Letak Strategis Kalimantan Tengah Cocok untuk Investasi Bidang Perkebunan

investasi perkebunan kalimantan tengahLuas Propinsi Kalimantan Tengah 153.568 Km² (15.356.800 Ha). Diproyeksikan lahan yang sesuai untuk pengembangan perkebunan adalah seluas 3.139.500 Ha. Dari hasil penelitian studi pengembangan perkebunan yang dilakukan oleh IPB, tanaman perkebunan yang direkomendasikan untuk dikembangkan adalah karet, kelapa, kelapa sawit, lada, kopi, cengkeh, kakao dan tebu.

Luas Propinsi Kalimantan Tengah mencapai 153.564 Km2 yang merupakan Propinsi ketiga terbesar di Indonesia setelah Propinsi Irian Jaya  dan Propinsi Kalimantan Timur. Luas wilayah terdiri dari hutan belantara: 126.200 km2, Rawa-rawa : 18.115 km2, sungai, danau dan genangan : 4.563 Km2 dan Tanah lainya : 4.686 Km2.

Letak Propinsi Kalimantan Tengah sangat strategi yaitu dekat dan berhadapan dengan Pulau Jawa, hal ini sebagai sarana penghubung interkoneksi antara Propinsi-Propinsi lainnya di Pulau Kalimantan. Propinsi ini mempunyai potensi dan berprospek baik untuk kegiatan pengembangan perekonomian pulau Kalimantan dimasa yang akan datang.

Komoditas perkebunan yang dikembangkan di Kalimantan Tengah tercatat 14 jenis tanaman, dengan karet dan kelapa sebagai tanaman utama perkebunan rakyat (342.011 Ha/50%, 68.938 Ha/10,2%) dan kelapa sawit sebagai komoditi utama perkebunan besar yang dikelola oleh para pengusaha perkebunan baik sebagai Perkebunan Besar Swasta Nasional/Asing ataupun PIR-Bun KKPA (Kredit Koperasi Primer untuk Anggotanya). Para pengusaha perkebunan juga mengembangkan tanaman karet, kakao dan lada, namun tidak berkembang sejak tahun 1995.

Peran kelapa sawit terhadap proses pembangunan di Kalimantan Tengah sampai saat sekarang sudah menunjukan pengaruh/manfaat yang nyata antara lain :

  1. Pendapatan Asli Daerah bagi Pemerintah Kabupaten
  2. Kontribusi dari PBB/BPHTB/Retribusi
  3. Penyerapan Tenaga Kerja
  4. Pengembangan Wilayah
  5. Sektor Ekonomi/Jasa berkembang dan tumbuh (pedagang, transportasi, telekomunikasi)
  6. Pemanfaatan SDA berupa lahan/tanah.

Faktor Pendukung Investasi

Beberapa fasilitas di pulau Kalimantan yang mendukung untuk pengembangan investasi perkebunan di Kalimantan Tengah meliputi :

Bandar Udara

  1. Bandara Cilik Ruwut di Palangkaraya dapat didarati pesawat F-28 dan sejenisnya.
  2. Bandara Iskandar di Pangkalan Bun dapat didarati F-27 dan sejenisnya.
  3. Bandara H. Assan di Sampit, Bandara Sanggu di Buntok, Bandara Beringin di Muara Teweh dapat didarati pesawat sejenis C-212.
  4. Bandara Kuala Pembuang, Tumbang Samba dan Kuala Kurun dengan melayani penerbangan carteran pesawat jenis C-212 dan BN.

Pelabuhan Laut

  1. Pelabuhan laut terdapat di kota Kumai (Kotawaringin Barat), Sampit (Kotawaringin Timur) dan Pulang Pisau (Pulang Pisau) dapat melayani barang, orang, dan peti kemas.
  2. Pelabuhan Curah Cair Kelapa Sawit (CPO) sudah tersedia di Desa Bumi Harjo (Kotawaringin Barat) dan di Desa Bagendang (Kotawaringin Timur) sedang direhabilitasi.

Jalan Darat
Terdapat jalan darat poros utama lintas selatan Kalimantan sepanjang 830,50 Km yang menghubung Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan) – Kuala Kapuas – Pulang Pisau – Palangka Raya – Kasongan – Sampit – Pangkalan Bun – Nanga Bulik – perbatasan Propinsi Kalimantan Barat. Jalan Darat poros utama lintas tengah Kalimantan sepanjang 1.014 Km (sebagian dalam proses pembangunan) dan ribuan kilometer jalan kolektor/penghubung dan rencana pembangunan jalan koridor lintas daerah perkebunan.

