Bisnis Kuliner

Contoh Laporan Bisnis Kuliner Yang Perlu Dibuat Setiap Bulan

contoh-laporan-bisnis-kuliner-yang-perlu-dibuat-setiap-bulan-apa-sajaSetiap pengusaha perlu mengetahui bagaimana cara memanage keuangannya dengan benar supaya dapat dilihat apakah usahanya mendapatkan keuntungan atau malah mengalami kerugian. Kesadaran para pengusaha atau pelaku bisnis dalam mengatur keuangannya secara rinci dan benar harulah dimulai sedini mungkin.

Laporan Keuangan Dalam Bisnis Sangat Penting

Meskipun hanya usaha kecil menengah atau UKM yang pada umumnya kebanyakan merupakan bisnis kuliner, haruslah memilik laporan keuangan yang baik dan benar supaya keuangan lebih terkontrol dan tidak pusing dalam menghitung laba dan rugi usaha. Apabila tidak mengetahui bagaimana harus membuat laporan untuk bisnis kuliner, ada banyak contoh laporan bisnis kuliner yang bisa ditiru untuk diterapkan dalam laporan keuangan bisnis anda.

Untuk memulai bisnis kuliner memang tidak semudah yang dibayangkan. Karena setidaknya perlu adanya persiapan lain selain memiliki resep rahasia masakan atau pembuatan makanan. Mengatur keuangan bisnis kuliner juga merupakan hal yang sangat penting didunia bisnis. Bagaimana pun pengelolaan keuangan yang benar akan mempermudah owner dalam mengontrol bisnisnya. Kapan harus menambah modal untuk mengembangkan usahanya dapat dilihat dari hasil laporan bisnis kuliner yang telah dibuat sebelumnya.

Sebagai contohnya, Toko Z merupakan toko makanan siap saji seperti mie ayam.  Tentu saja ada modal yang harus dikeluarkan toko Z ini untuk membeli bahan baku seperti tepung untuk mie, ayam, sayuran, dan bumbu-bumbu lainnya. Selain bahan baku untuk makanan yang harus dibeli, toko Z juga harus mempersiapkan anggaran lain. Seperti untuk box makanan take away, dan juga minuman-minuman sebagai pelengkap sajian makanan utamanya. Dan masih banyak lagi yang harus dibeli Toko Z untuk melengkapi keperluan bisnis kulinernya tersebut. Maka harus diketahui berapa anggaran yang harus dikeluarkan untuk memulai bisnis kuliner.

Contoh Laporan Bisnis Kuliner Untuk Kamu

Untuk memulai sebuah usaha di bidang kuliner ada baiknya penuh perencanaan yang matang. Supaya usaha yang dijalankan stabil dan tidak plin-plan dalam mengambil keputusan saat berbisnis. Oleh karena itulah, diperlukan adanya proposal bisnis kuliner sebagai awalannya. Dibawah ini merupakan form contoh kecil proposal bisnis kuliner yang biasa dipakai pada umumnya.

proposal-perencanaan-usaha

Selain itu, untuk menjalankan usaha kuliner ini juga diperlukan adanya laporan keuangan supaya pemilik usaha dapat melihat keuntungan atau laba ruginya usaha yang sedang dijalankan tersebut. Selain itu juga laporan keuangan berfungsi sebagai tolak ukur bagaimana caranya untuk mengembangkan bisnis kuliner tersebut menjadi lebih luas lagi dan mengatasi persaingan bisnis yang tidak dipungkiri memang sangat ketat.

Berikut ini merupakan contoh laporan bisnis kuliner secara sederhana.

laporan-keuangan-bisnis-kuliner

Di atas merupakan contoh laporan bisnis kuliner yang perlu dibuat setiap bulan. dengan membuat laporan keuangan seperti di atas pada setiap bulannya akan terlihat apakah perusahaan mendapatkan keuntungan atau kerugian. Selain itu, dengan adanya laporan dari bisnis kuliner ini dapat terlihat bagaimana caranya untuk menambah modal usaha supaya usaha kuliner menjadi lebih berkembang.  Serta bisa juga memikirkan usaha kuliner sampingan apa lagi yang perlu dimasukan ke dalam menu lainnya.

