kemunculannya dianggap sebagai aplikasi dengan konten-konten yang alay dan tidak berfaedah karena hanya sekadar menampilkan pengguna berjoget-joget.

TikTok memberikan kemudahan untuk berbagi video dan menjadi populer. Aplikasi ini digunakan untuk membuat video lip-sync pendek, video lucu ataupun video amatir lainnya dilengkapi dengan fitur musik, filter, animasi, efek tertentu, serta fitur lain yang diluncurkan pada tahun 2017 untuk pasar Internasional. TikTok bisa digunakan oleh pengguna seluler dengan sistem Android maupun iOS. Seperti jejaring sosial pada umumnya, pengguna TikTok dapat saling mengikuti, berkomentar, menyukai, serta berbagi video.

Pada tahun 2018, TikTok booming di Indonesia dengan salah satunya memunculkan Bowo Alpenlieble yang menjadi idola baru bagi generasi Z. Namun ketenaran Bowo yang telah merajai konten TikTok di Indonesia pada akhirnya meredup karena kebijakan Kominfo yang memblokir sementara aplikasi TikTok hingga melakukan perbaikan karena terdapat konten bermuatan pornografi, asusila, hingga pelecehan agama.

Saat akses kembali dibuka pada tahun yang sama dengan perbaikan yang dilakukan, TikTok telah memiliki opsi canggih untuk pemeriksaan keamanan yang membantu pengguna melaporkan penyalahgunaan dan pelecehan secara online. Namun butuh waktu bagi TikTok hingga di tahun 2019 TikTok telah merajai tren penggunaan jejaring sosial di Indonesia bahkan dunia.

Hingga tahun 2019 tercatat TikTok telah sukses diunduh oleh lebih dari 700 juta pengguna di dunia. Di tengah persaingannya dengan jejaring sosial media populer lain seperti Instagram, Twitter, Facebook, TikTok justru sering kali menciptakan tren yang juga menjadi tren di media sosial yang lain melalui konten-kontennya.

Semakin meroketnya tren TikTok di dunia dikarenakan kehadirannya sebagai sosial media yang lebih interaktif, ketersediaan konten yang menarik, cerdas dalam berkolaborasi dengan content creator, serta personaliasi pengguna yang lebih intim. Kalau ingin melihat ke belakang dengan kehadiran facebook, kemudian twitter, dan instagram masing-masing memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk bisa merajai persaingan plattform media sosial dengan tools masing-masing yang efektif untuk digunakan dalam kegiatan pemasaran.

Facebook ads, katalog facebook, twitter promote, instagram ads, serta layanan iklan yang tersedia pada masing-masing plattform media sosial tersebut sampai sekarang masih digunakan oleh para marketers. Melihat tren apa yang terjadi saat ini, tidak menutup kemungkinan TikTok juga akan menjadi alat pemasaran yang efektif pada suatu brand atau produk.

Sebab sebagian besar pengguna TikTok adalah Gen Z dengan salah satu karakter yang melekat adalah sebagai pasar yang potensial. Mereka cenderung konsumtif karena ingin selalu up to date, mengikuti perkembangan dan tren yang terjadi. Selain itu makin beragamnya pengguna TikTok di luar anak-anak muda remaja akan menjadi peluang yang bagus untuk menjadikan TikTok sebagai alat pemasaran di mana terdapat juga TikTok Ads yang memungkinkan para marketers untuk memperluas pasar.

Tips Promosi di TikTok

Apa saja yang perlu diperhatikan ketika akan menggunakan TikTok sebagai alat pemasaran produk atau brand?

1. Ikuti Tren

Ketika Anda brand Anda ingin mendapatkan paparan dan perhatian cobalah untuk mengikuti tren konten yang terdapat pada TikTok. Seperti halnya melalui challange atau hashtag yang sedang tren. Hal ini bisa sangat bermanfaat untuk memungkinkan konten tentang brand Anda akan dilihat dan dibagikan oleh pengguna TikTok baik yang belum mengenal produk Anda atau yang sudah mengenal produk Anda.