Telekomunikasi/Komunikasi.
Pada semua Ibu Kota Kabupaten/Kota sudah tersedia fasilitas telepon seluler dan otomat, bahkan sampai beberapa Ibu Kota Kecamatan, selain itu juga terdapat station Radio Republik Indonesia (RRI) di Palangka Raya, radio swasta di Ibukota Kabupaten/Kota, Stasiun keliling TVRI dan stasion Relay RCTI ( TV-swasta)

Listrik.
Pelayanan tenaga listrik sudah menjangkau sebagian besar Desa dengan sumber Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dan juga yang berasal dari interkoneksi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Propinsi Kalimantan Selatan.

Air Bersih.
Pelayanan air bersih ditangani oleh Perusahaan Daerah/BUMD dan pelayanan sudah menjangkau ibukota Kabupaten/Kota dan sebagian ibukota Kecamatan.

13 Komentar

    • Pangkalan Bun adalah daerah penghasil bahan baku, peluang ke depan untuk daerah ini adalah industri pengolahan, karena bahan baku yang sekarang di pangkalan Bun harus dibawa ke tempat lain untuk diolah menjadi barang jadi atau setengah jadi.

  1. Saya Punya Lahan Terpencar di satu Kabupaten (Tenggarong) kaltim. luasan keseluruhan Kurang lebih 25 Ha, Tanam Apa yg modalnya ga gede, hasilnya bagus untuk ke depanya Gaaan? trims

  2. salam

    saya dan beberapa teman sempat melakukan study di pangkalan Bun, memang benar potensi perkebunan di pangklaan bun sangat besar, namun hal tersebut jadi kurang terbuka bagi “perorangan”, karena sudah banyak korporasi besar disana, justru yang lebih menjajikan adalah peluang untuk “industri untuk peningkatan nilai tambah”, atau dengan second level added vaalue, ini bisa berupa industri pengolahan limbah dari industri dasar atau pun industri olahan lanjut untuk meningkatkan nilai tambah

    salam

  3. saya ingin punya lahan sawit di kalteng antara 10 sampai dengan 30 hektar. masih bahan juga ndak papam. mohon info gimana surat menyurat n perijinannya …… trims

    • Pak SW saya setuju dan mendukung niat bapak untuk investasi kebun sawit di pangkalan bun, saya juga sedang tahap mencari lahan kebun sawit.

  4. saya pengen punya kebun sawit lokasi pangkalan bun.
    minimal tahun tanam 7-10 thn..!
    sudah sertifikat/SHM…
    jika ada info yg mo jual lahan sawit,harga per hektar berapa…? harap kirim email ke:irfan.elzara@yahoo.com
    atau langsung call/sms ke 081252170016 a/n irfan
    terimakasih…!

  5. saya pengen pya kbn krt di wilyh kasongan minml 10 ha dan maks 25 ha. bg yg punya info hrp hub. saya di 081389977999

  6. saya berniat py perkebunan sawit di pangkalan bun. Bila ada info perkebunan sawit yg akan dijual, dan brapa harga per hektar ? makasih

  7. bagaimana untuk daerah kalimantan tengah tepatnya di daerah pangkalanBun, bisnis perkebunan apa yang cocok untuk daerah ini, setau saya di daerah ini masyarakat di sini lebih berambisi untuk mengembangkan perkebunan kelapa sawit…!bagaimana untuk perkebunan karet untuk daerah sini apa akan menguntungkan lebih besar sari pada kelapa sawit yang lebih banyak dikelola masyarakat di sini…tolong saya berikan solusi yang tepat,..dan juga saya pengeng tahu harga dari penjualan karet tersebut perkilonnya,..berapa harga termahal untuk karet dan juga harga termurah yang pernah terjadi di pasaran….?dan kemana tempat pemasaran yang terbaik untuk penyaluran karet yang telah di panen dari perkebunan…?terimakasih …..saya harapkan balasannya….!

  8. sependapat dengan adanya kajian bahwa kalteng cocok untuk perkebunan, namun jangan lupa pembagian kawasan itu harus sesuai peruntukannya yang telah disepakati dan disahkan yang berkompeten, kawasan hutan juga penting dan perlu dijaga kelestariannya,kita hati-hati juga dalam menerbitkan ijin jgn sampai ada tumpang tindih banyak kepentingan. salam

  9. Ya.. Memang didaerah kalimantan tengah itu sangat bagus untuk dikembangkan.. Dulu saya tinggal disana dan sekolah disana.. Memang pada saat ini disana banyak orang menanam sawit.. Dan tidak diragukan lagi.. Pemandangan disana benar2 menyejukan mata…

Comments are closed.