Peluang Bisnis Budidaya Kubis Untuk Pensiunan

Bisnis budidaya kubis Potensi pasar untuk bisnis budidaya tanaman kubis bisa dikatakan cukup baik. Bahkan untuk komoditi ini peluang pasarnya tidak terbatas di dalam negeri saja, melainkan sudah menjangkau ke berbagai Negara lain. Misalnya saja seperti Singapura, Jepang, Taiwan, Malaysia, Jerman, Hongkong dan Negara lainnya.

Semakin bertambahnya jumlah permintaan sayuran kubis dan bertambahnya jumlah Negara yang meminta pasokan kubis bisa diperkirakan bahwa akan terjadi sebuah peningkatan permintaan terhadap sayuran kubis setiap tahunnya. Belum lagi, untuk permintaan sayuran kubis di dalam negeri sendiri juga terbilang cukup besar.

Kondisi seperti itulah yang menjadikan budidaya kubis sebagai peluang bisnis yang cocok untuk pensiunan dan dapat mendatangkan keuntungan yang besar.

Konsumen

Kebutuhan akan sayur datang dari masyarakat, baik digunakan sebagai konsumsi pribadi maupun untuk pemenuhan bahan baku untuk peluang bisnis yang mereka jalankan. Mulai dari para ibu-ibu rumah tangga yang mencari sayuran untuk memenuhi gizi anggota keluarganya, pelaku bisnis makanan yang membutuhkan sayuran kubis sebagai lalapan maupun bahan baku, sampai dengan pedagang sayuran segar di pasar atau supermarket.

Memulai Bisnis

Memulai bisnis budidaya sayur termasuk salah satunya kubis tentunya membutuhkan strategi dan juga perawatan yang tepat agar nantinya dapt menghasilkan kubis yang berkualitas baik sehingga mendatangkan untuk bagi pelaku bisnisnya. Berikut ini adalah beberapa tips sebelum Anda memulai bisnis budidaya kubis sebagai bisnis pensiunan maupun bisnis sampingan.

  1. Tentukan lahan yang cocok untuk budidaya kubis yang sesuai dengan karakteristik kubis, yaitu memilih lahan di dataran tinggi dengan ketinggian antara 1000-3000 m.
  2. Olah lahan persemaian, kemudian tambahkan dengan pupuk kandang. Buat atapnya miring kea rah barat.
  3. Taburkan biji kubis secara merata satu per satu menurut barisan pada lahan persemaian yang telah disiapkan, kemudian tutup dengan tanah tipis-tipis. Jarak menanam antar baris adalah 5 cm. Untuk tanaman kubis dengan luas 1 hektar, diperlukan 300-400 gram biji kubis. Dan biji-biji kubis akan tumbuh setelah 4-5 hari.
  4. Siapkan lahan untuk budidaya kubis. Caranya, cangkul tanah dengan kedalaman 30 cm, kemudian berikan pupuk kandang sebanyak 15 ton per hektar. Buat bedengan dengan lebar 80 cm dan selokan dengan lebar 20 cm. Buatlah dua baris tanaman dengan jarak 50 cm antar baris dan 50 cm untuk jarak tanamnya di setiap bedengan.
  5. Pindahkan bibit kubis dari persemaian ke bedengan yang telah disiapkan. Bibit kubis yang berumur satu bulan dari waktu menyebar biji kubis, biasanya telah memiliki empat helai daun.

Keuntungan Bisnis

Kebutuhan akan sayur bagi masyarakat semakin hari kian meningkat dan untuk budidaya tanaman kubis sendiri sudah dapat dipanen dengan waktu yang tidak lama yaitu sekitar 3 sampai 4 bulan setelah masa tanam.

Hambatan Bisnis

Kendala untuk bisnis budidaya kubis biasanya adalah kurangnya modal usaha sehingga budidaya kubis belum bisa berjalan secara maksimal dan belum dapat memenuhi permintaan dari para konsumen yang semakin tinggi. Selain itu, kendala lain yang sering dihadapi oleh para pelaku bisnis budidaya kubis antara lain.

