Bisnis Kebab Frozen, Raup Untungmu Lewat Usaha Ini!

Ada yang baru nih, ide bisnis kebab frozen jadi alternatif yang ciamik untuk kamu yang ingin usaha tapi gak mau ribet. Tapi sebelumnya, apakah kamu tahu kebab itu apa? Kebab adalah sejenis panganan cepat saji dengan isian daging, bisa ayam, sapi, atau juga sosis. Biasanya ditambah dengan sayuran dan juga saus tomat hingga mayonaise.

Makanan ini aslinya berasal dari Turki, awalnya cara pembuatannya lebih ribet karena harus dipanggang secara manual. Nah sekarang, kebab jadi tren makanan cepat saji, banyak booth stand yang berdiri di depan swalayan nih. Kamu juga bisa membuka bisnis kebab frozen dengan mengikuti cara-cara ini. Yuk simak artikelnya, ada analisis modal juga lho!

Kelebihan Bisnis Kebab Frozen

1. Pembuatan Kebab Frozen Mudah

Apakah kamu butuh alat khusus? Tentu saja tidak. Namun kamu perlu menggunakan teflon dan bukan wajan, supaya memasaknya lebih merata. Ketika membuat kulit, kamu juga tidak perlu menggunakan minyak goreng. Selain itu, kamu bisa memilih isiannya nih, bisa daging ayam, sapi, atau bahkan sosis. Kira-kira, dua puluh lima porsi hanya membutuhkan waktu kira-kira 25 menit.

2. Modal yang Dikeluarkan Kecil

Kamu butuh ide usaha dengan modal minim? Nah kebab frozen bisa jadi jawabannya. Bahan-bahan yang dibutuhkan bisa kamu temukan di supermarket dengan mudah. Jika sudah memiliki peralatan seperti teflon atau baskom, kamu bisa menekan pengeluaran juga. Tapi pembuatan 25 porsi hanya mengeluarkan uang tidak lebih dari Rp.50.000. Menarik bukan?

3. Jangkauan Pelanggan Luas

Bagaimana produk kebab bisa menjangkau pelanggan luas? Karena bentuknya yang frozen, kamu bisa menawarkan produk ini ke market place. Yang perlu kamu lakukan adalah memastikan pengiriman tidak membutuhkan waktu yang lama.

Kelemahan Bisnis Kebab Frozen

Ketepatan mengukur kebab frozen agar sampai di tangan pelanggan dengan baik. Nah pekerjaan ini harus kamu lakukan dengan teliti sebelum dilemparkan kepada konsumen. Paling baik adalah dengan melakukan uji coba terlebih dahulu, kamu bisa minta bantuan suadara maupun teman untuk mencicipi tester kebab frozen terlebih dahulu.

Bisnis Kebab Frozen, Raup Untungmu Lewat Usaha Ini!
idntimes.com

Analisis Usaha Kebab Frozen

Kira-kira untuk 25 porsi
 Bahan                Jumlah             Harga
 Tepung terigu        1 kg               Rp. 11.500
 Susu*                500 ml             Rp. 11.000
 Minyak goreng        1/2 lt             Rp.  7.000
 Garam                2 sdt              Rp.  1.000
 Gula                 2 sdt              Rp.  1.000
 Baking powder        2 sdt              Rp.  1.000
 Ayam**               1/4 kg             Rp. 12.000 
 Bawang bombay                           Rp.  3.000
 Bawang putih         3 siung            Rp.  1.000
 Saus tomat           40 gr              Rp.  3.000
 Mayonaise            40 gr              Rp.  6.000
 Total (20 biji)                         Rp. 46.000
 Total (100 biji x 25 hari)              Rp.5.750.000
 
Modal tetap (Alat)
 Pengaduk Kayu         1           Rp. 15.000
 Baskom stainless      1           Rp. 25.000
 Teflon                2           Rp.150.000
 Total biaya                       Rp.190.000 
 
Total Biaya Operasional
 Bahan Baku (25 hari) + Modal Awal
 Rp.5.750.000 +  Rp.190.000           = Rp5.940.000
 
Estimasi Pendapatan Awal
 Rp3500(harga jual 1 biji)x 100 x 25 hari =Rp.8.750.000
 
Penghitungan Laba Satu Bulan
 Estimasi Pendapatan - Biaya Operasional
 Rp.8.750.000 - Rp5.940.000           = Rp.2.810.0000

Cara Membuat Kebab Frozen

Membuat Isian Kebab

  1. Cuci ayam hingga bersih.
  2. Cincang atau giling daging ayam.
  3. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum, masukkan ayam. Kamu juga bisa menambahkan garam, penyedap rasa, gula sesuai selera.
  4. Sisihkan, lalu diamkan.

Cara Membuat Kulit Kebab Frozen

  1. Masukkan tepung terigu, minyak, susu, dan baking powder. Campur hingga kalis, jika dirasa adonan masih lengket tambahkan tepung lagi.
  2. Jika sudah, bagi adonan ke dalam 24 porsi.
  3. Diamkan selama kurang lebih 20 menit, gunakan penutup kain.
  4. Pipihkan adonan, kemudian giling hingga berbentuk tipis bulat. Jika lengket, taburkan terigu lagi.
  5. Panggang kulit di atas teflon agar kulit bisa sedikit godeng. Jika sudah muncul gelembung, balik adonan. Jika sudah, angkat dan sisihkan. Tips kecil: bolak balik kulit hingga dirasa matang ya.
  6. Tunggu hingga kulit kebab hingga dingin, jika panas kemungkinan kulit akan patah.
  7. Jika sudah cukup dingin, isi tiap lembar dengan isian. Pastikan ayam matang ya, supaya tidak cepat basi jika dibekukan.

