Peluang Bisnis Jamur Tumbuh Makin Subur

peluang bisnisPerkembangan bisnis jamur akhir-akhir ini semakin menarik. Permintaan di pasaran semakin tinggi sejalan dengan tumbuh suburnya jamur-jamur di kumbung-kumbung yang dikelola para petani.  Tak heran bila budidaya jamur ini menjadi sebuah peluang bisnis yang cukup menjanjikan kedepannya.

Kondisi ini dapat dilihat dari besarnya potensi bisnis budidaya jamur yang dijalankan para petani saat ini, tingginya minat pasar terhadap bisnis makanan olahan jamur yang kini mulai dikreasikan menjadi aneka macam produk makanan, sampai ketertarikan pelaku bisnis franchise untuk mengangkat jamur sebagai salah satu produk unggulan yang mereka tawarkan kepada calon mitra di berbagai daerah. Inilah yang menjadi bukti nyata bagi kita bahwa bisnis jamur memiliki prospek ekonomi yang sangat bagus, dengan peluang pasar yang semakin meluas setiap harinya.

Konsumen
Jamur diminati oleh kalangan masyarakat luas. Teksturnya yang mirip seperti daging menjadikan jamur sebagai bahan alternatif bagi mereka-mereka yang ingin mencoba hidup lebih sehat. Mengkonsumsi jamur secara rutin dapat menurunkan kadar kolestrol yang tinggi akibat konsumsi daging secara berlebih. Fleksibilitas jamur yang dapat diolah menjadi beragam aneka olahan kuliner, membuat jamur menjadi mudah dan cepat diterima oleh masyarakat.

Daftar Isi

Info Bisnis

Tingginya minat masyarakat untuk mengkonsumsi jamur setiap harinya, mendorong sebagian besar orang untuk memanfaatkan peluang tersebut sebagai ladang bisnis yang menjanjikan. Saat ini jenis jamur konsumsi yang sudah banyak dikembangkan menjadi peluang bisnis antara lain jamur tiram, jamur kuping dan jamur merang. Mulai dari budidayanya yang menghasilkan omset besar, sampai aneka macam olahan  jamur yang digemari pecinta kuliner.

Bagi Anda yang tertarik menekuni peluang bisnis jamur tumbuh makin subur, berikut kami informasikan proses produksi pembuatan keripik jamur tiram yang bisa Anda jadikan sebagai ide bisnis.

Resep keripik jamur tiram

Bahan :

  • 1 kg jamur tiram putih segar
  • 2 butir telur ayam
  • Tepung beras
  • Minyak goreng
  • Bumbu yang dihaluskan : bawang putih, garam, ketumbar dan kemiri.

Alat yang digunakan yaitu :

  • Pisau
  • Baskom
  • Ayakan
  • Penggorengan
  • Alat pengemas (sealer)
  • Alat peniris (spinner)

Cara membuat :

  1. Lahkah pertama, rendam jamur tiram segar dalam air panas selama 3 menit, lalu tiriskan dan potong-potong sesuai selera.
  2. Selanjunya siapkan untuk adonan tepungnya, campur bumbu yang telah dihaluskan ke dalam tepung, lalu tambahkan telur ayam.
  3. Setelah adonan tepung siap, masukan jamur yang telah dipotong ke dalam adonan. Kemudian lakukan pengayakan untuk memisahkan jamur dan tepungnya.
  4. Jamur yang terpisah dari tepung lalu digoreng.
  5. Setelah jamur matang, tiriskan dengan bantuan mesin spinner.
  6. Kripik jamur yang telah matang siap dikemas dengan plastik kedap udara, dan direkatkan dengan bantuan mesin sealer.

Kelebihan Bisnis
Menjalankan bisnis jamur tiram memang sangat menguntungkan. Selain modal yang dibutuhkan terbilang kecil, untuk proses operasionalnya pun terbilang cukup mudah. Yang dibutuhkan pelaku usaha hanyalah skill dan pengetahuan tentang tumbuhan jamur, dari mulai proses budidayanya, bagaimana cara pengolahannya, sampai akhirnya bisa menciptakan inovasi produk baru seperti keripik jamur tiram. Untuk modal pengetahuan dan skill bisa Anda peroleh dengan mengikuti beberapa pelatihan budidaya jamur maupun proses pengolahannya, yang kini banyak diselenggarakan di berbagai daerah.

Kekurangan Bisnis
Beberapa hambatan yang sering dialami para pelaku bisnis adalah sulitnya memproduksi keripik jamur tiram yang tingkat kerenyahannya bisa bertahan lama. Biasanya kerenyahan keripik jamur yang dihasilkan tidak bisa bertahan lama, sehingga kualitas produk yang dihasilkan kurang maksimal. Untuk mengatasinya, Anda dapat menggunakan bantuan mesin spinner untuk meniriskan hasil gorengan keripik jamur tiram, jadi keripik yang dihasilkan bisa lebih renyah dan memiliki daya tahan yang lebih lama.