  1. Tanaman kubis perlu mendapatkan perawatan khusus agar tanaman tidak mudah terserang hama penyakit.
  2. Jika terlambat memanen maka kubis akan retak dan kemudian membusuk.
  3. Penanaman kubis di tanah yang unsur haranya sedikit juga berpengaruh terhadap hasil panen yang sedikit dengan kualitas yang kurang baik.

Strategi Pemasaran

Peluang bisnis budidaya kubisBesar kecilnya sebuah pendapatan atau keuntungan budidaya kubis selain dipengaruhi oleh cara bercocok tanam yang baik juga ditentukan dengan kemasan yang baik pula. Dengan kemasan produk yang baik dan unik maka akan membawa sebuah daya tarik tersendiri bagi para pembelinya.

Pemasaran hasil budidaya kubis juga dapat dilakukan dengan adanya suatu kerjasama antara petani (pelaku bisnis) dan juga para pedagang sayuran yang ada di pasar. Selain menjalin kerjasama dengan pedagang sayur yang ada di pasar-pasar, pelaku bisnis juga dapat memasarkan hasil budidaya kubis kepada beberapa pelaku bisnis makanan yang mencari bahan baku kubis untuk usahanya.

Selain itu, Anda juga dapat menjual kubis kepada para pengepul yang membeli hasil budidaya kubis untuk didistribusikan ke luar daerah sehingga pemasaran untuk bisnis pensiunan Anda dengan budidaya kubis dapat semakin luas. Tidak hanya di dalam kota saja, akan tetapi juga di kota-kota lainnya yang ada di Indonesia.

Penentuan harga

Untuk menentukan harga jual biasanya dilakukan oleh pelaku bisnis dengan berpedoman pada standar harga dasar. Jika standar untuk harga dasar telah ditentukan, langkah selanjutnya adalah mengelompokkan barang berdasarkan kualitasnya. Biasanya barang yang berkualitas unggul tentunya memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan dengan yang berkualitas rendah atau sedang. Disamping itu, para pelaku bisnis pensiunan ini juga harus bisa membaca musim yang sedang dihadapi.

Kunci Sukses

Kunci sukses untuk budidaya kubis dipengaruhi oleh pemilihan bibit yang berkualitas serta cara perawatan tanaman kubis mulai dari pengairan sampai dengan pupuk, pembasmian hama tanaman, panen dan juga pasca panen. Sehingga dengan demikian sayur kubis yang dihasilkan akan memiliki kualitas yang baik dan berdampak pada nilai jual yang cukup tinggi.

Analisa Ekonomi

Modal Awal
Sewa lahan 2.000 m2                              Rp   700.000,00
Sarana dan prasarana budidaya kubis             Rp 3.200.000,00 +
Total modal                                     Rp 3.900.000,00

Biaya produksi (4 bulan)
Pengadaan 8.000 bibit kubis                     Rp   500.000,00
Pupuk (organik dan juga kimia)                  Rp 4.000.000,00
Tenaga kerja                                    Rp 2.400.000,00
Obat                                            Rp   500.000,00
Penyusutan dan biaya lain-lain                  Rp 2.000.000,00 +
Total biaya produksi                            Rp 9.400.000,00

Pendapatan dan keuntungan
Penjualan kubis = 6.000 kg x Rp 2.500,00/kg   = Rp 15.000.000,00
Keuntungan      
= pendapatan – biaya produksi
= Rp 15.000.000,00 – Rp 9.400.000,00
= Rp 5.600.000,00

Semoga informasi peluang bisnis budidaya kubis ini bisa menjadi inspirasi bisnis bagi Anda yang sebentar lagi memasuki masa pensiun. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses!

Sumber gambar : 
1. http://2.bp.blogspot.com/_617lBl0Anvs/TCCpxfySwSI/AAAAAAAAACQ/ducTufzAgJU/s1600/Kol+1.jpg
2. http://infopublik.kominfo.go.id/cni-content/uploads/modules/gallery/HargaKubisAnjlok300911.jpg