Pemasaran

Menghadapi Persaingan Pasar, 6 Cara Ini Manjur Abis

Menghadapi Persaingan Pasar, 6 Cara Ini Manjur Abis

Persaingan pasar menjadi PR bagi siapapun yang menjalankan usaha. Memulai usaha baru memang bukanlah perkara yang mudah. Berbagai tantangan dan persaingan pasar turut mewarnai perkembangan sebuah usaha. Dalam menjalankan bisnis, adanya persaingan pasar memang bukan hal yang baru. Baik usaha yang memang memiliki peluang pasar cukup bagus, atau pun peluang usaha yang pasarnya tidak terlalu bagus. Bagus tidaknya peluang usaha di sini tentunya kita ukur dengan tingginya permintaan pasar.

Kamu tentu sering menjumpai bisnis pasaran yang tetap laris manis? Atau bisnis yang kelihatannya udah oke banget tapi ternyata pertumbuhannya lesu? Nah, kondisi seperti ini tidak jauh-jauh dari kinerja di belakang layar.

Mereka yang tetap mampu bersaing di tengah pertumbuhan bisnis yang cenderung mainstream, tentu punya strategi yang tidak bisa dianggap remeh. Semua itu tidak didapat dari leha-leha, lho! Mereka memang sudah mempertimbangkan dan mempersiapkan segala kemungkinan sebelum eksekusi bisnis.

Jadi, jangan mengira orang yang bisa sesukses sekarang itu tidak pernah merasakan pahitnya kegagalan. Kalau di tengah jalan menghadapi kendala, ya dihadapi bukan dihindari. Kalau baru kena masalah sedikit saja sudah nyerah, kapan mau mencapai puncak kesuksesan tertinggi?

Perlu kamu ketahui, maraknya pertumbuhan usaha saat ini ternyata berhasil menciptakan persaingan pasar yang semakin ketat. Keadaan ini tentu saja memaksa para pengusaha untuk menggunakan berbagai cara dalam strategi pemasaran mereka. Banyak cara yang  mereka lakukan agar usahanya tidak kalah bersaing dengan peluang usaha lainnya, sehingga masih bisa bertahan bahkan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin ramai.

Tips Cerdas Memenangkan Persaingan Pasar

Betapa bahagianya kita hidup di era digital. Apa-apa sekarang bisa dipelajari secara online. Banyak e-book gratis yang bisa kamu akses. Banyak juga ilmu marketing yang bisa kamu dapatkan dengan membaca artikel, seperti ulasan kami ini misalnya.

Nah, untuk mengetahui bagaimana cara menghadapi persaingan pasar, berikut kami berikan beberapa tips yang dapat kamu gunakan untuk memenangkan pasar.

1. Amati pasar dan kenali pesaing kamu

Dalam menghadapi persaingan, terlebih dulu lihatlah potensi pasar yang ada. Selain itu juga cari tahu siapa pesaing yang kompeten saat ini. Dengan demikian, kamu tidak akan salah langkah dalam menentukan strategi. Mengetahui siapa pesaing kamu, secara tidak langsung menentukan bagaimana cara menghadapinya.

Kalau kamu bisa memiliki bank data  terkait kompetitormu, ini akan memudahkanmu untuk tahu keunggulan mereka. Kalau mereka punya keunggulan, artinya kamu juga harus punya. Yang paling penting di sini adalah inovasi dalam bisnis.

Ketika kamu bisa tampil beda dari bisnis kebanyakan, konsumen otomatis akan melirik ke arahmu lalu memutuskan untuk membeli di tempatmu. Eits, tapi tidak lantas ‘pasti beli’ karena ada dinamika sebelum calon konsumen benar-benar memutuskan untuk jadi konsumenmu.

2. Ciptakan produk yang berbeda untuk memenangkan persaingan pasar

Dengan menciptakan produk yang unik dan belum ada di pasaran, maka produk kamu memiliki nilai lebih di mata konsumen. Produk yang unik dan berbeda, memiliki ciri khas tertentu dan daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Sehingga mereka lebih mengenali produk kamu dan memilih produk tersebut dibandingkan produk lainnya yang ada di pasaran.

Berbeda di sini tentu tidak asal ‘beda dari yang lain’ lantas kamu pasti bisa unggul. Masih ada PR lagi buat kamu yaitu menjadikan yang beda tadi sebagai salah satu keunggulanmu. Sebagai contoh, kamu usaha nasi goreng. Ketika nasi goreng di tempat lain pakai sosis, kamu coba inovasi dengan ditambah sosis keju dan olahan sayur yang unik. Atau nasi goreng bakso misalnya.

