Beras Sleman, Beras Unggulan Asli Produksi Gapoktan Lokal

Beras Sleman menjadi salah satu produk unggulan lokal yang merupakan produksi dari Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), terdiri dari 24 kelompok tani di beberapa wilayah di Sleman. Di mana setiap kelompok terdiri dari 50-80 orang.

Awal berdiri Gapoktan karena inisiasi pemerintah, dengan adanya program bantuan modal semacam Bank Tani. Kemudian dari inisiatif tersebut, disambut baik oleh para petani dengan membentuk Gapoktan.

Beras Sleman sendiri memiliki keunggulan diantaranya karena menggunakan pengairan air bersih. Hal ini ternyata pengaruh terhadap beras yang dihasilkan. Beras jadi lebih bersih, lebih utuh. Kalau pengairan menggunakan air keruh, hasil berasnya juga agak keruh, kebiru-biruan.

Dengan diinisiasi oleh Gapoktan, banyak petani yang menjual padi maupun berasnya dengan harga yang lebih tinggi di atas harga tengkulak. Hal ini memang sesuai tujuan dari berdirinya Gapoktan itu sendiri yang ingin lebih memperhatikan dan meningkatkan taraf hidup dari para petani lokal.

Dari sisi kuantitas, produksi Beras Sleman pun tidak main-main. Puluhan ton mampu mereka produksi setiap harinya, dengan didukung peralatan yang sangat modern dan memadai. Peralatan yang mereka miliki merupakan dukungan dari dinas terkait yang selain ingin meningkatkan kualitas dari produksi beras, juga dari sisi kuantitasnya.

Salah satu Gapoktan yang eksis memproduksi beras adalah di Kelurahan Pandowoharjo Kecamatan Sleman. Berdiri dengan nama Pandowo Mulya, Gapoktan ini mampu menghimpun padi dari petani sekitar untuk kemudian mengolahnya menjadi beras berkualitas tinggi. Mereka menggunakan beragam teknologi, sehingga rata-rata produksi hariannya mencapai kuantitas maksimal.

Penasaran seperti apa cerita perjalanan Gapoktan Pandowo Mulya hingga eksis sampai tahap saat ini, simak dalam liputan bisnis kali ini.

Leave a Comment