Peluang Bisnis, Peluang Usaha

Cari Usaha Sesuai Hobi? Cobain Peluang Usaha Unik Outdoor Equipment

cari-usaha-sesuai-hobi-cobain-peluang-usaha-unik-outdoor-equipment

Cobain peluang usaha unik equipment yang satu ini. Buat kamu yang pengen berbisnis sesuai hobi usaha yang satu ini bisa kamu coba lho. Jika diperhatikan sekarang ini komunitas para pencinta alam semakin banyak bermunculan dikampus-kampus maupun diluar kampus.

Pecinta alam ini adalah salah satu kegiatan mahasiswa yang sering dijumpai di kampus-kampus. Biasanya mereka mempunyai komunitas sebagai wadah unit kegiatan mahasiswa yaitu Mapala. Tidak hanya itu saja seiring dengan perkembangan zaman kini di sekolah-sekolah pun mulai ada kegiatan pecinta alam. Bahkan komunitas-komunitas semacam pecinta alam kini juga banyak yang tersebar diberbagai daerah.

Para pecinta alam ini biasa melakukan kegiatan pendakian gunung, arung jeram, panjat tebing dan lainnya. Setiap kegiatan tersebut biasanya membutuhkan peralatan khusus yang biasa disebut outdoor equipment. Peralatan itu mulai dari jaket pelampung, kayak, tenda dan masih banyak lagi peralatan lainnya.

Kami berhasil menemui Mulhendra seorang pengusaha outdoor equipment yang berada di daerah jalan Kaliurang. Mulhendra yang masih muda dan sehari-hari masih kuliah di arkeologi UGM ini mengawali usaha ini didasarkan pada hobinya yang senang akan alam. Mulhendra menamai setiap produk yang dia hasilkan dengan merk Biawak.

Kisah Pebisnis Outdoor Equipment

Proses Produksi

Untuk membuat peralatan ini dibutuhkan keahlian tukang jahit yang cukup bagus, Pada awalnya Mulhendra survei kesana-kemari untuk mendapatkan seorang penjahit yang berpengalaman. Dari sinilah akhirnya Mulhendra belajar tentang bagaimana produksi peralatan arung jeram itu sendiri.

Bahan-bahan baku yang dibutuhkan untuk produksinya adalah Terpauline, nylon, matras, parasut, foam. Harga bahan baku yang paling fluktuatif adalah nylon yang dalam 1 hari pernah naik 3x tergantung dari nilai dolar. Asal bahan baku yang diperoleh berasal dari Jogja,Semarang,Bandung, Jakarta.

Dalam proses produksinya Mulhendra dibantu oleh tukang potong dan tukang lem, masing-masing 1 orang terkadang ditambah 1 orang tenaga lepas. CarMasing-masing karyawan tetap diberi gaji Rp. 300 ribu/bulan ditambah fasilitas tempat tinggal. Sedangkan untuk tenaga tukang jahit, menggunakan sistem outsource. Biaya tergantung model produk dan tingkat kerumitan antara Rp. 10 ribu/buah (throwing bag) sampai dengan Rp. 120 ribu/buah (life jacket).

Produksi dilakukan jika ada pesanan atau sebagai stok gudang serta inovasi produk baru. Keunggulan dari produk – produk biawak antara lain inovasi produk dengan model baru dimana dalam 1 bulan bisa tercipta 1 model. Hal ini karena produk biawak hanya fokus pada bidang arung jeram saja. Produk yang telah ia hasilkan selama ini mempunyai total 21 item.Mengenai harga karena masih pemain baru maka harga masih dibawah harga pasaran.

Untuk pelayanan pelanggan sangat diutamakan. Order 1 buah pun dilayani dan bahkan tak jarang barang diantar ke pembeli selama masih di dalam kota jogja. Selama ini tidak pernah ada komplain dari konsumen karena pesanan selalu tepat waktu dan sesuai kualitas yang diinginkan.

Pemasaran

Pasaran yang dibidik oleh produk-produk Biawak mayoritas adalah penggiat arung jeram. Maraknya kegiatan outbound dan tempat-tempat wisata alam dewasa ini menambah segmen pasar yang ada. Bahkan tak jarang beberapa LSM dibidang rescue menggunakan produk biawak.

Pemasaran produk Biawak sejauh ini masih di wilayah Jogja,toko-toko outdoor equipment, beberapa toko tersebut juga memiliki cabang diluar Jogja. Tak jarang pesanan datang dari relasi-relasinya dari kota Padang. Promosi yang dilakukan pun dari teman-teman, door to door, dengan pertimbangan bahwa konsumennya (toko-toko outdoor) telah memiliki pangsa pasar sendiri sehingga tidak perlu repot-repot melakukan promosi. Pendapatan yang diperoleh fluktuatif antara 5 juta hingga 8 juta/bulan.

Kendala

Banyaknya pemain dalam bidang ini tidak begitu berpengaruh untuk produk-produk tertentu, akan tetapi untuk produk life jacket (pelampung) dengan banyaknya pemain besar dan lebih lama sedikit membuat kesulitan dalam memperoleh bahan baku. Kendala lain yang dirasakan Mulhendra adalah kesulitan membagi waktu dengan kegiatan perkuliahan yang harus ia jalani.

