peluang usaha budidaya ikan air tawar

Peluang Usaha Budidaya Ikan Air Tawar

Cara Budidaya Ikan Air Tawar

Sebelum memasukkan larva atau bibit ikan pada kolam maka sebelumnya kolam beton atau terpal diperlakukan khusus sebelum diisi air. Paling mudah masukkan daun pisang kering atau daun ketapang.

Kemudian diisi dengan air dan biarkan 10 hari supaya kandungan kimia hilang. Nah selain manfaatnya menghilangkan kandungan kimia, daun ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan ikan.

Mampu menjaga keseimbangan pH air. Membantu membasmi jamur, mengobati luka, menyerap racun, mengurangi stres pada ikan, membuat sisik bersinar danbersih. Setelah itu keringkan kolam lalu diisi air bersih, tunggu 5 hari baru diisi dengan ikan.

Pemilihan Bibit

Pada proses pembibitan ini kamu bisa memilih bibit ikan yang sudah cukup besar yang berumur 2 minggu. Ini memudahkan dalam pemberian pakan karena sudah bisa mengkonsumsi pelet. Tentu pemilihan bibit yang lebih kecil akan beresiko akan mati ketika dipindah dalam lingkungan baru. Untuk ukuran kolam 2 x 3 meter bisa untuk budidaya sekitar 1000 ekor ikan.

Pengairan Kolam

Untuk pengairan kolam pada awal proses, kolam diisi 30 cm air dan didiamkan selama 1 minggu sebelum dimasukan bibit ikan. Penambahan air dilakukan dari mulai 30 cm hingga 80 cm, penambahan secara bertahap sebanyak 15 cm setiap bulannya. Sedangkan untuk pergantian air sampai umur dua bulan sebanyak 2 kali.

Namun jika sudah terlihat kotor bisa diganti airnya agar tidak menimbulkan penyakit pada ikan. Pada saat pergantian air, lakukan penyortiran pula pada ikan. Pisahkan ikan yang pertumbuhannya lebih cepat, dengan ikan yang masih kecil. Hal ini untuk menghindari penuhnya kolam karena sudah banyak yang lebih lebar, dan menghindari kesempatan ikan besar yang memakan atau menyerang ikan kecil.

Pemberian Pakan

Untuk pemberian pakan juga harus tunggu 1-2 hari, biarkan puasa dulu, nah kalau sudah tidak stres dan bisa adaptasi baru diberi pakan 2% dari berat badan selama seminggu. Setelah itu baru pakannya normal, 5% dari berat badan.

Induk ikan harus punya sertifikasi dari Dinas Perikanan. Kemudian harus paham dengan pemberian pakan, kandungan gizi, protein pakan harus diperhatikan. Komposisi pakan yang pas, sumber air dari sumur dalam, kandungan zat besinya rendah. Media atau kolam pemijahan harus tepat. SOP pembibitan dan juga proses panen yang efektif. Nah contohnya saja cara membudidayakan ikan air tawar untuk pembibitan.

Pemberian Suplemen 

Tidak hanya ikan yang sakit saja yang membutuhkan suplemen. Ikan sehat pun perlu diberikan suplemen makanan untuk menjaga kualitasnya. Membudidayakan jenis ikan apapaun tentu membutuhkan vitamin. Dengan konsistensi memberikan vitamin menjadi syarat mutlak agar ikan tetap sehat.

Pembudidaya juga harus jeli melihat kesehatan ikan-ikannya, dari situ setiap pemilik usaha harus tahu apakah air perlu diganti atau dikuras, kapan harus diberikan probiotik agar ikan tidak teracuni, hingga memastikan ada asupan oksigen yang cukup di dalam kolam. Untuk pemberian vitamin atau suplemen ini setidaknya seminggu sekali.

Pada pembudidayaan ikan, probiotik dibutuhkan untuk menekan pertumbuhan bakteri penyakit yang dapat menyerang ikan. Untuk pembudidaya, pemberian probiotik dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha budidaya bibit ikan ataupun budidaya ikan konsumsi.

Pemberian Pakan Tepat Waktu

Selain perhatikan pemberian pakan pada ikan harus tepat waktu. Kamu juga harus memperhatikan porsi atau banyaknya setiap kali pemberian makan. Lebih baik sedikit namun sering. Nah amoniak biasanya merupakan hasil dari pembuangan ampas hasil metabolisme yang tidak dibutuhkan tubuh, baik pada manusia maupun hewan. Kalau dibiarkan menumpuk, amoniak bisa jadi racun dalam tubuh ikan.

Nah karena itu kamu tidak boleh memberikan ikan pakan terlalu banyak. Untuk pemberian bisa dijadwalkan agar memiliki jam tetap yakni 3 kali dalam sehari dalam porsi yang sedang. Pastikan jika selalu memberikan pakan diwaktu yang tepat setiap harinya dan jangan sampai terlambat.

Pemanenan

Untuk pembibitan Ikan dapat dipanen setidaknya ketika berusia 50 hari hingga 2 bulan. Sedangkan untuk ikan konsumsi setidaknya bisa dipanen setelah 3-6 bulan tergantung jenis ikan yang dibudidayakan. Nah biasanya ikan yang diminati pasaran yaitu ikan dengan ukuran 5 sampai 9 ekor / kg atau sesuai dengan permintaan pasar. Pada kolam, panen ikan dapat dilakukan bersamaan dengan proses sortir.