Inspirasi Bisnis

Hewan Kurban di Sleman Ramai Diburu Konsumen

permintaan hewan kurban di slemanMendekati hari raya Idul Adha yang akan jatuh pada tanggal 15 Oktober 2013, permintaan harga hewan kurban di Sleman mengalami kenaikan. Harga sapi potong  ditingkat pedagang rata-rata naik  sekitar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per ekornya. Sementara untuk harga kambing kenaikannya hanya berkisar Rp 200.000,00 hingga Rp 500.000,00 per ekor.

Setiap menjelang Idul Adha, harga sapi jantan meningkat 15% hingga 25%. Jika tahun lalu harga sapi usia dua sampai tiga tahun masih seharga Rp10juta – Rp11 juta, saat ini harga per ekornya bisa menembus Rp 13 juta hingga Rp14 juta. Sapi yang paling banyak diminati adalah sapi potong jantan jenis simetal dan lokal. Adapun harga kambing yang biasanya dijual seharga Rp 1,5 juta kini bisa melambung hingga mencapai Rp 3 juta per ekor, tergantung jenis kambing kurban dan besar ukurannya.

Penjualan Hewan Kurban Masih Belum Ramai

Kendati begitu, penjualan hewan kurban tahun ini mengalami kemerosotan jika dibandingkan dengan tahun lalu. Di pasar hewan Ambarketawang Gamping Sleman, jumlah hewan kurban yang terjual rata-rata 500 ekor sapi dan 50 kambing. Padahal tahun lalu, saat menjelang hari raya kurban bisa mencapai 800 sapi dan 100 kambing. Total penjualan di Pasar Ambarketawang hanya berkisar 60% dari hewan yang masuk.

Naiknya harga bahan bakar minyak dan harga pakan ternak yang melonjak tajam ditengarai menyebabkan kenaikan harga pada hewan kurban. Hal ini berimbas pada sepinya permintaan dari konsumen. Meski demikian, para pedagang tetap optimis penjualan hewan kurban bisa meningkat mendekati hari raya Idul Adha nanti. Alasan para konsumen membeli di dekat hari H karena tidak mau repot memberi pakan dan resiko kematian hewan kurban.

Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman juga menerjunkan tim pengawasan di setiap pasar hewan dan pasar tiban. Tim ini akan memeriksa setiap hewan yang dijual untuk memastikan hewan-hewan tersebut benar-benar sehat dan bebas penyakit.

Selain pengawasan kesehatan, penjualan hewan kurban terutama yang berasal dari luar daerah juga diperketat  untuk menjamin kelayakan konsumsi. Hewan kurban dari luar daerah yang masuk ke Sleman harus menyertakan surat keterangan sehat dari instansi terkait. Selain itu, masyarakat dihimbau agar lebih selektif saat membeli hewan kurban.

Diolah dari berbagai sumber
Sumber gambar: http://media.viva.co.id/thumbs2/2011/11/04/130258_penjualan-hewan-kurban_663_382.jpg