Pemasaran

5 Tips Pemasaran Mengubah Prospek Menjadi Pelanggan

mengubah prospek menjadi pelangganKetika merintis sebuah usaha, tentunya hari-hari kita takkan pernah lepas dari kegiatan menjaring pelanggan. Berbagai macam strategi pemasaran bahkan dijalankan para pelaku usaha untuk mendatangkan calon pelanggan sebanyak-banyaknya. Hal ini sangatlah penting, mengingat kemampuan Anda dalam mencari calon pelanggan menjadi tolak ukur pertumbuhan bisnis Anda kedepannya.

Karena itu sebagai seorang pemula, Anda harus bisa mengubah prospek (calon pelanggan) menjadi pelanggan setia bisnis Anda. Lalu, bagaimana caranya mengubah prospek menjadi pelanggan setia? Berikut ini kami informasikan 5 tips pemasaran yang bisa Anda aplikasikan untuk meyakinkan calon konsumen Anda.

1. Cari daftar calon pelanggan yang potensial
Untuk mendatangkan pelanggan potensial, tentunya Anda membutuhkan daftar calon pelanggan dari sumber yang terpercaya pula. Dalam hal ini Anda bisa mencari sumber daftar calon pelanggan dari orang-orang yang Anda kenal, pengunjung website yang sejenis dengan bisnis Anda, atau dari daftar orang-orang yang dulu menunjukan ketertarikan pada bisnis Anda. Dengan mencari daftar pelanggan yang potensial, Anda tidak perlu membuang waktu dan tenaga dengan hasil yang sia-sia.

2. Buatlah komunikasi pemasaran yang efektif
komunikasi pemasaranSebelum menawarkan sebuah produk, rencanakan percakapan yang efektif tanpa ada kesan memaksa calon pelanggan. Untuk itu penting bagi pelaku pasar untuk mengetahui apakah calon pelanggan yang didekati memiliki bujet dan kebutuhan yang cukup besar terhadap penawaran yang Anda berikan. Ketika Anda telah memiliki data konsumen dengan lengkap, selanjutnya buatlah skenario komunikasi pemasaran yang baik agar bisa menciptakan kedekatan Anda dengan konsumen.

3. Hitung target Anda dengan tepat
Jika Anda ingin menghasilkan tiga penjualan dalam sehari, sementara rata-rata Anda dapat menghasilkan satu penjualan dari 50 calon pelanggan yang dikontak. Itu berarti, untuk menghasilkan tiga penjualan dalam sehari Anda perlu menghubungi sekitar 150 calon pelanggan. Setelah Anda mengetahui berapa banyak calon pelanggan yang harus ditelepon, selanjutnya Anda dapat memperkirakan jumlah waktu yang diperlukan dan berapa biaya yang dibutuhkan untuk melakukan percakapan. Dengan begitu, Anda bisa mengawal target tersebut dengan ketat dan mengetahui pula besarnya laba atau rugi yang Anda terima.

4. Bersikaplah positif
Bisa diibaratkan menjaring pelanggan sama saja dengan memancing ikan di kolam, butuh umpan dan cara yang tepat untuk bisa menarik perhatikan si ikan. Begitu juga ketika Anda menarik perhatikan calon konsumen, dibutuhkan sikap positif dan mental baja untuk bisa berhasil meyakinkan calon pelanggan. Tetaplah berpikir positif, selalu optimis dan bila gagal jangan ragu untuk mencobanya kembali.

5. Belajar menjadi pendengar
Belajarlah untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Kesalahan paling umum yang sering dilakukan para pelaku usaha adalah gagal menyadari ketika calon pelanggannya ingin membeli produknya sekarang. Biasanya para pelaku usaha lebih banyak fokus menyampaikan penawaran sehingga kurang memperhatikan kebutuhan, keinginan, maupun keluhan para pelanggannya.

Semoga setelah membahas 5 tips pemasaran mengubah prospek menjadi pelanggan, kedepannya para pemula maupun pelaku usaha di Indonesia bisa mendatangkan pelanggan sebanyak-banyaknya dan mendapatkan keuntungan besar setiap bulannya. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar :
1. http://blog.civicgrind.com/wp-content/uploads/2013/02/target-mkt-balls.png
2. http://cdn.briansolis.com/wp-content/uploads/2008/07/direct_communication_marketing.jpg