Bantuan BPUM 2021 Sudah Keluar, Ketahui Apa Saja yang Penting!

Bantuan BPUM sudah resmi keluar pada April 2021. Banpres Produktif Usaha Mikro adalah intensif dari pemerintah untuk para pelaku usaha mikro yang tengah bangkit di tengah pandemi covid-19. BPUM yang turun tahun 2021 merupakan program kedua yang pertama kali dilaksanakan pada 2020.

Pada tahun 2020, program bantuan BPUM bernama Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan jumlah penerima sebanyak 12 juta usaha mikro. Sedangkan bantuan BPUM hanya menyasar 9,8 juta pelaku usaha mikro. Pengurangan tersebut berkaitan dengan kendala anggara pemerintah.

Agar tidak terjadi simpang siur, kementerian perekonomian dan UKM merilis beberapa hal-hal penting yang perlu diketahui oleh masyarakat terkait BPUM ini. Saat ini besaran dana yang dikeluarkan untuk tiap UKM turun, dari yang sebelumnya 2,4 juta rupiah menjadi 1,2 juta rupiah. Menurut peraturan, bagi mereka yang sudah menerima BLT pada 2020 bisa menerima BPUM 2021 tanpa perlu melakukan pengusulan ulang.

Dilansir dari twitter KemenkopUKM, ada beberapa poin yang perlu diperhatiakn tentang bantuan BPUM ini. Yuk simak artikel di bawah ini!

Kriteria Penerima Bantuan

Tidak semua kelompok masyarakat berhak mengakses bantuan BPUM. Di bawah ini adalah kriteria golongan masyarakat yang berhak menerima yang berhak menerima program BPUM:

1. Warna negara Indonesia

2. Memiliki kartu penduduk (KTP) elektronik

3. Memiliki usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima bantuan BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan.

4. Bukan ASN, anggo TNI/Polri, serta pegawai BUMN/BUMD

5. Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Dana program bantuan BPUM akan disalurkan melalui beberapa lembaga negara, seperti BUMN, BUMD, hingga PT Pos Indonesia yang telah ditunjuk dan ditetapkan negara. Sepanjang penyaluran dana hibah, tidak ada potongan administrasi apapun kepada penerima. Nantinya setiap penerima dana akan dibuatkan rekening oleh pihak penyalur jika dana sudah turun.

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan terkait Penyaluran BPUM

1. Penerima bantuan BPUM hanya pelaku usaha mikro yang sudah diusulkan oleh lembaga pengusul. Pernyataan ini merupakan turunan dari peraturan Menteri Koperasi dan UKM.

2. Bantuan yang sampai di tangan pelaku usaha mikro utuh 1,2 juta tanpa ada potongan biaya apapun.

3. Proses pengusulan dapat dikoordinasikan oleh pembina kelompk/ketua kelompok usaha untuk disampaikan kepada lembaga pengusul.

4. Bantuan pelaku usaha bentuknya adalah hibah, bukan kredit.

5. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki KTP dan domisili yang berbeda, dapat menyesuaikan dengan domisili usaha, dengan cara mengajukan ke dinas koperasi dan UKM setempat.

6. Bagi pelaku usaha mikro yang memiliki domisili berbeda dengan KTP melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Proses Mengakses Program Bantuan BPUM

Jika ingin mengakes program bantuan BPUM, ini hal-hal yang perlu kamu siapkan segera:

1. Diusulkan oleh dinas/badan yang membidangi Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah tingkat Kabupaten/Kota.

2. Calon penerima bantuan bagi pelaku usaha mikro dapat melengkapi usulan kepada pengusul dengan melengkapi data sebagai berikut:

a. nomor induk kependudukan (NIK) sesuai KTP elektronik

b. nomor kartu keluarga (KK)

c. nama lengkap

d. alamat (KTP dan usaha)

e. jenis kelamin

f. tanggal lahir

g. bidang usaha

h. nomor telepon

i. surat keterangan usaha (SKU) atau Nomor Induk Berusaha (NIB)

Untuk Penerima Bantuan BPUM yang Sudah Terkonfirmasi

1. Penerima bantuan akan menerima informasi notifikasi dari lembaga penyalur (bank milik BUMN, bank milik BUMD, dan PT POS) emalalui pesan teks (whatsapp/sms/panggilan telepon)

2. Setelah mendapat informasi, penerima dapat mendapatangi penyalur dengan membawa dokumen: e-ktp, fotokopi NIB/SKU, dan kartu keluarga.

3. Mengkonfirmasi dan menanatangani surat pernyataan pertanggungjawaban mutlak sebagai penerima bantuan BPUM

4. Setelah verifikasi dokumen dan data, bank penyalur akan mencairkan dana bantuan BPUM sebesar 1,2 juta secara langsung dan sekaligus.

Setiap pengaduan, konsulatasi, dan pelaporan terkait program bantuan BPUM ini dapat mengajukan ke call nomor telepon 1550 587 (call center), 08111450587 (whatsapp), dan info@kemenkopuk.go.id.

Ikuti terus informasi menarik seputar usaha UMKM lainnya hanya di BisnisUKM.com

Leave a Comment