Manisnya Laba Usaha Budidaya Belimbing Dewa

Depok sejak lama dikenal sebagai Kota Belimbing. Perawatan pohonnya yang mudah dengan potensi ekonomi yang besar membuat warga Depok setia menjadi petani belimbing, khususnya Belimbing Dewa (Averrhoa Carambola) yang terkenal manis dengan ukuran yang cukup besar.

Nanang Yusup, adalah satu dari sekian banyak pelaku usaha budidaya belimbing yang cukup tersohor di Kota Depok. Nanang meneruskan usaha budidaya belimbing dari ayahnya, H. Yusup. Ayahnya dulu bercocok tanam padi dan palawija. Namun, karena lahan pertanian di Depok makin menyusut, pada 1990 mulailah ayahnya menanam pohon belimbing.

Dari Tiga Pohon Kini Berkembang Dengan Lahan 1 Ha

Saat itu, hanya sekitar 3 pohon yang ditanam, tapi hasil panen yang cukup besar, membuat para tetangga juga ikut-ikutan menanam pohon belimbing. Barulah di tahun 2000 di lahan bekas sawah, Nanang bersama ayahnya menanam pohon belimbing dengan jumlah banyak.

Potensi Bisnis Belimbing di Depok

“Dulu di sini sawah, tapi makin lama air makin sulit. Makanya kita beralih menanam belimbing, karena hasilnya cukup menjanjikan,” ujar Nanang yang ditemui BisnisUKM.com di kebunnya kawasan Kali Licin, Pancoran Mas, Depok, Senin (11/5).

Dengan lahan sekitar 1 hektare yang ditanami sekitar 100 pohon yang tersebar di sejumlah wilayah di Kota Depok, Nanang dan 6 orang pekerjanya memasok kebutuhan belimbing di pasar tradisional dan supermarket di Depok dengan merek Star fresh. Biasanya untuk satu pohon belimbing bisa menghasilkan 500 buah. Dengan harga jual 1 kilogram Rp 8.000-10.000.

“Kalau ditanam dengan jarak 7-8 meter, 1 pohon bisa menghasilkan 3.000 buah belimbing. Tapi, karena lahannya makin sempit, kita tanam jaraknya 4-5 meter, dan hasilnya hanya sekitar 500 buah untuk satu pohon,” jelasnya.

Nanang mengaku, potensi bisnis budidaya belimbing sangat menjanjikan. Terlebih, satu pohon bisa dipanen hingga tiga kali dalam setahun. Ia sendiri mengaku kewalahan menerima permintaan belimbing, karena kebutuhan belimbing di Depok cukup besar yaitu 500 kilogram per hari. Begitupun di Jabodetabek kebutuhan belimbing bisa mencapai 5 ton dalam sehari, dan itu belum bisa dipenuhi petani.

Lahan Menyempit, Berharap Kepedulian Pemerintah

Petani belimbing Dewa

Untuk memenuhi tingginya kebutuhan belimbing, Nanang menggandeng petani lain yang masih tetangganya untuk berhimpun dalam satu koperasi. Selain itu, ia juga berharap bantuan pinjaman lahan dari pemerintah agar petani bisa membudidayakan belimbing lebih banyak lagi.

“Sekarang tanah di sini harganya sudah tinggi. Banyak warga yang menjualnya untuk didirikan ruko dan kontrakan. Saya berharap ada solusi dari makin minimnya lahan,” harapnya.
Nanang, juga tidak tahu sampai kapan ia bisa bertahan dengan persoalan keterbatasan lahan tersebut.

Meskipun begitu, ia masih menyimpan obsesi kelak suatu saat bisa mewujudkan konsep Belimbing Extravaganza yang memadukan kebun dengan outlet hasil olahan belimbing dalam satu lokasi yang terintegrasi.

Selain Nanang, pembudidaya belimbing lainnya di Kota Depok ialah Suhaemi. Di kawasan Pasir Putih, Sawangan, Depok, Suhaemi membudidayakan 200 pohon belimbing di lahan seluas 1 hektare. Sedangkan bibitnya, ia beli dari H Mubin yang merupakan petani belimbing senior di kawasan Margonda, Depok.

Ia sendiri telah marasakan manisnya membudidayakan belimbing. Bahkan, jika belimbing yang dipanen kualitasnya super, untuk 1 kilogram bisa dihargai hingga Rp 10 ribu.

Usaha budidaya belimbing

“Pada 2008 saya memasok hingga ke Bandung dan Yogyakarta. Tapi, sekarang sudah tidak lagi. Sebab, di Depok saja kebutuhannya juga tinggi,” katanya.

Menurutnya, di samping sulitnya lahan, gangguan hama seperti, semut hitam, penggeret buah, dan lalat buah juga berpengaruh terhadap hasil panen. Agar buah yang dihasilkan bagus, ia biasanya menyemprot pestisida hingga 4 kali dalam sehari.

“Sebulan kita habiskan 3 liter pestisida. Lumayan hasilnya, saya bisa sekolahin anak dan memenuhi semua kebutuhan dari hasil budidaya belimbing,” tandasnya.

Tim Liputan BisnisUKM.com
(/Dunih)
Kontributor BisnisUKM.com wilayah Depok

6 Komentar

  1. request contact person petani atau pelaku usaha budidaya belimbing dewa depok …saya mau cari info2 utk bahan penelitian

Comments are closed.