Laporan Keuangan Dipersiapkan Sejak Awal

Apabila anda berniat untuk memulai usaha bisnis kuliner, maka jangan lupa untuk membuat proposal bisnis kuliner terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan supaya bisnis kuliner lebih terarah dan tepat sasaran penjualan. Harus diketahui bagaimana mencari target pasar. Yang demikian ini juga menjadikan tolak ukur harga produk makanan yang akan dibanderol pada bisnis kuliner yang akan dijalankan. Karena bagaimana pun target pasar harus bisa tepat demi tercapainya penjualan produk makanan atau kuliner. Jangan sampai harga yang dibanderol terlalu tinggi untuk target pasar menengah ke bawah.

Pembeli  menengah ke bawah tidak bisa membeli produk karena harga yang terlalu tinggi. Namun pembeli menengah ke atas pun tidak tertarik dengan produk yang anda tawarkan karena kosep yang tidak mereka sukai dan hal-hal lainnya. Jadinya membingungkan, bukan?

Karena itulah, betapa pentingnya konsep proposal bisnis kuliner ini dibuat. Karena bagaimana pun banyaknya peluang bisnis kuliner yang ada. Kalau tidak terkonsep dengan baik, maka bisnis pun tidak akan berjalan dengan lancar dan sempurna. Pahami juga bagaimana kendala-kendala yang kemungkinan akan dihadapi saat menjalankan bisnis kuliner ini.

Misalnya kendala makanan atau bahan baku yang basi karena tidak sesuai dengan target penjualan perharinya. Karena bisnis kuliner ini kebanyakan merupakan makanan fresh yang harus disantap hari itu juga. Seperti contohnya mie ayam maka ketika penjualan kurang dari yang ditargetkan bahan-bahan makanan tersebut akan menjadi basi dan harus dibuang (dimanfaatkan untuk hal lain selain dikonsumsi. Oleh karena tidak mungkin berjualan dengan menggunakan bahan-bahan makanan yang sudah basi atau kadaluarsa.

Ragam Faktor Penghambat Bisnis Kuliner

Oleh karena itu, rincilah secara detail apa saja faktor-faktor yang membuat bisnis kuliner menjadi terhambat. Contoh dari faktor penghambat bisnis kuliner ini di antaranya adalah:

  • Harga Jual

Harga jual ini bisa mempengaruhi laku tidaknya produk yang dijual. Karena bagaimana pun bagi yang pertama kali merintis usaha kuliner ada baiknya memperhatikan permintaan pasar yaitu harga murah namun tidak murahan.

  • Konsep Yang Kurang Menarik

Konsep juga merupakan hal yang sangat penting apabila anda sebagai seorang yang berbisnis kuliner. Memiliki target pelanggan tertentu seperti misalnya target pasarnya adalah para remaja maka konsep yang anda gunakan haruslah sesuai dengan selera para remaja.

  • Rasa Yang Kurang Enak

Sudah dapat dipastikan apabila mantap untuk mendirikan bisnis kuliner maka soal rasa adalah hal yang paling penting. Apabila dirasa rasa makanan yang diproduksi kurang enak, maka pelanggan pertama anda akan kabur dan kemungkinan besar akan memberitahukan kepada calon pelanggan yang akhirnya tidak jadi membeli produk anda.

  • Menggunakan Bahan-Bahan Yang Kurang Berkualitas

Memilih dan menggunakan bahan-bahan dengan kualitas rendah pun akan berpengaruh terhadap hasil olahan makanan yang akan dijua atau disajikan kepada pelanggan, hati-hati untuk masalah yang satu ini dapat berpengaruh pada produk makanan yang dibuat.

  • Promosi Produk Yang Kurang

Hal ini sering banyak dijumpai, tempat usaha kuliner sepi karena kurangnya promosi yang dilakukan saat pertama kali membuka bisnis ini.

Dengan tahu contoh laporan bisnis kuliner, itu menjadi peluang bisnis kuliner terbaik untuk dijalankan juga, bukan?