Untuk rencana pengembangan usaha kedepan, menyiapkan sumber daya manusia yang ada supaya bisa menangani usaha yang sudah berjalan sehingga bisa lebih fokus menciptakan unit usaha baru yang bisa mencakup bidang yang lebih luas seperti traveling dan outbond serta kegiatan umum seperti seminar dan penelitian.

Simulasi Keuntungan Usaha

Simulasi Keuntungan Usaha

Bahan baku

Terpauline   : 20 meter x Rp.30.000,00      = Rp.600.000,00
Nylon        : 2 roll x Rp. 600.000,00      = Rp. 1.200.000,00
Matras       : 1 lembar x Rp. 150.000,00    = Rp. 150.000,00
Parasut      : 20 m x  Rp. 12.000,00        = Rp. 240.000,00
Foam         :  25 m x Rp. 12.000,00        = Rp. 300.000,00
Total = Rp. 2.490.000,00

Tenaga kerja
Tukang lem               : 2 orang x Rp. 300.000,00  = Rp. 600.000,00
Tukang jahit (outsource)                             = Rp. 400.000,00
Total = Rp. 1.000.000,00

Total Pengeluaran
Rp. 2.490.000,00 + Rp. 1.000.000,00            =  Rp. 3.490.000,00

Pendapatan
Omset per bulan                                = Rp. 8.000.000,00

Keuntungan
Rp. 8.000.000,00 - Rp. 3.490.000,00 = Rp. 4.510.000,00





Peluang Usaha Unik Outdoor Equipment

Kekuatan (Strenght)

Setelah menyimak kisah pengusaha outdoor eqipment tersebut bisa kita lihat sendiri. Kelebihan dalam menekuni usaha yang satu ini tentunya lumayan cukup banyak sehingga hal tersebut menjadi faktor pendukung. Peluang usaha ini muncul karena berawal dari hobi dengan melihat kebutuhan segmen pasar para pecinta alam yang sebagian besar tidak memiliki alat untuk mendaki. Sedangkan jika dilihat jumlah para pecinta alam terus saja berkembang banyak. Tentu permintaan akan kebutuhan alat-alat juga akan semakin meningkat.

Kelemahan (Weakness)

Kendala yang dihadapi setiap usaha adalah masalah internal maupun eksternal. Permasalahan internal adalah masalah yang muncul dari dalam diri mulai dari  keyakinan dalam mengadapi berbagai resiko dan hambatan-hambatan yang ada. Sedangkan masalah eksternal adalah masalah yang muncul dari luar. Bisa mengenai resiko kerugian ataupun persaingan usaha. Namun bukan hal baru lagi apabila kita menekuni suatu usaha sudah pasti ada resiko masing-masing. Tentu bukan suatu masalah besar. Asalkan yakin pada diri sendiri untuk terus belajar dan menyiapkan berbagai strategi usaha dalam mengembangkannya maka semua akan terhandle dengan mudah.

Peluang (Opportunity)

Peluang usaha outdoor equipment ini tentunya sangat terbuka luas. Mengingat permintaan sewa akan kebutuhan alat-alat tersebut yang semakin meningkat. Maka peluangnya menjadi semakin luas dan terus berkembang. Bahkan target pasarnya sekarang ini bukan hanya para pecinta alam. Namun juga para traveller yang gemar melakukan perjalanan jauh dengan konsep backpacker.

Ancaman (Threat)

Tidak ada usaha yang berjalan mulus tanpa adanya suatu masalah yang akan dihadapi. Ancaman yang mungkin dihadapi dari usaha outdoor equipment ini mengenai persaingan yang semakin ketat. Dengan semakin meningkatnya permintaan akan alat-alat tersebut tentunya semakin banyak pula para pelaku usaha yang mengambil peluang ini. Nah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yang bisa kamu lakukan adalah menyiapkan berbagai strategi pemasaran dengan memberikan berbagai promo. Memberikan voucer, memberikan harga sewa lebih miring dari pada para pesaing, memberikan pelayanan yang optimal dan lain-lain.

Tips Yang Bisa Kamu Tiru Ketika Kamu Melirik Peluang Usaha Unik Outdoor Equipment Ini

  1. Siapkan modal usaha dan buat perincian estimasi modal usaha yang dibutuhkan, biaya kebutuhan secara berkala dan keuntungan yang didapatkan.
  2. Menetapkan harga sewa dengan baik dan benar
  3. Menyiapkan berbagai alat-alat yang akan disewakan
  4. Menyiapkan rencana usaha dan konsep usahanya seperti apa
  5. Merancang tujuan, visi dan misi usaha yang akan dicapai
  6. Merencanakan strategi pemasaran, promosi yang digunakan serta strategi dalam menghadapi kemungkinan terburuk
  7. Menentukan lokasi usaha yang cocok untuk memulai usaha
  8. Menentukan target pasar yang akan dibidik

 

sumber gambar : http://paulkirtley.co.uk/2015/equipment-for-a-ski-touring-adventure-in-norway/