Sebab akan tidak mudah ketika brand Anda adalah pengguna baru dan belum terlalu banyak mendapatkan paparan mengadakan challenge dengan hashtag. Manfaatkanlah tren konten yang sedang viral, kemudian kembangkan ide untuk membuat konten yang lebih spesifik tentang brand Anda.

2. Buatlah Konten Menarik

Konten yang menarik bisa berasal dari ide yang baru ataupun pengembangan dari apa yang sudah ada. Misalnya sedang trending challenge #PassTheBrushChallenge maka manfaatkanlah konten viral tersebut dengan mengembangkan ide yang lebih spesifik dengan brand Anda. Pastikan buatlah konten TikTok dengan durasi ideal 15 detik, gunakan hashtag yang sedang tren dan viral, disertai dengan hashtag yang relevan atau berkaitan dengan brand atau produk Anda.

3. Manfaatkan Multiplattform

Ketika Anda telah membuat konten tentang brand Anda di TikTok, jangan lewatkan untuk membagikannya pada jejaring sosial lainnya seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Sebab dengan membagikannya ke plattform media sosial lain akan semakin memperluas paparan terhadap brand Anda ke pada netizen. Selain itu, Anda juga bisa menjadikan konten viral yang ada di Facebook, Instagram, dan Twitter untuk dijadikan bahan atau ide konten yang akan Anda buat di TikTok.

4. Gandeng Influencer

Seperti halnya instagram atau plattform media sosial lain yang menggunakan influencer sebagai salah satu strategi pemasaran media sosial, pada penggunaan TikTok sebagai alat pemasaran juga demikian.

Ketika budget atau anggaran pemasaran tidak besar dan belum memungkinkan untuk menggandeng influencer papan atas, manfaatkanlah mikro influencer sebagai strategi pemasaran brand Anda. Kecil tapi banyak, itulah konsep mikro influencer yang bisa Anda jadikan alat pemasaran melalui konten TikTok yang akan Anda buat.

Sesuaikan juga dengan siapa target sasaran dan jangkauan wilayah brand atau produk Anda. Untuk mendapatkan paparan dalam cakupan lokal berdasarkan wilayah, pemanfaatan mikro influencer bisa sangat efektif untuk pemasaran melalui konten-konten TikTok.

5. Cobalah dan Belajar

Ketika Anda merupakan pendatang baru dalam dunia TikTok, maka teruslah belajar dan jangan takut untuk mencoba strategi-strategi pembuatan konten yang menarik. Karena belum ada pattern yang ada khusus penggunaan media sosial TikTok sebagai alat pemasaran. Lakukan riset dan analisa yang mendalam tentang produk atau brand Anda, apa yang dibutuhkan pasar, siapa target pasar Anda, dan terbukalah pada perubahan. Sebab dunia pemasaran media sosial sangat dinamis.

Pastikan Anda memahami bagaimana karakteristik dari pengguna TikTok, up to date dengan konten-konten yang viral di TikTok dan plattform media sosial lainnya, serta memahami bagaimana pola konten yang mudah viral di media sosial.

Ketika Anda mulai mencoba menggunakan TikTok sebagai alat pemasaran pada brand atau produk Anda sejak sekarang, mungkin beberapa waktu lagi TikTok akan semakin besar dan menjadi alat pemasaran media sosial yang sangat efektif dan Anda telah mengantongi pemahaman dan pengalaman berkaitan dengan penggunaan TikTok sebagai alat pemasaran media sosial.

Baik itu brand atau produk dari pelaku bisnis Usaha Kecil Menengah atau UKM hingga bisnis skala besar sama-sama memiliki kesempatan untuk memanfaatkan TikTok sebagai alat pemasaran media sosial.

Jadi apakah Anda makin penasaran untuk mencoba promosi di TikTok ini? Teruslah berkembang dan belajar untuk menjadikan bisnis Anda #NaikKelas!

Leave a Comment

Bingung Cari Peluang Usaha?

Yuk Gabung Jadi Agen/ Mitra Waralaba