Manajemen UKM

7 Tips Memulai Bisnis di Usia Muda

tips memulai bisnis di usia mudaSukses tidaknya seseorang di dunia usaha ternyata tak lagi dipengaruhi oleh faktor usia. Bahkan, hal ini dibuktikan dengan banyaknya jumlah pengusaha sukses di Indonesia yang sekarang ini hampir seluruhnya didominasi oleh kalangan anak muda. Tentunya Anda juga tidak ingin ketinggalan untuk ambil bagian bukan?

Sedikitnya ada 3 hal yang perlu diperhatikan kalangan anak muda dalam memulai sebuah usaha.

  1. Kemauan
  2. Keahlian
  3. Modal

Akan tetapi, biasanya orang sering mengabaikan poin pertama, karena menganggap usaha itu dapat dimulai apabila ada keahlian dan modal saja. Atau ada juga sebagian lainnya yang lebih extreem lagi yaitu dengan menganggap modal adalah kunci kesuksesan dalam membangun usaha.

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Punya Gerai Nyoklat, Sudah Pasti Untung!

Peluang usaha minuman dengan 100% keuntungan milik mitra, Dapatkan Promo Paket Nyoklat Super.

Umumnya kegagalan dalam memulai usaha terletak pada ketidakpahaman pemula tentang bidang usaha yang digeluti. Sebab, mereka memilih usaha lebih cenderung kepada trend atau usaha yg sedang ramai pada saat itu. Mereka menganggap kalo orang lain bisa sukses dengan usaha tersebut kenapa saya tidak. Tidak ada salahnya berpikir seperti itu, selama kita juga harus mempertimbangkan resiko atas bidang usaha tersebut, bukan hanya sekedar ikut-ikutan karena lagi trend.

Nah, agar kedepannya Anda (khususnya kalangan anak muda) tak salah langkah dalam membangun usaha. Berikut saya informasikan 7 tips memulai bisnis di usia muda.

  1. Tentukan jenis usaha yang diminati. Sebab, dengan menyukai usaha yang kita geluti tidak akan menyebabkan kebosanan dan kejenuhan.
  2. Tentukan bagian usaha yang ingin kita pilih. Contohnya saja seperti bagian produksi atau pemasaran. Namun disarankan sebagai pelaku usaha baru sebaiknya memilih bagian pemasaran terlebih dahulu, karena selain membutuhkan dana tidak terlalu besar dibanding produksi, resiko kerugian yang ditanggung juga lebih kecil, dan bertujuan juga untuk membaca potensi pasar terhadap produk yang dipasarkan.
  3. Pilih produk yang spesifik walaupun dengan potensi pasar yang juga terbatas. Hal ini penting, karena apabila memilih produk yang telah banyak beredar dipasaran maka resiko persaingannya akan lebih ketat, dan biasanya membuat pemain baru kalah bersaing.
  4. Usahakan memperoleh produk langsung dari produsennya. Ini perlu diperhatikan pemula agar modal dasar produk yang kita pasarkan bisa ditekan serendah mungkin, sehingga harga jual produk kita bisa lebih terjangkau dan berani bersaing di pasaran.
  5. Ubah pola pikir Anda. Tanamkan dalam benak kita bukan seberapa besar keuntungan yg diperoleh untuk setiap produk yang jual, tetapi seberapa banyak produk yang bisa kita jual.
  6. Jagalah loyalitas konsumen. Pastikan sekecil apapun transaksi yang dilakukan konsumen kita, berikan pelayanan terbaik bagi mereka. Bahkan, keluhan sekecil apapun dari konsumen, jangan pernah mengabaikannya. Sebab, konsumen yang loyal adalah konsumen yang lebih percaya kepada si penjual bukan kepada barang yang dijual.
  7. Kejujuran diatas segalanya. Jujurlah kepada konsumen atas kekurangan dan kelebihan produk yang kita jual.

Demikianlah sedikit saran dari saya untuk memulai usaha di usia muda, semoga bermanfaat dan salam sukses!

Firdaus Ginting

firdaus ginting expert bisnisukm.com

Establishing Business

Firdaus Ginting mulai menekuni bisnis jamur pada tahun 2008 . Pada awal mula berbisnis jamur, beliau membudidayakan jamur tiram. Melihat peluang bisnis jamur yang semakin berkembang, beliau mulai membuat baglog sendiri untuk dijual pada petani jamur lainnya. Tidak hanya melayani suplai bibit jamur di Jawa, beliau juga mensuplai daerah Sumatera dan Kalimantan. Tidak hanya sampai di situ saja, Firdaus Ginting juga memanfaatkan peluang bisnis olahan jamur dengan memproduksi keripik jamur tiram dengan brand Griya Jamur Miselia.

Sumber gambar : http://i.governmentgrantsaustralia.org/uploads/2012/04/start-up-business-grants1.jpg