Strategi Pemasaran
Selain memasarkan jamur dalam keadaan segar, Anda dapat mengolah hasil produksi jamur menjadi berbagai macam produk makanan yang memiliki nilai jual cukup tinggi. Misalnya saja mengolahnya menjadi keripik jamur, sate jamur, burger jamur, nugget jamur, jamur crispy, sampai yogurt jamur yang kini mulai dipasarkan di kalangan masyarakat.

Selanjutnya Anda dapat mengembangkan usaha dengan membuka pelatihan budidaya jamur atau agrowisata jamur untuk mempromosikan bisnis yang Anda jalankan kepada masyarakat luas. Sehingga tidak hanya produk Anda saja yang dikenal para konsumen, namun pengembangan bisnis jamur Anda juga bisa mendatangkan income tambahan diluar penjualan produk. Strategi pemasaran inilah yang saat ini marak digunakan para pelaku bisnis kuliner jamur, untuk menarik minat pelanggan.

Kunci sukses

Untuk bisa sukses menjalankan peluang bisnis jamur, kunci utamanya yaitu keterampilan, pengetahuan dan keuletan Anda dalam menjalankan usaha. Bekali diri Anda dengan pengetahuan dan keterampilan yang berhubungan dengan dunia jamur, selanjutnya tekuni bisnis tersebut untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Analisa Ekonomi

Asumsi
Produksi dilakukan di rumah, dan tidak menggunakan bantuan tenaga kerja.
Sehingga biaya sewa tempat dan tenaga kerja ditiadakan.

Modal awal
Mesin spinner                                       Rp 2.000.000,00
Mesin sealer                                        Rp   400.000,00 +
Total                                               Rp 2.400.000,00

Biaya operasional per bulan
Bahan untuk produksi 3kg keripik jamur/per hari :
Jamur segar @ Rp 7.500,00 x 8 kg  Rp  60.000,00
Telur ayam 3 butir                Rp   3.000,00
Tepung beras                      Rp  20.000,00
Minyak goreng                     Rp  12.000,00
Bumbu (bawang putih, kemiri, dll) Rp   5.000,00 +
Total                             Rp 100.000,00
Biaya bahan baku per bulan : 
Rp 100.500,00 x 30 hari                             Rp 3.000.000,00
Plastik kemasan                                     Rp   200.000,00
Biaya listrik                                       Rp   100.000,00
Biaya transportasi                                  Rp   150.000,00 +
Total                                               Rp 3.450.000,00

Omset per bulan
Pendapatan per hari : @ Rp 50.000,00 x 3 kg         Rp 150.000,00
Omset per bulan : Rp 150.000,00 x 30 hari    =      Rp 4.500.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 4.500.000,00 - Rp 3.450.000,00            =      Rp 1.050.000,00

ROI (Return of Investment)
(modal awal : laba bersih per bulan)         =      ± 2 bulan

Semoga informasi tentang peluang bisnis serba jamur ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca, dan memberikan inspirasi bisnis bagi para pemula yang sedang bingung mencari peluang usaha. Salam sukses.

Untuk membantu Anda memperoleh informasi selengkapnya tentang bisnis keripik jamur tiram, kami menyediakan video tutorial pengolahan keripik jamur tiram yang bisa Anda dapatkan melalui alamat email : support@bisnisukm.com atau menghubungi customer servise kami di 0274-3000422.

Sumber gambar : http://1.bp.blogspot.com/-9tYhmyoxfPk/TVYO5DP0amI/AAAAAAAAAB8/ok0JKC76388/s1600/jamur-tiram.jpg dan http://sab62.files.wordpress.com/2010/10/foto0098.jpg

19 Komentar

  1. sy sering nyoba buat log jamur dengan perbandingan serbuk gergaji 100 Kg dedak 15 kg kapur CaCo3 2 kg tanpa gipsumdan pupuk dengan seterilisasi menggunakan derum tetapi sering gagal, apasaja penyebab gagalnya Mohon infonya : dgn email sy toniposuka@gmail.com

    Reply
  2. bisnis ini sangat bagus,,
    ini saya mulai merintis membuka usaha budidaya jamur ini,,

    mohon untuk bisa diberi informasinya mengenai biaya modal pertamanya dan kebutuhan pasar kayak gmn???
    Mohon infonya dikirim ke email saya zaim_jenengq@yahoo.com

    terima kasih

    Reply

Leave a Comment