Tapi kamu tidak bisa asal inovasi, kamu juga perlu tahu selera  konsumen. Jangan sampai kamu mencoba hal ekstrem seperti nasi goreng belalang. Iya sih, itu unik dan beda dari yang lain. Tapi perhatikan juga, lebih banyak yang akan beli atau yang takut?

3. Tonjolkan keunggulan produk kamu

Fokuskan diri untuk lebih menonjolkan keunggulan produk kamu, misalnya dengan cara mempertahankan kualitas produk atau pelayanan prima yang selama ini kamu tawarkan kepada konsumen. Sehingga loyalitas konsumen terhadap produk kamu, akan semakin meningkat.

“Bukan yang terbaik, tapi kami berbeda.” tutur Dwi Puguh selaku owner Kandang Ingkung saat ditemui tim liputan BisnisKuliner.ID. Berdasarkan apa yang ia tuturkan, jelas memberikan kesan bahwa usahanya memang bukan yang terbaik tapi ada sesuatu yang tetap bisa melekat di hati penggemar. Kalau sudah punya penggemar alias konsumen setia, siapa sih yang tidak senang? Kamu pasti juga berharap punya konsumen yang loyal dong?

4. Pelajari kelebihan dan kelemahan pesaing

sumber gambar: BisnisKuliner.ID

Dengan cara ini kamu bisa mengetahui kelebihan apa yang dimiliki pesaing kamu, dan memanfaatkan kelemahan pesaing sebagai peluang untuk memenangkan persaingan pasar. Ciptakan produk yang tidak diciptakan pesaing kamu, atau berikan pelayanan yang tidak disediakan oleh pesaing kamu. Sebab dengan menawarkan apa yang tidak dimiliki pesaing, maka peluang kamu untuk memenangkan pasar semakin terbuka.

Tidak ada salahnya kamu sering-sering jajan ke tempat yang mirip dengan usahamu. Cari tahu apa yang bisa kamu pelajari dari mereka, tapi hindari menjiplak. ATM boleh, sudah tahu ATM? Amati, Tiru, Modifikasi. Yang namanya jiplak itu tidak akan berkah. Kamu harus jadi versi terbaik tanpa jadi orang jahat untuk dirimu sendiri maupun orang lain. Dengan ATM, pokoknya tidak ada pihak yang akan merasa dirugikan. Setuju?

5. Menawarkan harga yang bersaing demi memenangkan persaingan pasar

Memberikan harga yang bersaing, bukan berarti kamu harus menurunkan harga dan memperbesar kerugian usaha kamu. Strategi ini bisa kamu lakukan dengan cara memberikan bonus untuk pembelian tertentu. Misalnya bila pesaing kamu menjual produk dengan harga yang lebih murah, maka untuk menghadapinya kamu bisa menawarkan bonus “beli 2 gratis 1”. Jadi harga produk kamu masih bisa bersaing, tanpa harus menurunkan harga dengan drastis.

Tapi ingat, ketika kamu memberikan bonus atau potongan harga, jangan terlalu berlebihan. Perhatikan juga kondisi keungan usahamu. Jangan sampai kamu bangkrut karena salah menentukan strategi soal harga. Sebagai saran sih, harga itu tidak usah terlalu mahal. Sesuaikan dengan kualitas, kalau memang kualitasnya oke sih tidak masalah, tapi kalau kualitasnya biasa itu bisa membunuhmu perlahan. Hati-hati, ya!

6. Buatlah event untuk mempromosikan produk kamu

Cara ini masih sering digunakan para pelaku usaha, karena minat konsumen untuk berburu barang-barang diskon masih sangat tinggi. Lihat saja event diskon besar-besaran sepatu dan sandal merek crocs, yang tahun pernah sangat berhasil membuat salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta penuh antrian konsumen.

Semoga beberapa tips di atas, dapat membantu menghadapi persaingan pasar yang selama ini menjadi problem usaha kamu. Selalu lakukan inovasi untuk menciptakan strategi pemasaran bagi bisnis kamu. Selamat mencoba dan salam sukses!

Lihat video tips menghadapi persaingan usaha di bawah ini yang kaitannya dengan pemanfaatan media sosial untuk marketing:

Sumber gambar:
Unsplash.com/Clem Onojeghuo