Tips untuk kebab frozen

  1. lebih baik tidak menggunakan sayuran seperti tomat dan selada, karena sayuran cenderung cepat basi. Kecuali jika kamu segera menjualnya.
  2. Segera masukkan kebab frozen ke dalam wadah kedap udara, lalu masukkan kulkas. Minta konsumen untuk segera memasukkannya ke dalam pendingin setelah diterima.
  3. Biasanya kebab tahan selama 3 hari di suhu ruangan, dan satu bulan jika di dalam frezeer. Untuk kulkas bagian bawah, kebab tahan selama satu minggu. Gunakan perhitungan ini jika kamu mau melakukan pengiriman.
  4. Panaskan kebab menggunakan teflon atau oven, tidak perlu menggunakan minyak.

*bisa diganti air hangat saja jika mau
**sesuaikan isi dengan selera, kamu bisa mengganti isi dengan sosis atau daging sapi.

Langkah Awal Bisnis Kebab Frozen

a. Siapa Target Kebab Frozenmu?

Menentukan target pasar yang jelas akan membantumu memulai usaha. Nah kamu harus bisa mengenali target, misal siapa yang paling tertarik dengan makanan kebab yang termasuk kekiniaan? Kemungkinan adalah kalangan milineal dan mungkin generasi yang lebih muda lagi. Nah, berarti kamu bisa menawarkan beberapa pilihan nih, misal satu menu berisi daging yang penuh dengan harga yang sedikit lebih mahal, atau isian daging lebih sedikit dengan harga yang lebih murah. Tapi harus diingat, harga tidak boleh mengurangi kualitas rasa ya. Ini penting supaya banyak kosnumen yang akan melakukan repeat order.

b. Temukan Model Bisnismu

1. Market Place

Gunakan market place agar kamu bisa menjangkau pelanggan yang lebih luas. Jangan lupa cantumkan tips-tips penyimpanan kebab agar makanan satu ini tidak basi ketika sampai di tangan pelanggan. Karena ketahanan di suhu ruang yang tidak terlalu lama, pastikan kamu melihat asal orderan yang diterima, jika konsumen berasal dari wilayah yang terlalu jauh, sebaiknya ditolak. Cantumkan deskripsi yang jelas ya.

2. Konsinyasi

Menitipkan kebabmu ke beberapa tempat juga bisa. Jika model bisnis seperti ini, kamu bisa menggunakan dua cara: menjualnya dalam bentuk frozen, atau kebab yang tinggal makan dengan sudah terbungkus rapi. Kalau kamu mau menitipkan di sekolah ataupun kampus, jangan patok harga terlalu tinggi.

3. Pesan-Antar

Kenapa tidak mengikutkan usahamu ke aplikasi jasa pesan antar seperti Gojek dan Grab? Cara pendaftarannya sangat mudah kok, kamu tinggal menyiapkan identitas pribadi dan usahamu. Jangan lupa gunakan foto makanan yang baik dan deskripsi yang jelas. Oh  iya, pikirkan juga bentuk kemasan yang ciamik dan efisien menutupi makanan ya.

c. Strategi Pemasaran

1. Gunakan Media Sosial

Kenapa tidak memanfaatkan akun bisnis? Dengan begitu kamu tahu perkembangan produk kebab frozenmu. Trik di media sosial yang perlu kamu ikuti adalah pentingnya visualiasi yang menggugah konsumen. Semakin menarik fotomu, akan semakin banyak pengunjung yang datang.

2. Buat Kemasan yang Menarik

Apa nilai dari sebuah kemasan? Kemasan bisa bercerita banyak tentang usahamu membuat produk. Jika kebab frozen, pastikan menggunakan wadah kedap udara, tempelkan juga keterangan-keterangan yang diperlukan. Wadah harus bersih ya, akan lebih baik jika transparan sehingga konsumen langsung tahu kualitas kebab yang kamu buat.

3. Hadirkan Promo dan Diskon

Sebagai usaha pemula, tidak ada salahnya menerapkan promo dan diskon utnuk mengenalkan kebabmu. Misal beli satu paket kebab frozen, dapat bonus beberapa potong. Promo dan diskon tidak pernah gagal menggaet konsumen, tentukan juga jangka waktu program tersebut. Baru setelahnya kamu melakukan evaluasi, mulai dari berapa jumlah permintaanmu, hingga respon dari pelanggan.

d. Evaluasi Usaha Kebab Frozen

Ingin usahamu maju? Lakukan evaluasi agar fair. Kamu bisa memulainya dengan melihat jumlah permintaan akan produkmu, jika tidak ada peningkatan kamu harus mencoba startegi baru nih. Setelah melihat permintaan, saatnya menghitung pengeluaran dan pemasaukan. Inilah pentingnya membuat laporan keuangan, sehingga kamu tahu alur keluar masuk uang. Tips penting: pisahkan uang pribadi dengan uang produkmu ya. Nah terakhir, jika sekiranya penjualanmu sudah stabil, saatnya memikirkan tentang inovasi. Inovasi akan membedakan kebab frozenmu dengan produk dari kompetitor.

Nah begitulah langkah untuk memulai usaha kebab frozen yang bisa jadi panduan kamu. Semoga artikel ini melecutmu hingga tertarik untuk turun ke UMKM. Kalau tulisan ini kamu rasa bermanfaat, jangan lupa untuk membagikannya dengan teman-teman sekitar. Sekarang, apa kamu sudah mulai tertarik untuk menggarap ladang bisnis kebab frozen?

Ikuti terus informasi menarik seputar usaha kuliner lainnya hanya di BisnisUKM.com

Leave a Comment